https://drive.google.com/drive/folders/1wbwLSNyRXZIYmglKd1R_QiZH2Gu4VMye
Ketua TP PKK Bangka Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional dan Aksi Minum Tablet Tambah Darah Secara Serentak

SUNGAILIAT – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka, Diny Harlina Fery Insani, memimpin pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada siswi di SMA Negeri 1 Sungailiat, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui sambungan Zoom.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak sekaligus mendukung upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui pemberian Tablet Tambah Darah secara rutin.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bangka mengajak seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah hingga pemerintah, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Menurutnya, generasi muda yang sehat dan berkualitas merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.
Selain mengikuti upacara secara daring bersama TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan juga diisi dengan pemberian Tablet Tambah Darah kepada para siswi sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesehatan remaja putri dan mencegah stunting sejak dini.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perlindungan, pendidikan, serta pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Kecamatan Sungailiat Juara Umum MTQH Kabupaten Bangka Tahun 2026

Sungailiat – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Bangka tahun 2026 resmi di tutup oleh Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Arman yang di selenggarakan di Novilla Boutique Resort Sungailiat, Kamis (23/7/2026).
Khafilah Kecamatan Sungailiat keluar sebagai juara umum MTQH pada tahun ini dengan memperolehan nilai tertinggi dari tujuh cabang yang diperlombakan selama dua hari tersebut.
Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Arman dalam penutupan ini mengatakan bahwa kepada ketua panitia, dewan hakim serta jajaran panitia kami ucapkan terimakasih atas terselenggarakannya MTQH tingkat Kabupaten Bangka Tahun ini.
“Pada tahun 2026 ini kita berupaya untuk mempertahankan gelar MTQH tingkat provinsi untuk ke empat kalinya, dan para juara MTQH yang hari ini di umumkan akan digembleng, dan kita berharap pada qori qoriah hafiz hafizah yang terbaik itu lah yang berhak mewakili Kabupaten Bangka untuk MTQH tingkat provinsi nanti,” kata Arman.

Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Arman juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan tetaplah rendah hati, tawakal, teruslah berlatih, berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas diri seoptimal mungkin supaya bisa kembali meraih pretasi untuk tingkat yang lebih tinggi lagi.
Ketua Pelaksana Budi Hamzah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan MTQH ini berjalan lancar tanpa adanya kendala apapun dan para seluruh peserta telah menunjukkan penampilan terbaiknya.
“Dari hasil seleksi MTQH ini tahun ini, akan kita lakukan pembinaan untuk diikut sertakan ke MTQH tingkat provinsi yang akan dilaksanakan awal november ini,” ungkap Budi Hamzah.
MTQH sebagai filter dari pada derasnya informasi informasi kemajuan dunia digital sehingga ditingkat desa kecamatan perlu digalakan kegiatan MTQH secara rutin.
“Kita berharap tahun depan Pemkab Bangka bisa mengalokasikan dana walaupun sedikit untuk mengadakan kegiatan seleksi di tingkat kecamatan, biar anak anak kita di desa ini semangat, jangan sampai anak anak kita sekarang tidak ada filter keagamaan sehingga bisa terjerumus hal hal negatif,” ujar Budi Hamzah.
Acara penutupan ini di hadiri oleh Ketua Tim PKK Kabupaten Bangka, Wakil Ketua Tim PKK Kabupaten Bangka, Kapolres Bangka yang mewakili, Ketua Kemenag Bangka, Kejari Bangka, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bangka, Camat se- Kabupaten Bangka dan tamu undangan lainnya.
Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik
MTQH Kabupaten Bangka Dimulai, 120 Peserta Ikuti 7 Cabang Perlombaan

Sungailiat – Sebanyak 120 Peserta dari delapan Kecamatan mengikuti lomba MTQH tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026 yang dilaksanakan di Novilla Boutique Resort Sungailiat, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) pada tahun ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Baharudi Bafa, dalam sambutannya mengatakan bahwa, penjagaan kemurnian isi dan kandungan alquran melalui hafalan, lantunan dan hadist nabi dititipkan oleh anak cucu kita.
“MTQH bukan hajatan yang bersifat hura hura, adu gengsi atau meraup keuntungan, tetapi MTQH sebagai langkah kita untuk mengenalkan keislaman kepada generasi muda. Spirit alquran telah mendorong insan quran untuk bahu membahu melahirkan generasi islam yang berakhlak mulia,” kata Baharudin Bafa.
Menurut Baharudin Bafa, tidak sulit kita menjumpai Qori dan Qoriah, hafist hafizoh, hingga insan kaligrafi dan lain lainya di pelosok negeri ini, dikarenakan kegiatan MTQH selalu melahirkan generasi qurani yang berkualitas.
“Kepada dewan hakim saya harap dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya seadil adilnya agar mendapatkan generasi qurani yang terbaik dikemudian hari, sehingga kita bisa mempertahankan juara umum MTQH tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Bangka Tengah pada november nanti,” ucap Baharudin Bafa.
Sementara itu ketua pelaksana MTQH Budi Hamzah dalam laporannya menjelaskan bahwa pada kegiatan MTQH tahun ini kita hanya melaksanakan tujuh cabang perlombaan saja.
“Kita hanya memperlombakan tujuh cabang pada tahun ini dikarenakan keterbatasan anggaran, dan kita dari panitia juga berinisiatif dari hasil evaluasi tingkat provinsi kemarin, bahwa cabang yang juara satu di tingkat provinsi tidak kita lombakan. Yang kita lombakan kali ini adalah cabang cabang yang hasilnya kurang maksimal di tingkat provinsi kemarin,” jelas Budi Hamzah.
“Cabang perlombaan tahun ini memang berkurang tetapi antusias dari santri masih sangat luar biasa tinggi untuk mengikuti seleksi, dan juara juara pada MTQH ini akan kita kirim untuk mengikuti MTQH tingkat provinsi. Sebelum kita kirim ke tingkat provinsi, kita akan lakukan pembinaan terlebih dahulu kurang lebih satu bulan,” tuturnya.
