SUNGAILIAT – Bupati Bangka melantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka Masa Bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Auditorium Tanjung Pesona Sungailiat, Kamis (09/07/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Bangka.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus FKUB yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
“FKUB memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat terus membangun komunikasi yang baik, memperkuat persatuan, serta menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan rukun,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat toleransi, saling menghormati perbedaan, dan mempererat persaudaraan sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bangka.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap FKUB semakin aktif menjalankan perannya dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah.
SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka resmi meluncurkan layanan Co-Billing Persampahan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi pelayanan persampahan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.
Launching Co-Billing Layanan Persampahan berlangsung di Kantor Perumdam Tirta Bangka, Rabu (08/07/2026), dipimpin oleh Bupati Bangka bersama Wakil Bupati Bangka. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka, instansi terkait, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka menyampaikan bahwa penerapan sistem Co-Billing merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangka dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital.
“Melalui Co-Billing ini kita ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan persampahan. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan tertib administrasi,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah terkait untuk terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan sistem tersebut sehingga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Co-Billing membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga pelayanan persampahan di Kabupaten Bangka dapat semakin baik dan berkelanjutan.
Melalui peluncuran Co-Billing Layanan Persampahan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap sistem pelayanan publik berbasis digital terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Sungailiat – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan BKKBN Provinsi Bangka Belitung dan Mitra Pentahelix melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Bangka terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026, Rabu (8/7/2026) bertempat di Rumah Dinas Bupati Bangka.
Program genting merupakan program gotong royong nasional untuk menbantu keluarga berisiko stunting yang fokus utamanya adalah memberikan intervensi nutrisi dan juga non nutrisi antara lain pemberian makan sehat bergizi, edukasi melalui sosialisasi pembinaan dan penyuluhan serta pembangunan sanitasi, rumah layak huni kepada kelompok rentan.
Bupati Bangka H. Fery Insani dalam sambutannya mengatakan gerakan genting ini diharapkan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam mencegah stunting.
“Gerakan ini memberikan kesempatan bagi individu, perusahaan atau pun instansi untuk menjadi orang tua asuh yang bertanggungjawab atas kebutuhan gizi anak, karena stunting merupakan tantangan serius dalam pertumbuhan fisik, kognitif dan kualitas anak dimasa yang akan datang,” kata Fery Insani.
“Melalui gotong royong lintas program dan lintas swasta bisa menjadikan solusi strategi terbaik dalam menyukseskan program genting ini dan dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan agar mendapatkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ucap Fery Insani.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj. Mina dalam laporannya mengatakan untuk gerakan ini kita mengutamakan keluarga yang kurang mampu.
“Kegiatan ini dilakukan karena pencapaian atau realisasi sasaran genting Kabupaten Bangka sampai dengan juni 2026 masih rendah yaitu 370 sasaran dari total target 993 sasaran. Jadi yang baru terealisasi sampai sekarang baru 370,” kata Mina.
Lanjut Hj. Mina, kegiatan ini juga untuk mengajak semua elemen mulai dari individu, komunitas, akademisi, hingga sektor swasta untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi keluarga risiko stunting atau kurang mampu berupa perjanjian kerjasama.
“Program genting ini tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja tetapi harus melibatkan seluruh unsur, dan melalui gerakan orang tua asuh cegah stunting ini diharapkan penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka bisa maksimal,” ujar Mina.
Sementara itu Kepala BKKBN Provinsi Bangka belitung Fazar Supriadi Sentosa menjelaskan bahwa di Provinsi Bangka Belitung targetnya ada 4686 dan saat ini sudah tercapai 2346, ini berarti sudah 50 persen target yang tercapai.
“Dengan adanya kegiatan hari ini mudah mudahan bapak ibu bisa membantu dalam mencapaian targetnya, terutama diwilayah Kabupaten Bangka ini. Karena stunting ini sangat penting karena bagaimana pun juga ini akan berpengaruh kepada kualitas manusia kedepannya karena apabila anak sudah stunting akan sulit untuk bersaing,” jelas Fajar Supriadi Sentosa.
Photografer : Dolly Penulis : Dolly Editor : Khadafi Sumber : Dinkominfotik
SUNGAILIAT – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka menghadiri Rapat Koordinasi Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitatif Layanan dan Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang digelar di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat, Rabu (01/07/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sinergi pelaksanaan program kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan status gizi masyarakat, kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas di Kabupaten Bangka.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekda Bangka, Asep Setiawan, menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Jejaring yang baik akan memperkuat efektivitas program di lapangan. Melalui koordinasi yang berkesinambungan, kita berharap seluruh layanan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen, meningkatkan koordinasi, serta memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat diimplementasikan secara maksimal demi mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bangka yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar rapat pembahasan terkait Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang berada pada kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Bangka. Rapat berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bangka, Selasa (30/06/2026).