Pelaksanaan MTQH pada tahun ini dilaksanakan selama dua hari yang di mulai pada tanggal 22 hingga 23 juli 2026.
Adapun tujuh cabang perlombaan MTQH tingkat Kabupaten Bangka yang diperlombakan :
- Cabang Tilawah Qur’an
- Cabang Qira’at Al-Qur’an
- Cabang Hifzil Qur’an
- Cabang Tafizh Al- Qur’an
- Cabang KTIQ
- Cabang KTIH
- Cabang Hadist
Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik
Cegah KLB Malaria, Pemkab Bangka Sosialisasikan Minum Obat Malaria Massal di Belinyu

Belinyu – Kegiatan advokasi dan sosialisasi program pencegahan malaria pada MMP/Paket Malaria Hutan di Kecamatan Belinyu resmi di buka oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Jumat (17/7/2026) bertempat di Ruang Pertemuan City Resort Belinyu.
Perlu diketahui bahwa Bupati Bangka telah menetapkan penyakit malaria yang berada di Kabupaten Bangka sudah termasuk dalam satus Kejadian Luar Biasa (KLB) dikarenakan pada awal april tahun 2026 hingga saat ini terjadi kasus malaria secara signifikan dengan kasus positif di Kabupaten Bangka sampai dengan tanggal 14 juli 2026 sebanyak 147 kasus malaria.
Wakil Bupati Bangka dalam hal ini menerangkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam dalam membantu dalam penanggulangan KLB malaria di Kabupaten Bangka, yaitu dengan memberikan rekomendasi minum obat malaria masal yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Tujuan dari minum obat malaria masal (momal) adalah untuk menurunkan kasus malaria yang terjadi dan memutuskan rantai penularan serta memberikan perlindungan dari penyakit malaria. Untuk itu saya meminta kepada Camat Belinyu, Lurah, Kepala Desa di Kecamatan Belinyu untuk memastikan kegiatan momal ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan standart yang telah ditetapkan,” terang Syahbudin.

Melansir data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka wilayah yang lokus KLB Kasus malaria banyak berada di Kecamatan Belinyu dengan sebaran 139 kasus di wilayah kerja di Puskesmas Belinyu, 2 kasus di wilayah kerja PKM Gunung Muda, 4 kasus di wilayah kerja PKM Riau Silip, 1 kasus di wilayah kerja PKM Pemali dan 1 kasus di wilayah kerja PKM Sinar Baru.
Sementara itu Ketua Tim Kerja Malaria dari Kemenkes RI dr. Fajar Surya M. Silalahi menuturkan bahwa kita dari Kemenkes RI mendukung upaya penyelesaian KLB kasus Malaria yang terjadi di Kabupaten Bangka bersama lintas sektor lainnya.
“Ini menunjukkan sinyal ada harapan bahwa, adanya sinergi satu sama lain dalam upaya penanggulangan KLB kasus malaria, dan kami punya harapan ini akan berhasil karena komitmen yang sangat kuat. Apabila ini berhasil maka status KLB di Kabupaten Bangka bisa di cabut oleh bupati,” tutur dr. Fajar Surya.
“Kalau penanggulangan KLB malaria di bangka ini berhasil akan menjadi base practice untuk nasional, base practice artinya bisa sebagai landasan kebijakan Kemenkes RI untuk membuat pedoman penanggulangan KLB yang di daerah eliminasi akan kita terapkan di wilayah lain,” kata dr. Fajar Surya.
Acara ini dihadiri oleh tim komisi ahli malaria, Ka. Dinkes Provinsi Babel, Ka. BKK kelas 2 Pangkalpinang, Ka. Kemenag, Koramil, Camat Belinyu, Polsek Belinyu dan para undangan lainnya.
Photografer : Diaz
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik
Hadapi Tantangan Tata Kelola Sistem Digital, Dinkominfotik Bangka Bangun Ketahanan Siber Organisasi Lewat CSIRT

Sungailiat – Melihat kerentan dan resiko siber yang besar dalam tata kelola sistem digital pemerintahan saat ini, Pemkab Bangka melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik melaksanakan upaya peningkatan kompetensi dan memperkuat sinergi menghadapi tantangan dunia siber melalui Kegiatan Sosialisasi Computer Security Incident Response Team (CSIRT), yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Setda Bangka, Kamis (16/7/2026).
Dewasa ini pemerintah sedang gencarnya melaksanakan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dalam penyelenggaraan berbagai layanan publik, pengelolaan data dan tata kelola pemerintahan lainnya. Namun upaya yang kuat ini juga membawa peningkatan kerentanan dan resiko siber yang dapat menganggu sistem digital pemerintah tersebut. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Bangka Teddy Sudarsono dalam sambutannya pada acara pembukaan sosialisasi.
“Penguatan tata kelola keamanan siber merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat ditunda. kalau tidak kita sikapi, dan kita anggap hal biasa maka akan sangat rentan dan beresiko. Artinya informasi dan data yang kita simpan dan sampaikan bisa dibaca dan dimanfaatkan oleh orang orang yang tidak berkepentingan dan tentu akan merugikan tatanan atau sistem dalam pemerintahan,” jelas Teddy.
Untuk itu menurut Teddy, Dinkominfotik Bangka sudah membentuk Tim yang secara khusus menghadapi kerentanan siber ini yakni Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Keberadaan CSIRT inilah yang akan mambangun langkah strategis dalam membangun kemampuan organisasi untuk melakukan deteksi, respon, penanganan insiden keamanan siber dengan cepat tepat dan terukur.
“Alhamdulillah kita sudah membentuk Team Tanggap Insiden Siber ini tahun kemarin. Dan akan berupaya meningkatkan koordinasi dengan seluruh elemen pemerintah di Pemkab Bangka terkait upaya pengamanan siber ini,” imbuhnya.

Teddy berharap melalu kegiatan ini nantinya akan memperoleh pemahaman yang konfrehensif mengenai konsep, peran tugas dan mekanisme Operasional CSIRT ini.
“Jadi pada kegiatan ini akan diberikan materi lebih mendalam sehingga memberikan pengalam dan referensi baru bagaimana cara menangkal terhadap pihak pihak yang mencoba menerobos atau merusak sistem siber kita” harapnya.
Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan, Kabid Persandian Dinkominfotik Devi Ulya Rakhman menjelaskan melalui Kegiatan Sosialisasi ini ingin mengajak seluruh perangkat daerah di Pemkab bangka untuk bergerak bersama membangun budaya sadar keamanan informasi di Instansi masing masing.
“Kita ingin memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya di lingkungan pemkab bangka dalam menghadapi resiko dan kerentanan dunia siber di pemerintah daerah sehingga tercipta ketahanan siber organisasi serta mendukung terciptanya sistem pemerintahan berbasis elektronik yang handal,” jelasnya.
Kegiatan ini menurutnya berlangsung satu hari, diikuti admin website seluruh perangkat daerah se Kabupaten Bangka dengan nara sumber dari Dinkominfotik Bangka dan Diskominfo Provinsi Bangka Belitung.
Pemkab Bangka Luncurkan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan

Sungailiat – Wakil Bupati Bangka Syahbudin resmi meluncurkan kegiatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sektor perkebunan kelapa sawit dan pekerja rentan sektor informal, Rabu bertempat di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka.
Pekerja merupakan memeiliki peran yang sangat penting dalam menggerakan roda perekonomian daerah, dibalik aktivitas mereka terdapat berbagai risiko pekerjaan yang mungkin sewaktu waktu dapat terjadi kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.
Wakil Bupati Bangka Syahbudin dalam hal ini berpendapat bahwa kehadiran negara melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata perlindungan bagi para pekerja dan keluarganya.
“Pemerintah Kabupaten Bangka berkomitmen untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini, khususnya bagi pekerja rentan yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memperoleh perlindungan,” ucap Syahbudin.
“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di sektor perkebunan maupun sektor informal,” ujarnya.

Pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bangka bersama BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan kepada 1550 pekerja rentan pada perkebunan sawit dan 1860 pekerja rentan sektor informal.
Beliau juga berharap dengan adanya perlindungan ini para pekerja dapat menjalakan aktivitasnya dengan lebih tenang karena mereka memiliki jaminan apabila terjadi risiko kerja dan disisi lain keluarga yang ditinggalkan juga mendapat kepastian manfaat dan dapat meringankan beban ekonomi yang mungkin timbul akibat musibah kecelakaan kerja.
“Kepada seluruh peserta yang menerima manfaat program ini untuk tetap bekerja dengan mengutamakan keselamatan kerja dan memanfaatkan perlindungan yang telah diberikan dengan sebaik baiknya,” kata Wakil Bupati.
Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik
Memasuki Tahun Ajaran Baru, Wabup dan Ketua DPRD Bangka Pantau MPLS di Beberapa Sekolah

Sungailiat – Wakil Bupati Bangka Syahbudin bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Bangka Thony Marza melakukan monitoring pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di beberapa sekolah di sekitaran sungailiat, Senin (13/7/2026).
Wakil Bupati Bangka saat di wawancarai awak media mengatakan pada hari ini kita melakukan peninjauan terkait MPLS yang ada di SMPN 2 Sungailiat, sebanyak 156 murid yang hadir mereka cukup antusias mengikuti kegiatan hari pertama mereka menjadi siswa baru di SMPN 2 Sungailiat.
“Hari ini kita melihat kegiatan MPLS yang ada di SMPN 2 Sungailiat, SDN 10 Sungailiat dan SDN 3 Sungailiat. Kita harapkan kegiatan MPLS ini tidak ada ejek mengejek ataupun bully, sehingga anak anak kita dapat mengikuti seluruh rangkai MPLS ini dengan baik selama lima hari kedepan dan mereka merasa nyaman untuk mengikuti tahapan MPLS sebelum melakukan pembelajaran yang berikutnya,” kata Syahbudin.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi dalam hal ini mengungkapkan bahwa ini merupakan satu langkah untuk berorientasi mendampingi anak anak menciptakan karakter anak kedepannya.
“Kita lihat tadi ada bermacam macam dari reaksi anak anak ada yang menangis, ada yang kenal kawan, ada yang gembira dan sebagainya. Jadi dinamika anak itu bermacam macam tapi alhamdulillah semuanya bisa di atasi oleh para guru yang ada di kelas masing masing,” ungkap jumadi.
secara umum MPLS penting karena membantu proses adaptasi di sekolah baru, terutama bagi siswa yang baru memasuki jenjang sekolah baru untuk mengenal tata tertib, budaya, dan nilai-nilai sekolah, mengetahui lokasi fasilitas penting seperti ruang kelas, perpustakaan, UKS, laboratorium, dan kantin serta berkenalan dengan guru, staf, dan teman seangkatan sehingga lebih mudah membangun hubungan.
Photografer : Andra
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik
PEMKAB BANGKA SOSIALISASIKAN 200 INOVASI UNGGULAN

Pemerintah Kabupaten Bangka konsisten menjadikan inovasi sebagai penggerak pembangunan untuk meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemecahan solusi praktis sumbatan pembangunan. Kabupaten Bangka menghasilkan 200 inovasi yang diinisiasi oleh organisasi perangkat daerah dan telah diimplementasikan dengan efektif. Untuk mendorong tingkat partisipasi dan ekstensifikasi inovasi dilakukan sosialisasi 200 inovasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan sosialisasi diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka.
Sebelum tahapan kegiatan sosialisasi, Badan Perencanaan Pembnagunan daerah Kabupaten Bangka telah melakukan fasilitasi penguatan inovasi dengan memperkuat rancang bangun inovasi kepada seluruh OPD dan masyarakat melalui universitas inovasi. Kegiatan fasilitasi berlangsung selama 5 bulan dilakukan secara konsisten setiap tahun bertempat di kantor Bappeda Bangka.