Rapat dipimpin oleh Bupati Bangka dan dihadiri Wakil Bupati Bangka, serta diikuti oleh jajaran perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Bangka.
Pembahasan difokuskan pada upaya sinkronisasi kebijakan dan koordinasi lintas sektor dalam menyikapi keberadaan wilayah izin usaha pertambangan yang bersinggungan dengan kawasan permukiman masyarakat, sehingga dapat menghasilkan solusi yang memperhatikan aspek hukum, tata ruang, lingkungan, dan kepentingan masyarakat.
Bupati Bangka, Fery Insani, menegaskan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan wilayah pertambangan harus diselesaikan melalui koordinasi yang baik serta mengedepankan aturan yang berlaku.
“Kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kepentingan masyarakat, kepastian hukum, serta keberlanjutan pembangunan daerah. Oleh karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi sangat penting agar solusi yang dihasilkan dapat diterima semua pihak,” ujar Fery Insani.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangka akan terus berupaya membangun komunikasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijaksana dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam penataan wilayah izin usaha pertambangan, sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan, perlindungan lingkungan, dan kepentingan masyarakat.
Sungailiat – Bupati Bangka Fery Insani secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis optimalisasi peran dasawisma melalui tertib administrasi, ketahanan keluarga dan bebas stunting, Selasa (30/6/2026) bertempat di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.
Tujuan dari pelaksanaan bimbingan teknis ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota tim penggerak pkk dalam hal menyamakan persepsi, menguatkan peran Dasawisma sebagai garda terdepan, mencegah tumpang tindih & pemborosan dan menghidupkan Dasawisma dari yang tadinya pasif menjadi aktif.
Bupati Bangka Fery Insani pada kesempatan ini memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada tim penggerak pkk beserta seluruh pengurusnya baik tingkat kabupaten dan desa yang telah bekerja dengan baik dalam mewujudkan kesejahetraan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Bangka.
“Saya mengharapkan kegiatan ini mampu mendorong percepatan 10 program pokok pkk dalam memecahkan berbagai persoalan pemberdayaan keluarga, dengan tujuan akhir menjadi gerakan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” Ucap Fery Insani.
Bupati meminta agar seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan teknis ini dengan baik, dan dapat melaksanakan pembinaan kegiatan di desa.
“Para kader PKK di masyarakat sangat dibutuhan sebagai dapat menjadi pendamping masyarakat desa, sehingga mampu membangun hubungan yang setara dan mampu menempatkan diri sebagai teladan yang patut ditiru oleh masyarakat,” kata Fery Insani.
Acara ini dihadiri oleh ketua tim penggerak pkk Kabupaten Bangka, Kepala Dinpemdes Kabupaten Bangka, Ketua Apdesi Kabupaten Bangka, Ketua TP PKK Kecamatan se – Kabupaten Bangka, Ketua TP PKK Desa se – Kabupaten Bangka.
Photografer : Randa Penulis : Dolly Editor : Khadafi Sumber : Dinkominfotik
Sungailiat – TP PKK Kabupaten Bangka yang bersinergi dengan TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah, sunatan masal, pemberian santunan, dan gelar produk UP2K, Kamis (25/6/2026) bertempat di Gedung Pertemuan GRHA Maras.
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan PKK Kabupaten dengan PKK Provinsi tersebut untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 dengan mengusung tema kuat kan 10 program pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.
Plt. Sekda Bangka Asep Setiawan dalam hal ini mengatakan melalui HKG PKK ini tentu harapannya seluruh program yang ada di Kabupaten Bangka bisa berjalan dengan baik.
“Yang terutama adalah program pelayanan kepada masyarakat karena PKK merupakan garda terdepan di masyarakat, dengan kader kader yang ada di masyarakat dari tingkat desa, kelurahan dan kecamatan tentunya harus senantiasa bersinergi agar semua program PKK dapat dilaksnakan dengan optimal,” kata Asep Setiawan.
Ketua PKK Kabupaten Bangka Ny. Dini Harlina Fery Insani dalam sambutannya mengatakan, program sinergi TP PKK Provinsi Bangka Belitung dengan seluruh TP PKK se- Bangka Belitung hari ini dilaksanakan di Kabupaten Bangka merupakan bagian komitmen sosial TP PKK dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik program ini karena selain membantu keluarga mendapatkan layanan khitanan gratis, kegiatan ini juga menjadi implementasi untuk kuatkan sepuluh program pokok PKK laksanakan asta cita dan wujudkan indonesia emas,” kata Dini Harlina.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangka juga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepedulian sosial Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung bersama tim, tim medis RSUD Depati Bahrin, Puskesmas Sungailiat, Pukesmas Pemali, Puskesmas Kenanga, Puskemas Sinar Baru dan TP PKK Kabupaten Bangka dalam kerjasamanya pada kegiatan ini.
Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung Ny. Noni Hidayat Arsani dalam kegiatan ini menuturkan bahwa kegiatan sunatan masal ini untuk yang kedua kalinya kita laksanakan dan sama seperti tahun sebelumnya kami menargetkan lima ratus anak se-Bangka Belitung.
“Kuota sunatan masal ini kita bagi bagi setiap kabupaten, kota dan juga provinsi supaya anak anak yang membutuhkan tidak hanya di provinsi saja tapi juga di kota dan kabupaten. Mudah mudahan apa yang kita lakukan ini dapat terus dilaksanakan sampai tahun tahun berikutnya dan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi untuk masyarakat Bangka Belitung,” tutur Noni Hidayat.
Photografer : Dolly Penulis : Dolly Editor : Khadafi Sumber : Dinkominfotik
Pangkalpinang – Pemerintah Kabupaten Bangka kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Raihan Opini WTP tahun ini berarti adalah keberhasilan yang ke 10 kali berturut turut bagi Pemkab Bangka.
Predikat Opini WTP untuk Pemkab Bangka tersebut, diumumkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulanan Bangka Belitung Flora Anita Diassari, sekaligus menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan yang diterima langsung Wakil Bupati Bangka Syahbudin, dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi, dalam acara penyerahan LHP LKPD, Rabu (24/6/2026) di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan babel.
“Untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025, Pemkab Bangka meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian, ini berarti Pemkab Bangka sudah mendapat Opini WTP sepuluh kali berturut turut,” ungkap Flora Anita Diassari.
Wakil Bupati Bangka Syahbudin dalam acara tersebut, mengucapkan rasa syukur atas Opini WTP yang berhasil diraih Pemkab Bangka tahu ini. Hal ini sesuai dengan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka untuk selalu berupaya menegakkan integritas dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka saya juga mengucapkan terimakasih kepada tim BPK yang telah memeriksa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bangka pada tahun 2025. Semoga apa yang jadi catatan hasil pemeriksaan ini dapat menjadi bahan evaluasi kami untuk lebih baik lagi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bangka kedepannya,” ucap Syahbudin.
“Kami juga berharap kepada BPK perwakilan Provinsi Bangka Belitung untuk terus memberikan bimbingan dan arahan petunjuk dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel serta sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi dalam hal ini menerangkan bahwa capaian Opini WTP pada hari ini merupakan pencapaian yang penting namun ada yang sangat penting, yaitu kita memastikan setiap rupiah uang APBD Kabupaten Bangka benar benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
“Oleh karena itu sesuai dengan fungsinya DPRD akan mencermati seluruh rekomendasi dari BPK untuk memastikan tidak terjadinya pengulangan kelemahan yang sama pada tahun tahun berikutnya dan menjadi dampak positif kepada masyarakat Kabupaten Bangka pada khusunya,” terang Jumadi.
“Kepada BPK Perwakilan Provinsi Bangka Belitung atas kerjasama dan perhatiannya selama ini kami ucapkan terimakasih yang telah memberikan saran dan kritik yang baru kepada kami sehingga bangka bisa lebih baik saat ini,” imbuhnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Sekda Bangka, Kepala Inspektorrat, Kepala BPPKAD, dan juga turut dihadiri para tim pemeriksa dari BPK RI perwakilan Babel.
Photografer : Hendra Penulis : Dolly Editor : Khadafi Sumber : Dinkominfotik
SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026. Kepercayaan tersebut ditandai dengan penerimaan puluhan mahasiswa KKN-PPM UGM oleh Bupati Bangka, Fery Insani, di Rumah Dinas Bupati Bangka, Senin (22/06/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta Camat Bakam sebagai wilayah lokasi pelaksanaan KKN-PPM tahun ini.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka, Fery Insani, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada yang kembali memilih Kabupaten Bangka sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi dunia akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM di Kabupaten Bangka. Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa dapat membawa semangat baru, gagasan kreatif, serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat desa,” ujar Fery Insani.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal. Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan.
“KKN bukan hanya tentang belajar di tengah masyarakat, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang ada di lapangan. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat diterapkan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat potensi daerah,” katanya.
Fery Insani juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga etika, menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat, serta membangun komunikasi yang baik selama menjalankan program pengabdian.
Melalui program KKN-PPM Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap tercipta kolaborasi yang produktif antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.