Penguatan inovasi dilakukan dengan berbagai langkah strategis dan sistematis seperti universitas inovasi, laboratorium inovasi, berburu inovasi, forum inovasi, gerakan 1001 inovasi, advokasi inovasi, publikasi inovasi, Bangka Innovation hub, inoklamasi awards, patenisasi inovasi dan replikasi inovasi untuk pembangunan berdampak.

Bupati Bangka menegaskan pentingnya inovasi sebagai sumbu percepatan pembangunan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa inovasi adalah sumbu untuk menciptakan perubahan progresif yang berdampak, Inovasi merupakan variabel mendasar untuk memecah kebuntuan dan perlambatan pembangunan serta mengakselerasi pencapaian target pembangunan ke depan. Dengan 200 inovasi unggulan ini, kami ingin memperkuat tradisi inovasi yang berkualitas dan menjadikan kembali Kabupaten Bangka sebagai daerah yang terinovatif, adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat nasional. Tradisi inovasi yang kuat hanya dapat terbentuk melalui komitmen, kerja keras, dan kerja cerdas seluruh perangkat daerah”, tegas Fery Insani.
“Kedepan kami berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk melahirkan inovasi yang mendukung program-program strategis Kabupaten Bangka untuk mendukung dan mempercepat pencapaian visi dan misi RPJMD 2025-2029”, tegas Fery Insani.
Beberapa program strategis Kabupaten Bangka yaitu program revitalisasi sekolah SD dan SMP, bantuan premi BPJS tenaga kerja masyarakat, bantuan premi BPJS kesehatan masyarakat, pembangunan jalan usaha tani dan jalan usaha produksi, rehabilitasi jalan dan jembatan, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program pembangunan jamban bagi masyarakat, bantuan sembako, program penurunan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting dan pemberdayaan UMKM.
Wakil Bupati Bangka menambahkan bahwa “Keberhasilan ekosistem inovasi di Kabupaten Bangka tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang kami terapkan. Kami membangun ekosistem inovasi dengan mengedepankan pelibatan seluruh pemangku kepentingan mulai dari akademisi, dunia usaha, perbankan, media massa dan komunitas, hingga masyarakat umum. Sinergi pentahelix ini menjadi kunci lahirnya inovasi yang berkelanjutan dan berdampak luas.” Jelas Syahbudin.
Di tengah kondisi fiskal yang menantang dan dorongan untuk mengurangi ketergantungan dana transfer pusat, Beberapa inovasi diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan dukungan program strategis visi dan misi Bupati Bangka.
Salah satu ujung tombak inovasi adalah aplikasi “Sedulang” (Sistem Dukungan dan Pelayanan Pajak Kebupaten Bangka) dan inovasi “Mas Jempol” (Model Pelayanan Masyarakat Jemput Bola Pajak PBB). Kedua inovasi ini mengusungkan platform mengintegrasikan berbagai jenis pembayaran, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak hotel, retribusi pasar dan lainnya dalam satu genggaman smartphone.
jamaknya inovasi yang berfokus pada digitalisasi dan tata kelola ini menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Target optimis peningkatan PAD diyakini akan terus tercapai, seiring dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, menambahkan bahwa inovasi yang dihasilkan mencakup inovasi digital dan non digital berbagai bidang seperti infrastruktur, sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, perumahan, lingkungan dan tata kelola pemerintahan. “Kami merancang inovasi dengan pendekatan secara komprehensif, kolaboratif dan partisipatif melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Inovasi telah berdampak terhadap tatakelola pemerintahan dan perubahan indikator makro ekonomi dan sosial pembangunan daerah,” jelas Pan Budi Marwoto.
Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka menyampaikan bahwa sosialisasi merupakan tahapan awal dari siklus inovasi sebelum diimplementasikan. “Sosialisasi sangat penting sebagai system siklus dalam mata rantai inovasi. Tujuannya masyarakat dapat mengetahui sekaligus mendorong partisipasi. Jika tahapan ini dilalui maka sasaran inovasi dapat menghasilkan dampak kesejahteraan..” ungkap Darol Arkum.
Kegiatan sosialisasi inovasi telah berhasil membentuk pengetahuan, membangun pemahaman, dan menyamakan persepsi kepada seluruh peserta mengenai gagasan, sistem dan teknologi dan cara kerja inovasi.
Berikut 200 inovasi yang dihasilkan oleh Kabupaten Bangka pada tahun 2022/2023:
NO. NAMA INOVASI
1. JE-MOK KTP
2. TEMPOR BUDUK
3. SIMPANG (Sistem Informasi Masyarakat Parit Padang)
4. KOLONG SUARA (Kotak Online Langsung Suara Rakyat0
5. Lempah (Label Elektronik Masyarakat Penerima Bantuan Kelurahan Kuday)
6. SIAP LAYAN (Informasi Administrasi Pelayanan Online)
7. LAPAR (Layanan Aspirasi Peduli Masyarakat )
8. LAH SIAP (Laporan Hasil Realisasi APBDES)
9. GAMMIS (Gerakan Membantu Masyarakat Miskin)
10. E-LENTERA (Elektronik Literasi Tata Kelola BUMDes Terara)
11. HARMONI (Hadirkan Aksi Responsif melalui Optimalisasi Narasi dan Informasi)
12. GELORA (Gerakan Ekonomi Lokal yang Responsif dan Aktif)
13. LAPAK Bukit Betung
14. GEBER LINTAS (Gerakan Bersih Lingkungan Kecamatan Sungailiat)
15. KURMA MANIS (Gerakan Ekonomi Lokal yang Responsif dan Aktif)
16. GASKEN (Gerakan Anti Stunting Kolaborasi Kemitraan)
17. SIPEDAS Sistem Informasi Peraturan Di Desa
18. (IN-SKTM Proposal Peningkatan Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (Sip Sktm Jamsos) Terintegrasi Di Mall Pelayanan Publik)
19. MELON EMAS BANGKA
20. GERBANG EMAS
21. SITANGGAP (Sistem Informasi Tanggap Aduan Masyarakat)
22. SIPAD (Inovasi Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Digital)
23. SIYANA (Sistem Layanan Informasi Cepat, Komunikatif, Transparan Via
Sosmed)
24. PINDANG TULANG (Pelayanan Informasi Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Bangka)
25. DALUSARI (Daku Tulus Rasa Ria)
26. SAPA DTSEN (Sistem Layanan Cepat Penerbitan Id Dtsen Via Whatsapp)
27. P-KIA Dahi Lasepuh
28. PENTAS BALADA (Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah Desa)
29. INDEKS SATU DATA (INSATDA) Sistem Penilaian Kualitas Statistik Sektoral untuk Mewujudkan Tata Kelola Data Terpadu dan Akuntabel”
30. Pemanfaatan Teknologi Android Sebagai Upaya Pembinaan Akurasi Data Pelaku Usaha (TANTE ANDRI SEBAYA AKU)
31 Inovasi Dan Kolaborasi Dalam Rangka Pengentasan Pengangguran Di Kabupaten Bangka_Ikopena
32. Sistem Pelayanan Sktm Terpadu Dan Terintegrasi(Sepeda)
33. IN-RISK (Proposal Inovasi Digitalisasi Risk Register Berbasis Android)
34. DENBER (Website Pelaporan Insiden Siber)
35. LADA (Layanan Analitik Deteksi Ancaman)
36.. SIHATI BAPOKTING
37 KLINIK PBJ
38. SIPANDUK (Sistem Kepuasan Masyarakat Dukcapil)
39. DESA BERSEMI ber Exotic Bangka
40. PACAK NYAMBUNG
41 SIKEPIK (Sistem Kemudahan, Promosi, Informasi dan Konsultasi)
42. LASKAR PENJURU
43. SI TANGGAP
44. SEPERADIK (Sinergi Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih)
45. SIKADES(Sistem Koordinasi Aset Desa)
46. SENTRA LAUT (Sentra Olahan Hasil Laut)
47. AKSI PENTAS PELANGI (Akselerasi Penyandang Disabilitas Dalam Pemberdayaan Kelangsungan Hidup)
48. SISASTER (Sistem Asesmen Terpadu)
49. PRIMA (Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi,Edukasi Dan Media Penyuluhan Digital)
50. PERJAKA (Pengiriman pengingat Jadwal Kontrol Pasien)
51. BROPANG (Bersama atasi kekuarangan Kalium dengan konsumsi pisang)
52. PEREMPUAN CENTIL (Pelayanan Emergency Profesional, Cepat dan Teliti)
53. TERASI BAKAR (Terapi Ansietas Beriakn kenyamanan dengan teknik Relaksasi
54. PEKAN RAYA PUBLIK (Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik)
55. PONED SEHATI (Pelayanan dengan Hati, Sehat Ibu dan Bayi, Siap Antar Jemput–Pulang, Fotobooth, Akta Jadi)
56. SABUN PAUS MOBILE
57. SATRIA BIRU (Sistem Aplikasi Terintegrasi Bagi Pengantin Baru)
58. Layanan Pemenuhan Data PUG Berbasis Digital Pada Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka
59. NGOPI (Ngobrol Pintar)
60. BANGUN ASI (Bangkitkan Produksi Asi Dengan Daun Bangun Bangun)
61. SINISA
62. DULIK
63 SIKUDA (Sistem Koordinasi Keuangan Desa)
64. SIKORDA-PPD (Sistem Koordinasi Perencanaan Dan Pembangunan Desa)
65. LASKAR PELANGI
66. Pak Raden Waras
67. DOKTER TAMPAN
68. Sistem Pendataan Warga Rentan Kelurahan Jelitik “SAPA WARGA JELITIK”
69. Jelitik Informasi Transparan Aktif “JELITA”
70. PENTAS PELANGI
71. GARUDA SIDAK
72. GETAR JEMPOL
73. Praktik Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dari akar bambu guna mendukung pertanian berkelanjutan
74. Penerapan Pengolahan Pakan Ternak Silase sebagai Solusi Kemandirian Pakan dan Peningkatan Produktivitas Peternak Lokal
75. Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Perikanan
76. Bumbu Kering Lempah Kuning Khas Desa Bukit Layang
77. DIMSIKAN (Diversifikasi Produk Perikanan Melalui Pengolahan Dimsum Ikan)
78. Lilin Aromaterapi Herbal
79. Sambel Nanas Bukit Layang: Cita Rasa Unik dari Jantung Desa.
80. Sirup Sejaka (Sereh Jahe Kayu Manis) : Sehat dari Dapur Desa
81. Tepung Mocana
82 Games Edukasi Ular Tangga Mengenai Pengetahuan Dasar Menjaga Kesehatan Gigi di Halaman Sekolah Dasar
83. Campaign Ayo Makan Sehat
84. Pembuatan Mural Kesehatan
85. Sosialisasi Red Flags Sistem Reproduksi Wanita
86. Sosialisasi Antenatal Care (ANC) dan Pemeriksaan ANC Pada Ibu Hamil
87. Peta Ajaib & Petualangan Cita-Cita Pendekar Kecil
88. Budidaya Mikroalga Sebagai Campuran Pakan Alternatif Untuk Komoditas Udang Dan Lele
89. Pemetaan Distribusi Pengguna PAM di Desa Bukit Layang untuk Peningkatan Pelayanan Publik.
90. Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Eco-enzyme.
91. Revitalisasi Zebra Cross Aman untuk SDN 1 Bakam
92. Edukasi dan Praktik Konsep Design Thinking
93. Pembuatan Akun Media Sosial dan Konten Promosi Wisata Sungai Layang
94. Citra Desa : Buku Profil Desa Bukit Layang
95. Digitalisasi Informasi Layanan Publik
96. Digitalisasi OSIS dan Jurnalis Cilik: Melatih Kemampuan Menulis dan Berpikir
Kritis.
97. Strategi Penanggulangan Penyakit Mulut Dan Kuku (Pmk) Melalui Sosialisasi Dan Vaksinasi Kepada Peternak Di Kabupaten Bangka
98. Digitalisasi penyimpanan dokumen buku pemilik kendaraan bermotor ( bpkb) menggunakan geogle drive pada sub bidang pemindahtangan dan pengamanan bidang pengelolaan aset daerah bppkad kab. Bangka
99. Penataan Arsip Digital Kepegawaian Melalui Integrasi Simpur Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bangka
100. Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Sosialisasi Mitigasi Bencana Di BPBD Kabupaten Bangka
101. Penyusunan Peta Potensi Desa/Kelurahan Proklim Kabupaten Bangka Sebagai Dasar Penguatan Registrasi Dan Peningkatan Kategori Proklim
102. Sistem Pendataan Kerentanan Perangkat Dan Aplikasi Sebagai Bagian Dari Sistem Manajemen Keamanan Informasi Di Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka
103. (Sistem Panduan Efisiensi Layanan Kenaikan Gaji Berkala) Berbasis Pemanfaatan Google Workspace Serta Memaksimalkan Pemanfaatan Srikandi
104. Wa-Nti (Wa Layanan Informasi Administrasi) sebagai peningkatan kinerja pelayanan informasi administrasi di kelurahan srimenanti kecamatan sungailiat
105. SIMPALET “Sistem Penyusunan Efektif Keputusan Bupati Dengan Template “ Di Bagian Hukum Dan Ham Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka
106. PELITA (Optimalisasi Publikasi JDIH Untuk Informasi Hukum Yang Mudah Di Kabupaten Bangka)
107. Implementasi Monitoring Keamanan Informasi Terintegrasi Melalui Penerapan Platform Wazuh Di Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka
108. Peningkatan Pemahaman Penganggaran Perangkat Daerah (OPD) Melalui Pembuatan Buku Saku Digital “Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran (Rka)”Di Kabupaten Bangka
109. SIMPONI BANGKA “Optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik di pemerintahan kabupaten bangka”
110. Optimalisasi Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dengan Program Email Daily Dan Konfigurasi Smartphone Di Lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka
111. Pemanfaatan Google Drive Dalam Pengelolaan Arsip Digital Pelaporan Kebencanaan (Gardan Sip Bencana) Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangka
112. Peningkatan Edukasi Keamanan Siber Melalui Pembuatan Konten Di Media Sosial Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka
113. Penerapan Sistem Penjadwalan Berbasis Cloud (Protocloud) Untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan Protokol Di Pemerintah Kabupaten Bangka
114. Optimalisasi Penyediaan Informasi Melalui Media Sosial Secara Cepat Dan Transparan (Satpol Pp Menyapa) Di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka
115. Penyusunan Jadwal, Standar Operasional Prosedur (Sop) Dan Form Checklist Backup Server Data Sebagai Upaya Penguatan Pengelolaan Teknologi Informasi
116. Sistem Digitalisasi Penataan Arsip Data Capaian Akip (Sidacap) Di Bpbd Kabupaten Bangka
117. Implementasi Spreadsheet Dalam Pendataan Hasil Uji Terintegrasi (Spirit) Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka
118. Pelaksanaan Perawatan Dan Perbaikan Terjadwal Pada Alat Berat Di Workshop Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka
119. Penerapan Sistem Rekapitulasi Hasil Pengawasan Perikanan (SIRIP IKAN) Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka
120. Peningkatan Pemanfaatan Aplikasi Srikandi Melalui Panduan Digital Berbasis Multimedia
121. Penerapan Sistem Penataan Material Dan Alat Uji Pra Pengujian Di Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka
122. Optimalisasi Digitalisasi Data Administratif Kewilayahan Di Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Melalui Penyusunan Data Terpusat Dengan Pemanfaatan Google Drive
123. Optimalisasi Sistem Penyimpanan Data Dan Dokumen Melalui Media Penyimpanan Google Drive Di Bagian Keprotokolan Pemerintah Kabupaten Bangka
124. Efektivitas Akses Data Budaya Berbasis Website “Si Natak Bangka” Pada Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Bangka
125. Efektivitas Pengawasan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Melalui Pemanfaatan Teknologi Drone Pada Kegiatan Budidaya Tambak Udang Di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu
126. Optimalisasi Ruang Konsultasi Dan Informasi Pemanfaatan Alat Dan Mesin Pertanian (Alsintan) Melalui Website “Agrinova” Oleh Brigade Pangan (Bp) Di Kabupaten Bangka
127. Peningkatan Pemahaman Petani Terhadap Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (Pht) Melalui Media Sosial Youtube Di Wilayah Kerja Dinpanpertan Kabupaten Bangka
128. Peningkatan Kapasitas Petani Dalam Penggunaan Pestisida Yang Bertanggung Jawab Melalui Metode Sosialisasi Prinsip Enam Tepat Di Kabupaten Bangka
129. Optimalisasi Penyampaian Informasi Perizinan Untuk Pelaku Usaha Menggunakan Platform Link.Bio Di Kabupaten Bangka
130. Peningkatan Pemahaman Pengurus Tentang Tata Kelola Bumdes Melalui E-Booklet Dan Video Singkat Di Kabupaten Bangka
131. Digitalisasi Pelaporan Progres Pengujian Di Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka
132. Efektivitas Peningkatan Pengawasan Rambu- Rambu Lalu Lintas Dengan Pelaporan Berbasis Qr Code Di Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka
133. Penggunaan Produk Visualisasi Data Dengan Google Studio Untuk Monitoring Progres Paket Pekerjaan Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka
134. Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Sebagai Wujud Tertib Penyelenggaraan Bangunan Gedung Di Kabupaten Bangka
135. Transformasi Digital Kearsipan Data Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Melalui Bank Data Berbasis Spreadsheet Sebagai Upaya Pengendalian Opt Terpadu
136. Peningkatan Mutu Perencanaan Konstruksi Melalui Pembuatan Form Survei Infrastruktur Air Minum Berbasis Google Form Untuk Mendukung Standar Pelayanan Minimal Di Kabupaten Bangka
137. Optimalisasi Implementasi Digitalisasi Informasi Umkm Melalui Ugd (Umkm Go Digital) Gerakan Pengembangan Informasi Umkm Di Kabupaten Bangka
138. Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Penyuluhan Pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, Dan Non Perizinan Di Mal Pelayanan Publik (Mpp) Kabupaten Bangka
139. Sistem informasi grafis audit performance “sigap: dashboard google sheet interaktif untuk meningkatkan komunikasi temuan kinerja audit di inspektorat daerah kabupaten bangka”
140. AMPUNBANGJAGO (ASN Dan Masyarakat Paham Gratifikasi Untuk Bangka
Jagoan)
141. TANYAK-IN BANG (Tanya jawab, dan konsultasi inspektorat kab. Bangka)
142. Optimalisasi website inspektorat bangka sebagai sarana sosialisasi sp4n-lapor!
143. Penyediaan Informasi Digital Pelanggaran Bidang Pembudidayaan Ikan (Insang Ikan) Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka
144. Arsip digital integrasi “sekali simpan, selamanya aman”
145. Arsip Spt Reviu Di Irban
146. Pembuatan Buku Informasi Digital Terkait Tugas Pokok Dan Fungsi (Bidik) Ppupd Ahli Pertama Di Inspektorat Kabupaten Bangka
147. Sistem Penghimpunan Tanggapan, Masukan Dan Saran Atas Hasil Pemeriksaan Dari Pihak Yang Diawasi Pada Inspektorat Kabupaten Bangka
148. Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi, Edukasi, Dan Media Penyuluhan Digital Oleh Penyuluh Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka
149. Optimalisasi Pemetaan Sebaran Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum (Psu) Perumahan Berbasis Qgis Di Kabupaten Bangka
150. Sistem Asesmen Terpadu Sebagai Peningkatan Penerapan Asesmen Pekerjaan Sosial Dalam Menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka
151. Pembuatan Media Digital Untuk Mendukung Pendataan Produksi Perikanan
Budidaya Di Kabupaten Bangka
152. Sistem Informasi Pengelolaan Dokumen Bantuan Perikanan Tangkap Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka
153. Optimalisasi edukasi masyarakat (pukat) tentang ciri pelayanan publik bersih melalui konten digital di inspektorat kab. Bangka
154. Inspektorat Peduli Edukasi Sebagai Peningkatan Layanan Pendampingan Di
Inspektorat Kabupaten Bangka
155. Buku Tamu Elektronik Pengadaan Barang/Jasa
156. Sistem Integrasi Komunikasi Dan Pusat Data Serta Informasi Terpadu Inspektorat Kabupaten Bangka
157. Digitalisasi Penyimpanan Dokumen Hasil Consulting Pada Inspektorat Kabupaten Bangka
158. Daring (Digitalisasi Arsip Hasil Reviu Dan Monitoring) Di Inspektorat Kabupaten Bangka Pada Inspektur Pembantu Bidang Pembangungan
159. Optimalisasi Pengiriman Dan Pengumpulan Dokumen Data Pengawasan Berbasis “Spargo” (Spreadsheet Dan Google Drive) Pada Irban Pemerintahan Di Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka
160. Sistem Informasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Di Inspektorat Kabupaten
Bangka
161. PULAN DAN MARINKA (Pengumpulan Data Aduan Mandiri Inspektorat Bangka)
162. Optimalisasi Layanan Administrasi Via Quick Reply Whatsapp Business Di Kelurahan Kuday
163. Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Informasi Pelayanan Publik Melalui Konten Edukatif Dan Informatif Di Kelurahan Jelitik
164. Optimalisasi Pelayanan Publik Di Kelurahan Bukit Ketok Melalui Kepetek – Kelola Pelayanan Kelurahan Dengan Teknologi
165. Sistem Informasi Penjadwalan Dan Pemantauan Program Kerja Pengawasan Tahunan Inspektorat Kabupaten Bangka
166. Bangka Kembangkan Internal Training) Strategi Dan Langkah Nyata Penguatan Kompetensi Auditor Di Inspektorat Kabupaten Bangka
167. Peningkatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat Melalui Media Digital Si-Tanggap (Sistem Informasi Tanggap Aduan Masyarakat)
168. Pemanfaatan Aplikasi Google Drive Sebagai Media Penyimpanan Arsip Digital Surat Masuk Dan Surat Keluar (Digi-Arsip) Di Kelurahan Belinyu Kecamatan Belinyu
169. (Pendekatan Persuasif Berbasis Media Edukatif Perangkat Daerah) Sebagai Upaya Mengurangi Resistensi Perangkat Daerah Di Inspektorat Kabupaten Bangka
170. Inovasi Digital Evaluasi Penyaluran Bantuan Sosial Di Inspektorat Kabupaten
Bangka
171. Optimalisasi Pengawasan Terhadap Warga Mandiri Rentan Pada Kelurahan Kuto
Panji
172. Peningkatan Tata Kelola Arsip Surat Keluar Melalui Standarisasi Nomor Surat Sistem Informasi Arsip Air Jukung “Siajung” Di Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka
173. Percepatan Penyebaran Informasi Kepada Masyarakat Terkait Kegiatan Kelurahan Romodong Indah Melalui Media Sosial (Tiktok Dan Whatsapp)
174. Optimalisasi Sistem Pelayanan Pengaduan Digital Terpusat Melalui Whatsapp Business Resmi (Kenawa) Di Kelurahan Kenanga
175. Digitalisasi Pelayanan Pengaduan Masyarakat Dalam Rangka Efektivitas Pelayanan Terhadap Masyarakat Di Kelurahan Air Asam
176. MERDEKA “Media e-regulasi desa untuk keuangan yang akuntabel”
177. SIAP PADANG (Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Informasi Alur Pelayanan Di Kelurahan Parit Padang Pemerintah Kabupaten Bangka)
178. Penyediaan Media Publikasi Informasi Visual Desain Prototipe Ipal Individual Melalui Media Sosial Untuk Mendukung Sanitasi Layak Dan Aman Di Kelurahan Kenanga Kabupaten Bangka
179. Optimalisasi Digitalisasi Layanan Fasilitasi Keprotokolan Melalui Google Formulir Di Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka
180. Digitalisasi Layanan Masyarakat Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Pelayanan Yang Prima Di Kelurahan Sinar Baru
181. Digitalisasi Arsip Dokumen Pengawasan Reviu Melalui Pemanfaatan Google Drive Di Inspektorat Kabupaten Bangka
182. (POP – DIGI Peningkatan Efektivitas Pelaporan Operasi Dan Pemeliharaan Berbasis Digital Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka)
183. PILMA PANGLOK ( Peningkatan Literasi Masyarakat Terhadap Informasi Pangan Lokal Di Kabupaten Bangka)
184. Peningkatan Data Spam Dengan Pengaplikasian Data Kontur, Skema, Dan Tekanan Air Untuk Mendukung Standarisasi Informasi Data Spam Di Bidang Cipta Karya Dinas Pupr Kabupaten Bangka
185. Evaluasi Efektivitas Kegiatan Sosialisasi Kebencanaan Di Sekolah Dasar Oleh Bpbd Kabupaten Bangka
186. PEKA KEKASI KAKA: (Penguatan Kapasitas Relawan Kebakaran (Redkar) Melalui Digitalisasi Di Kabupaten Bangka)
187. PUSPA SAPA (Pengembangan Media Edukasi Digital “Puspa Sapa” Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Layanan Puspaga Di Kabupaten Bangka)
188. SI RIBAN (Arsip Spt Reviu Di Irban)
189. Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi, Edukasi, Dan Media Penyuluhan Digital Oleh Penyuluh Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka(Sama)
190. SMART AUDITOR (Peningkatan Pemahaman Pedoman Teknis Reviu Calon Auditor Dan Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Bangka)
191. KAWAL BANGKA “Optimalisasi Pelayanan Konsultasi Melalui Website Kawal Bangka (Konsultasi Akuntabel Wadah Aspirasi & Layanan Berbasis Online Untuk Kabupaten Bangka) Di Inspektorat Kabupaten Bangka”
192. KLINIK PBJ (Klinik Konsultasi Pengadaan Barang Dan Jasa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka)
193. INFO BAPOKTING (Pemanfaatan Infografis Sebagai Media Informasi Hasil Monitoring Bapokting Pada Dinakerperindag Kab. Bangka)
194. SUARA INSPEKTORAT (Suara Inspektorat: Mengawasi Dengan Transparansi, Melayani Dengan Integritas, Sebagai Edukasi Informasi Dalam Pendampingan Dan Pengawasan Inspektorat Kabupaten Bangka)
195. SIJDIH BANGKA (Optimalisasi Penguatan Fungsi JDIH Dalam Memberikan Informasi Hukum DPRD Di Kabupaten Bangka)
196. SI-SAPI (Sistem Informasi Administrasi dan Pelayanan Informasi Kelurahan Air Asam)
197. SAMBAL ASAM (Sistem Aduan Masyarakat Berbasis Digital Kelurahan Air Asam)
198. SEPHIA (Sapa Desa Via Maya, Program Efisiensi dan Efektifitas Pemberdayaan Masyarakat Desa)
199. BESEKAP PPI “BErsiKAP BErsih , SEhat dan Patuh PPI” 200. MAMPU SALIN PLUS “PESAN BUAT PAK TRIS”
200. MAMPU SALIN PLUS “PESAN BUAT PAK TRIS”
Dukung Program JKN, Wabup Bangka Dorong Aparat Kelurahan dan Desa Lebih Aktif

Sungailiat – Wakil Bupati Bangka Syahbudin menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi program JKN kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Bangka bertempat di Ruang Pertemuan Hotel ST 12 Sungailiat, Jumat (10/7/2026).
Program JKN tentu bukan hanya milik BPJS Kesehatan tetapi merupakan program strategis nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.
Wakil Bupati Bangka syahbudin dalam hal ini menerangkan bahwa berkat sinergi dan kerja keras seluruh pihak, Kabupaten Bangka per satu juli 2026 telah mencapai Universal Healt Coverage (UHC) mencapai 98,07 persen.
“Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat Kabupaten Bangka telah terdaftar sebagai peserta JKN. Untuk saat ini tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Bangka baru mencapai 83,13 persen dan pada segmen peserta BPU mandiri tingkat keaktifannya mencapai 59,56 persen ini berarti masih banyak masyarakat yang sebenarnya telah terdaftar JKN namun belum memperoleh perlindungan dalam artian status kepersertaannya tidak aktif,” terang Syahbudin.
Beliau juga berpesan kepada seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Bangka agar memiliki peran yang aktif, karena saudara merupakan pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat serta mengetahui kondisi dan mengetahui permasalahan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Saya berharap kepada lurah dan kepala desa saudara menjadi ujung tombak dalam mendukung program JKN melalui langkah langkah nyata yaitu mengindentifikasi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN dan mendorong agar segera terdaftar sesuai ketentuan yang ada,” harapnya.
“Langkah langkah sederhana yang dilakukan di setiap kelurahan dan desa akan memberikan dampak yang besar bagi Kabupaten Bangka karena setiap peserta yang kembali aktif berarti satu keluarga memperoleh perlindungan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPJS Wilayah Pangkalpinang Aswalmi Gusmita menjelaskan bahwa jaminan kesehatan ini sebagai program strategis negara yang telah dituangkan dalam Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan BPJS Kesehatan dibentuk berdasarkan Undang Undang Tahun 2011.
“Kegiatan pada hari ini menjadi momen yang sangat penting bagi kita semuanya untuk merefleksi dan melihat kembali apa yang akan kita lakukan kedepan. JKN ini secara konsep jika ingin kuat dan berkualitas harus di topang dengan 3 pilar yaitu gotong royong saling bantu, iuran sebagai pembiayaan bisa terkumpul dengan tepat waktu dan jumlah, dan bagaimana belanja BPJS Kesehatan yang dilakukan bisa efektif,” jelas Aswalmi Gusmita.
“BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara telah ditetapkan sebagai badan yang bersifat nirlaba, tidak untuk mencari keuntungan dan iuran yang terkumpul sebesar besarnya akan digunakan untuk membayar layanan kesahatan,” ucap Aswami Gusmita.
Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik