PEMKAB BANGKA SOSIALISASIKAN 200 INOVASI UNGGULAN

Pemerintah Kabupaten Bangka konsisten menjadikan inovasi sebagai penggerak pembangunan untuk meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemecahan solusi praktis sumbatan pembangunan. Kabupaten Bangka menghasilkan 200 inovasi yang diinisiasi oleh organisasi perangkat daerah dan telah diimplementasikan dengan efektif. Untuk mendorong tingkat partisipasi dan ekstensifikasi inovasi dilakukan sosialisasi 200 inovasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan sosialisasi diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka.

Sebelum tahapan kegiatan sosialisasi, Badan Perencanaan Pembnagunan daerah Kabupaten Bangka telah melakukan fasilitasi penguatan inovasi dengan memperkuat rancang bangun inovasi kepada seluruh OPD dan masyarakat melalui universitas inovasi. Kegiatan fasilitasi berlangsung selama 5 bulan dilakukan secara konsisten setiap tahun bertempat di kantor Bappeda Bangka.

Penguatan inovasi dilakukan dengan berbagai langkah strategis dan sistematis seperti universitas inovasi, laboratorium inovasi, berburu inovasi, forum inovasi, gerakan 1001 inovasi, advokasi inovasi, publikasi inovasi, Bangka Innovation hub, inoklamasi awards, patenisasi inovasi dan replikasi inovasi untuk pembangunan berdampak. 

Bupati Bangka menegaskan pentingnya inovasi sebagai sumbu percepatan pembangunan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa inovasi adalah sumbu untuk menciptakan perubahan progresif yang berdampak, Inovasi merupakan variabel mendasar untuk memecah kebuntuan dan perlambatan pembangunan serta mengakselerasi pencapaian target pembangunan ke depan. Dengan 200 inovasi unggulan ini, kami ingin memperkuat tradisi inovasi yang berkualitas dan menjadikan kembali Kabupaten Bangka sebagai daerah yang terinovatif, adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat nasional. Tradisi inovasi yang kuat hanya dapat terbentuk melalui komitmen, kerja keras, dan kerja cerdas seluruh perangkat daerah”, tegas Fery Insani.

“Kedepan kami berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk melahirkan inovasi yang mendukung program-program strategis Kabupaten Bangka untuk mendukung dan mempercepat pencapaian visi dan misi RPJMD 2025-2029”, tegas Fery Insani.

Beberapa program strategis Kabupaten Bangka yaitu program revitalisasi sekolah SD dan SMP, bantuan premi BPJS tenaga kerja masyarakat, bantuan premi BPJS kesehatan masyarakat, pembangunan jalan usaha tani dan jalan usaha produksi, rehabilitasi jalan dan jembatan, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program pembangunan jamban bagi masyarakat, bantuan sembako, program penurunan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting dan pemberdayaan UMKM.

Wakil Bupati Bangka menambahkan bahwa “Keberhasilan ekosistem inovasi di Kabupaten Bangka tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang kami terapkan. Kami membangun ekosistem inovasi dengan mengedepankan pelibatan seluruh pemangku kepentingan mulai dari akademisi, dunia usaha, perbankan, media massa dan komunitas, hingga masyarakat umum. Sinergi pentahelix ini menjadi kunci lahirnya inovasi yang berkelanjutan dan berdampak luas.” Jelas Syahbudin.

Di tengah kondisi fiskal yang menantang dan dorongan untuk mengurangi ketergantungan dana transfer pusat, Beberapa inovasi diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan dukungan program strategis visi dan misi Bupati Bangka.

Salah satu ujung tombak inovasi adalah aplikasi “Sedulang” (Sistem Dukungan dan Pelayanan Pajak Kebupaten Bangka) dan inovasi “Mas Jempol” (Model Pelayanan Masyarakat Jemput Bola Pajak PBB). Kedua inovasi ini mengusungkan platform mengintegrasikan berbagai jenis pembayaran, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak hotel, retribusi pasar dan lainnya dalam satu genggaman smartphone.

jamaknya inovasi yang berfokus pada digitalisasi dan tata kelola ini menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Target optimis peningkatan PAD diyakini akan terus tercapai, seiring dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, menambahkan bahwa inovasi yang dihasilkan mencakup inovasi digital dan non digital berbagai bidang seperti infrastruktur, sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, perumahan, lingkungan dan tata kelola pemerintahan. “Kami merancang inovasi dengan pendekatan secara komprehensif, kolaboratif dan partisipatif melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Inovasi telah berdampak terhadap tatakelola pemerintahan dan perubahan indikator makro ekonomi dan sosial pembangunan daerah,” jelas Pan Budi Marwoto.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka menyampaikan bahwa sosialisasi merupakan tahapan awal dari siklus inovasi sebelum diimplementasikan. “Sosialisasi sangat penting sebagai system siklus dalam mata rantai inovasi. Tujuannya masyarakat dapat mengetahui sekaligus mendorong partisipasi. Jika tahapan ini dilalui maka sasaran inovasi dapat menghasilkan dampak kesejahteraan..” ungkap Darol Arkum.

Kegiatan sosialisasi inovasi telah berhasil membentuk pengetahuan, membangun pemahaman, dan menyamakan persepsi kepada seluruh peserta mengenai gagasan, sistem dan teknologi dan cara kerja inovasi.

Berikut 200 inovasi yang dihasilkan oleh Kabupaten Bangka pada tahun 2022/2023:

NO.     NAMA INOVASI

1.         JE-MOK KTP

2.         TEMPOR BUDUK

3.         SIMPANG (Sistem Informasi Masyarakat Parit Padang)

4.         KOLONG SUARA (Kotak Online Langsung Suara Rakyat0

5.         Lempah (Label Elektronik Masyarakat Penerima Bantuan Kelurahan Kuday)

6.         SIAP LAYAN (Informasi Administrasi Pelayanan Online)

7.         LAPAR (Layanan Aspirasi Peduli Masyarakat )

8.         LAH SIAP  (Laporan Hasil Realisasi APBDES)

9.         GAMMIS (Gerakan Membantu Masyarakat Miskin)

10.       E-LENTERA (Elektronik Literasi Tata Kelola BUMDes Terara)

11.       HARMONI  (Hadirkan Aksi Responsif melalui Optimalisasi Narasi dan Informasi)

12.       GELORA (Gerakan Ekonomi Lokal yang Responsif dan Aktif)

13.       LAPAK Bukit Betung

14.       GEBER LINTAS (Gerakan Bersih Lingkungan Kecamatan Sungailiat)

15.       KURMA MANIS (Gerakan Ekonomi Lokal yang Responsif dan Aktif)

16.       GASKEN (Gerakan Anti Stunting Kolaborasi Kemitraan)

17.       SIPEDAS  Sistem Informasi Peraturan Di Desa

18.      (IN-SKTM Proposal Peningkatan Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (Sip Sktm Jamsos) Terintegrasi Di Mall Pelayanan Publik)

19.       MELON EMAS BANGKA

20.       GERBANG EMAS

21.       SITANGGAP (Sistem Informasi Tanggap Aduan Masyarakat)

22.       SIPAD (Inovasi Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Digital)

23.       SIYANA (Sistem Layanan Informasi Cepat, Komunikatif, Transparan Via    

           Sosmed)

24.      PINDANG TULANG (Pelayanan Informasi Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Bangka)

25.       DALUSARI (Daku Tulus Rasa Ria)

26.       SAPA DTSEN  (Sistem Layanan Cepat Penerbitan Id Dtsen Via Whatsapp)

27.       P-KIA Dahi Lasepuh

28.       PENTAS BALADA (Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah Desa)

29.      INDEKS SATU DATA (INSATDA) Sistem Penilaian Kualitas Statistik Sektoral untuk Mewujudkan Tata Kelola Data Terpadu dan Akuntabel”

30.      Pemanfaatan Teknologi Android Sebagai Upaya Pembinaan Akurasi Data Pelaku Usaha (TANTE ANDRI SEBAYA AKU)

31       Inovasi Dan Kolaborasi Dalam Rangka Pengentasan Pengangguran Di Kabupaten Bangka_Ikopena

32.       Sistem Pelayanan Sktm Terpadu Dan Terintegrasi(Sepeda)

33.       IN-RISK (Proposal Inovasi Digitalisasi Risk Register  Berbasis Android)

34.       DENBER  (Website Pelaporan Insiden Siber)

35.       LADA  (Layanan Analitik Deteksi Ancaman)

36..      SIHATI BAPOKTING

37        KLINIK PBJ

38.       SIPANDUK (Sistem Kepuasan Masyarakat Dukcapil)

39.       DESA BERSEMI ber Exotic Bangka

40.       PACAK NYAMBUNG

41        SIKEPIK (Sistem Kemudahan, Promosi, Informasi dan Konsultasi)

42.       LASKAR PENJURU

43.       SI TANGGAP

44.       SEPERADIK (Sinergi Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih)

45.       SIKADES(Sistem Koordinasi Aset Desa)

46.       SENTRA LAUT  (Sentra Olahan Hasil Laut)

47.      AKSI PENTAS PELANGI  (Akselerasi Penyandang Disabilitas Dalam Pemberdayaan Kelangsungan Hidup)

48.      SISASTER (Sistem Asesmen Terpadu)

49.      PRIMA (Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi,Edukasi Dan Media Penyuluhan Digital)

50.       PERJAKA (Pengiriman pengingat Jadwal Kontrol Pasien)

51.       BROPANG (Bersama atasi kekuarangan Kalium dengan konsumsi pisang)

52.       PEREMPUAN CENTIL (Pelayanan Emergency Profesional, Cepat dan Teliti)

53.       TERASI BAKAR (Terapi Ansietas Beriakn kenyamanan dengan teknik Relaksasi

54.      PEKAN RAYA PUBLIK (Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik)

55.      PONED SEHATI (Pelayanan dengan Hati, Sehat Ibu dan Bayi, Siap Antar Jemput–Pulang, Fotobooth, Akta Jadi)

56.      SABUN PAUS MOBILE

57.      SATRIA BIRU (Sistem Aplikasi Terintegrasi Bagi Pengantin Baru)

58.      Layanan Pemenuhan Data PUG Berbasis Digital Pada Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka

59.       NGOPI (Ngobrol Pintar)

60.       BANGUN ASI (Bangkitkan Produksi Asi Dengan Daun Bangun Bangun)

61.       SINISA

62.       DULIK

63        SIKUDA (Sistem Koordinasi Keuangan Desa)

64.       SIKORDA-PPD  (Sistem Koordinasi Perencanaan Dan Pembangunan Desa)

65.       LASKAR PELANGI

66.       Pak Raden Waras

67.       DOKTER TAMPAN

68.       Sistem Pendataan Warga Rentan Kelurahan Jelitik “SAPA WARGA JELITIK”

69.       Jelitik Informasi Transparan Aktif “JELITA”

70.       PENTAS PELANGI

71.       GARUDA SIDAK

72.       GETAR JEMPOL

73.      Praktik Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dari akar bambu guna mendukung pertanian berkelanjutan

74.      Penerapan Pengolahan Pakan Ternak Silase sebagai Solusi Kemandirian Pakan dan Peningkatan Produktivitas Peternak Lokal

75.      Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Perikanan

76.       Bumbu Kering Lempah Kuning Khas Desa Bukit Layang

77.       DIMSIKAN (Diversifikasi Produk Perikanan Melalui Pengolahan Dimsum Ikan)

78.       Lilin Aromaterapi Herbal

79.       Sambel Nanas Bukit Layang: Cita Rasa Unik dari Jantung Desa.

80.       Sirup Sejaka (Sereh Jahe Kayu Manis) : Sehat dari Dapur Desa

81.       Tepung Mocana

82       Games Edukasi Ular Tangga Mengenai Pengetahuan Dasar Menjaga Kesehatan Gigi di Halaman Sekolah Dasar

83.       Campaign Ayo Makan Sehat

84.       Pembuatan Mural Kesehatan

85.       Sosialisasi Red Flags Sistem Reproduksi Wanita

86.       Sosialisasi Antenatal Care (ANC) dan Pemeriksaan ANC Pada Ibu Hamil

87.       Peta Ajaib & Petualangan Cita-Cita Pendekar Kecil

88.      Budidaya Mikroalga Sebagai Campuran Pakan Alternatif Untuk Komoditas Udang Dan Lele

89.      Pemetaan Distribusi Pengguna PAM di Desa Bukit Layang untuk Peningkatan Pelayanan Publik.

90.       Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Eco-enzyme.

91.       Revitalisasi Zebra Cross Aman untuk SDN 1 Bakam

92.       Edukasi dan Praktik Konsep Design Thinking

93.       Pembuatan Akun Media Sosial dan Konten Promosi Wisata Sungai Layang

94.       Citra Desa : Buku Profil Desa Bukit Layang

95.       Digitalisasi Informasi Layanan Publik

96.       Digitalisasi OSIS dan Jurnalis Cilik: Melatih Kemampuan Menulis dan Berpikir

           Kritis.

97.      Strategi Penanggulangan Penyakit Mulut Dan Kuku (Pmk) Melalui Sosialisasi Dan Vaksinasi Kepada Peternak Di Kabupaten Bangka

98.      Digitalisasi penyimpanan dokumen buku pemilik kendaraan bermotor ( bpkb) menggunakan geogle drive pada sub bidang pemindahtangan dan pengamanan bidang pengelolaan aset daerah bppkad kab. Bangka

99.      Penataan Arsip Digital Kepegawaian Melalui Integrasi Simpur Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bangka

100.    Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Sosialisasi Mitigasi Bencana Di BPBD Kabupaten Bangka

101.    Penyusunan Peta Potensi Desa/Kelurahan Proklim Kabupaten Bangka Sebagai Dasar Penguatan Registrasi Dan Peningkatan Kategori Proklim

102.    Sistem Pendataan Kerentanan Perangkat Dan Aplikasi Sebagai Bagian Dari Sistem Manajemen Keamanan Informasi Di Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka

103.    (Sistem Panduan Efisiensi Layanan Kenaikan Gaji Berkala) Berbasis Pemanfaatan Google Workspace Serta Memaksimalkan Pemanfaatan Srikandi

104.    Wa-Nti (Wa Layanan Informasi Administrasi) sebagai peningkatan kinerja pelayanan informasi administrasi di kelurahan srimenanti kecamatan sungailiat

105.    SIMPALET  “Sistem Penyusunan Efektif Keputusan Bupati Dengan Template “ Di Bagian Hukum Dan Ham Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka

106.    PELITA (Optimalisasi Publikasi JDIH Untuk Informasi Hukum Yang Mudah Di Kabupaten Bangka)

107.    Implementasi Monitoring Keamanan Informasi Terintegrasi Melalui Penerapan Platform Wazuh Di Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka

108.    Peningkatan Pemahaman Penganggaran Perangkat Daerah (OPD) Melalui Pembuatan Buku Saku Digital “Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran (Rka)”Di Kabupaten Bangka

109.    SIMPONI BANGKA  “Optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik di pemerintahan kabupaten bangka”

110.    Optimalisasi Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dengan Program Email Daily Dan Konfigurasi Smartphone Di Lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka

111.    Pemanfaatan Google Drive Dalam Pengelolaan Arsip Digital Pelaporan Kebencanaan (Gardan Sip Bencana) Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangka

112.    Peningkatan Edukasi Keamanan Siber Melalui Pembuatan Konten Di Media Sosial Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kabupaten Bangka

113.    Penerapan Sistem Penjadwalan Berbasis Cloud (Protocloud) Untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan Protokol Di Pemerintah Kabupaten Bangka

114.    Optimalisasi Penyediaan Informasi Melalui Media Sosial Secara Cepat Dan Transparan (Satpol Pp Menyapa) Di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka

115.    Penyusunan Jadwal, Standar Operasional Prosedur (Sop) Dan Form Checklist Backup Server Data Sebagai Upaya Penguatan Pengelolaan Teknologi Informasi

116.    Sistem Digitalisasi Penataan Arsip Data Capaian Akip (Sidacap) Di Bpbd Kabupaten Bangka

117.    Implementasi Spreadsheet Dalam Pendataan Hasil Uji Terintegrasi (Spirit) Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka

118.    Pelaksanaan Perawatan Dan Perbaikan Terjadwal Pada Alat Berat Di Workshop Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka

119.    Penerapan Sistem Rekapitulasi Hasil Pengawasan  Perikanan (SIRIP IKAN) Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka

120.    Peningkatan Pemanfaatan Aplikasi Srikandi Melalui Panduan Digital Berbasis Multimedia

121.    Penerapan Sistem Penataan Material Dan Alat Uji Pra Pengujian Di Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka

122.    Optimalisasi Digitalisasi Data Administratif Kewilayahan  Di Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Melalui Penyusunan Data Terpusat Dengan Pemanfaatan Google Drive

123.    Optimalisasi Sistem Penyimpanan Data Dan Dokumen  Melalui Media Penyimpanan Google Drive Di Bagian Keprotokolan Pemerintah Kabupaten Bangka

124.    Efektivitas Akses Data Budaya Berbasis Website “Si Natak Bangka” Pada Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Bangka

125.    Efektivitas Pengawasan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Melalui Pemanfaatan Teknologi Drone Pada Kegiatan Budidaya Tambak Udang Di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu

126.    Optimalisasi Ruang Konsultasi Dan Informasi Pemanfaatan Alat Dan Mesin Pertanian (Alsintan) Melalui Website “Agrinova” Oleh Brigade Pangan (Bp) Di Kabupaten Bangka

127.    Peningkatan Pemahaman Petani Terhadap Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (Pht) Melalui Media Sosial Youtube Di Wilayah Kerja Dinpanpertan Kabupaten Bangka

128.    Peningkatan Kapasitas Petani Dalam Penggunaan Pestisida Yang Bertanggung Jawab Melalui Metode Sosialisasi Prinsip Enam Tepat Di Kabupaten Bangka

129.    Optimalisasi Penyampaian Informasi Perizinan Untuk Pelaku Usaha Menggunakan Platform Link.Bio Di Kabupaten Bangka

130.    Peningkatan Pemahaman Pengurus Tentang Tata Kelola Bumdes Melalui  E-Booklet Dan Video Singkat Di Kabupaten Bangka

131.    Digitalisasi Pelaporan Progres Pengujian Di Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka

132.    Efektivitas Peningkatan Pengawasan Rambu- Rambu Lalu Lintas Dengan Pelaporan Berbasis Qr Code Di Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka

133.    Penggunaan Produk Visualisasi Data Dengan Google Studio Untuk Monitoring Progres Paket Pekerjaan Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka

134.    Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Sebagai Wujud Tertib Penyelenggaraan Bangunan Gedung Di Kabupaten Bangka

135.    Transformasi Digital Kearsipan Data Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Melalui Bank Data Berbasis Spreadsheet Sebagai Upaya Pengendalian Opt Terpadu

136.    Peningkatan Mutu Perencanaan Konstruksi Melalui Pembuatan Form Survei Infrastruktur Air Minum Berbasis Google Form Untuk Mendukung Standar Pelayanan Minimal Di Kabupaten Bangka

137.    Optimalisasi Implementasi Digitalisasi Informasi Umkm Melalui Ugd (Umkm Go Digital) Gerakan Pengembangan Informasi Umkm Di Kabupaten Bangka

138.    Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Penyuluhan Pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, Dan Non Perizinan Di Mal Pelayanan Publik (Mpp) Kabupaten Bangka

139.    Sistem informasi grafis audit performance “sigap: dashboard google sheet interaktif untuk meningkatkan komunikasi temuan kinerja audit di inspektorat daerah kabupaten bangka”

140.    AMPUNBANGJAGO (ASN Dan Masyarakat Paham Gratifikasi Untuk Bangka

           Jagoan)

141.    TANYAK-IN BANG (Tanya jawab, dan konsultasi inspektorat kab. Bangka)

142.    Optimalisasi website inspektorat bangka sebagai sarana sosialisasi sp4n-lapor!

143.    Penyediaan Informasi Digital Pelanggaran Bidang Pembudidayaan Ikan (Insang Ikan) Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka

144.    Arsip digital integrasi “sekali simpan, selamanya aman”

145.    Arsip Spt Reviu Di Irban

146.    Pembuatan Buku Informasi Digital Terkait Tugas Pokok Dan Fungsi (Bidik) Ppupd Ahli Pertama Di Inspektorat Kabupaten Bangka

147.    Sistem Penghimpunan Tanggapan, Masukan Dan Saran Atas Hasil Pemeriksaan Dari Pihak Yang Diawasi Pada Inspektorat Kabupaten Bangka

148.    Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi, Edukasi, Dan Media Penyuluhan Digital Oleh Penyuluh Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka

149.    Optimalisasi Pemetaan Sebaran Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum (Psu) Perumahan Berbasis Qgis Di Kabupaten Bangka

150.    Sistem Asesmen Terpadu Sebagai Peningkatan Penerapan Asesmen Pekerjaan Sosial Dalam Menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka

151.    Pembuatan Media Digital Untuk Mendukung Pendataan Produksi Perikanan

           Budidaya Di Kabupaten Bangka

152.    Sistem Informasi Pengelolaan Dokumen Bantuan Perikanan Tangkap Di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka

153.    Optimalisasi edukasi masyarakat (pukat) tentang ciri pelayanan publik bersih melalui konten digital di inspektorat kab. Bangka

154.    Inspektorat Peduli Edukasi Sebagai Peningkatan Layanan Pendampingan Di

           Inspektorat Kabupaten Bangka

155.    Buku Tamu Elektronik Pengadaan Barang/Jasa

156.    Sistem Integrasi Komunikasi Dan Pusat Data Serta Informasi Terpadu Inspektorat Kabupaten Bangka

157.    Digitalisasi Penyimpanan Dokumen Hasil Consulting Pada Inspektorat Kabupaten Bangka

158.    Daring (Digitalisasi Arsip Hasil Reviu Dan Monitoring) Di Inspektorat Kabupaten Bangka Pada Inspektur Pembantu Bidang Pembangungan

159.    Optimalisasi Pengiriman Dan Pengumpulan Dokumen Data Pengawasan Berbasis “Spargo” (Spreadsheet Dan Google Drive) Pada Irban Pemerintahan Di Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka

160.    Sistem Informasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Di Inspektorat Kabupaten

           Bangka

161.    PULAN DAN MARINKA (Pengumpulan Data Aduan Mandiri Inspektorat Bangka)

162.    Optimalisasi Layanan Administrasi Via Quick Reply Whatsapp Business Di Kelurahan Kuday

163.    Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Informasi Pelayanan Publik Melalui Konten Edukatif Dan Informatif Di Kelurahan Jelitik

164.    Optimalisasi Pelayanan Publik Di Kelurahan Bukit Ketok Melalui Kepetek – Kelola Pelayanan Kelurahan Dengan Teknologi

165.    Sistem Informasi Penjadwalan Dan Pemantauan Program Kerja Pengawasan Tahunan Inspektorat Kabupaten Bangka

166.    Bangka Kembangkan Internal Training) Strategi Dan Langkah Nyata Penguatan Kompetensi Auditor Di Inspektorat Kabupaten Bangka

167.    Peningkatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat  Melalui Media Digital Si-Tanggap (Sistem Informasi Tanggap Aduan Masyarakat)

168.    Pemanfaatan Aplikasi Google Drive Sebagai Media Penyimpanan Arsip Digital Surat Masuk Dan Surat Keluar (Digi-Arsip) Di Kelurahan Belinyu Kecamatan Belinyu

169.    (Pendekatan Persuasif Berbasis Media Edukatif Perangkat Daerah) Sebagai           Upaya Mengurangi Resistensi Perangkat Daerah Di Inspektorat Kabupaten Bangka

170.   Inovasi Digital Evaluasi Penyaluran Bantuan Sosial Di Inspektorat Kabupaten

          Bangka

171.   Optimalisasi Pengawasan Terhadap Warga Mandiri Rentan Pada Kelurahan Kuto

          Panji

172.   Peningkatan Tata Kelola Arsip Surat Keluar Melalui Standarisasi Nomor Surat Sistem Informasi Arsip Air Jukung “Siajung” Di Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka

173.    Percepatan Penyebaran Informasi Kepada Masyarakat Terkait Kegiatan Kelurahan Romodong Indah Melalui Media Sosial (Tiktok Dan Whatsapp)

174.    Optimalisasi Sistem Pelayanan Pengaduan Digital Terpusat Melalui Whatsapp Business Resmi (Kenawa) Di Kelurahan Kenanga

175.    Digitalisasi Pelayanan Pengaduan Masyarakat Dalam Rangka Efektivitas Pelayanan Terhadap Masyarakat Di Kelurahan Air Asam

176.    MERDEKA “Media e-regulasi desa untuk keuangan yang akuntabel”

177.    SIAP PADANG  (Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Informasi Alur Pelayanan Di Kelurahan Parit Padang Pemerintah Kabupaten Bangka)

178.    Penyediaan Media Publikasi Informasi Visual Desain Prototipe Ipal Individual Melalui Media Sosial Untuk Mendukung Sanitasi Layak Dan Aman Di Kelurahan Kenanga Kabupaten Bangka

179.    Optimalisasi Digitalisasi Layanan Fasilitasi Keprotokolan Melalui Google Formulir Di Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka

180.    Digitalisasi Layanan Masyarakat Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Pelayanan Yang Prima Di Kelurahan Sinar Baru

181.    Digitalisasi Arsip Dokumen Pengawasan Reviu Melalui Pemanfaatan Google Drive Di Inspektorat Kabupaten Bangka

182.    (POP – DIGI Peningkatan Efektivitas Pelaporan Operasi Dan Pemeliharaan Berbasis Digital Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka)

183.    PILMA PANGLOK ( Peningkatan Literasi Masyarakat Terhadap Informasi Pangan Lokal Di Kabupaten Bangka)

184.    Peningkatan Data Spam Dengan Pengaplikasian Data Kontur, Skema, Dan Tekanan Air Untuk Mendukung Standarisasi Informasi Data Spam Di Bidang Cipta Karya Dinas Pupr Kabupaten Bangka

185.    Evaluasi Efektivitas Kegiatan Sosialisasi Kebencanaan Di Sekolah Dasar Oleh Bpbd Kabupaten Bangka

186.    PEKA KEKASI KAKA: (Penguatan Kapasitas Relawan Kebakaran (Redkar) Melalui Digitalisasi Di Kabupaten Bangka)

187.    PUSPA SAPA (Pengembangan Media Edukasi Digital “Puspa Sapa” Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Layanan Puspaga Di Kabupaten Bangka)

188.    SI RIBAN (Arsip Spt Reviu Di Irban)

189.    Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi, Edukasi, Dan Media Penyuluhan Digital Oleh Penyuluh Sosial Di Dinas Sosial Kabupaten Bangka(Sama)

190.    SMART AUDITOR (Peningkatan Pemahaman Pedoman Teknis Reviu Calon Auditor Dan Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Bangka)

191.    KAWAL BANGKA “Optimalisasi Pelayanan Konsultasi Melalui Website Kawal Bangka (Konsultasi Akuntabel Wadah Aspirasi & Layanan Berbasis Online Untuk Kabupaten Bangka) Di Inspektorat Kabupaten Bangka”

192.    KLINIK PBJ  (Klinik Konsultasi Pengadaan Barang Dan Jasa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka)

193.    INFO BAPOKTING (Pemanfaatan Infografis Sebagai Media Informasi Hasil Monitoring Bapokting Pada Dinakerperindag Kab. Bangka)

194.    SUARA INSPEKTORAT (Suara Inspektorat: Mengawasi Dengan Transparansi, Melayani Dengan Integritas, Sebagai Edukasi Informasi Dalam Pendampingan Dan Pengawasan Inspektorat Kabupaten Bangka)

195.    SIJDIH BANGKA (Optimalisasi Penguatan Fungsi JDIH Dalam Memberikan Informasi Hukum DPRD Di Kabupaten Bangka)

196.    SI-SAPI (Sistem Informasi Administrasi dan Pelayanan Informasi Kelurahan Air Asam)

197.    SAMBAL ASAM (Sistem Aduan Masyarakat Berbasis Digital Kelurahan Air Asam)

198.    SEPHIA (Sapa Desa Via Maya, Program Efisiensi dan Efektifitas Pemberdayaan Masyarakat Desa)

199.    BESEKAP PPI “BErsiKAP BErsih , SEhat dan Patuh PPI” 200.    MAMPU SALIN PLUS “PESAN BUAT PAK TRIS”

200.    MAMPU SALIN PLUS “PESAN BUAT PAK TRIS”

Dukung Program JKN, Wabup Bangka Dorong Aparat Kelurahan dan Desa Lebih Aktif

Sungailiat – Wakil Bupati Bangka Syahbudin menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi program JKN kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Bangka bertempat di Ruang Pertemuan Hotel ST 12 Sungailiat, Jumat (10/7/2026).

Program JKN tentu bukan hanya milik BPJS Kesehatan tetapi merupakan program strategis nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.

Wakil Bupati Bangka syahbudin dalam hal ini menerangkan bahwa berkat sinergi dan kerja keras seluruh pihak, Kabupaten Bangka per satu juli 2026 telah mencapai Universal Healt Coverage (UHC) mencapai 98,07 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat Kabupaten Bangka telah terdaftar sebagai peserta JKN. Untuk saat ini tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Bangka baru mencapai 83,13 persen dan pada segmen peserta BPU mandiri tingkat keaktifannya mencapai 59,56 persen ini berarti masih banyak masyarakat yang sebenarnya telah terdaftar JKN namun belum memperoleh perlindungan dalam artian status kepersertaannya tidak aktif,” terang Syahbudin.

Beliau juga berpesan kepada seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Bangka agar memiliki peran yang aktif, karena saudara merupakan pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat serta mengetahui kondisi dan mengetahui permasalahan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Saya berharap kepada lurah dan kepala desa saudara menjadi ujung tombak dalam mendukung program JKN melalui langkah langkah nyata yaitu mengindentifikasi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN dan mendorong agar segera terdaftar sesuai ketentuan yang ada,” harapnya.

“Langkah langkah sederhana yang dilakukan di setiap kelurahan dan desa akan memberikan dampak yang besar bagi Kabupaten Bangka karena setiap peserta yang kembali aktif berarti satu keluarga memperoleh perlindungan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPJS Wilayah Pangkalpinang Aswalmi Gusmita menjelaskan bahwa jaminan kesehatan ini sebagai program strategis negara yang telah dituangkan dalam Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan BPJS Kesehatan dibentuk berdasarkan Undang Undang Tahun 2011.

“Kegiatan pada hari ini menjadi momen yang sangat penting bagi kita semuanya untuk merefleksi dan melihat kembali apa yang akan kita lakukan kedepan. JKN ini secara konsep jika ingin kuat dan berkualitas harus di topang dengan 3 pilar yaitu gotong royong saling bantu, iuran sebagai pembiayaan bisa terkumpul dengan tepat waktu dan jumlah, dan bagaimana belanja BPJS Kesehatan yang dilakukan bisa efektif,” jelas Aswalmi Gusmita.

“BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara telah ditetapkan sebagai badan yang bersifat nirlaba, tidak untuk mencari keuntungan dan iuran yang terkumpul sebesar besarnya akan digunakan untuk membayar layanan kesahatan,” ucap Aswami Gusmita.

Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik

Bupati Bangka Lantik Pengurus FKUB Kabupaten Bangka Masa Bakti 2026–2031

SUNGAILIAT – Bupati Bangka melantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka Masa Bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Auditorium Tanjung Pesona Sungailiat, Kamis (09/07/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Bangka.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus FKUB yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

“FKUB memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat terus membangun komunikasi yang baik, memperkuat persatuan, serta menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan rukun,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat toleransi, saling menghormati perbedaan, dan mempererat persaudaraan sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bangka.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap FKUB semakin aktif menjalankan perannya dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Bupati dan Wakil Bupati Bangka Luncurkan Co-billing Layanan Persampahan

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka resmi meluncurkan layanan Co-Billing Persampahan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi pelayanan persampahan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.

Launching Co-Billing Layanan Persampahan berlangsung di Kantor Perumdam Tirta Bangka, Rabu (08/07/2026), dipimpin oleh Bupati Bangka bersama Wakil Bupati Bangka. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka, instansi terkait, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka menyampaikan bahwa penerapan sistem Co-Billing merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangka dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital.

“Melalui Co-Billing ini kita ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan persampahan. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan tertib administrasi,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah terkait untuk terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan sistem tersebut sehingga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Co-Billing membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga pelayanan persampahan di Kabupaten Bangka dapat semakin baik dan berkelanjutan.

Melalui peluncuran Co-Billing Layanan Persampahan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap sistem pelayanan publik berbasis digital terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Perkuat Program GENTING, Pemkab Bangka Tandatangai MOU Dengan Kemendukbangda/BKKBN Perwakilan Babel

Sungailiat – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan BKKBN Provinsi Bangka Belitung dan Mitra Pentahelix melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Bangka terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026, Rabu (8/7/2026) bertempat di Rumah Dinas Bupati Bangka.

Program genting merupakan program gotong royong nasional untuk menbantu keluarga berisiko stunting yang fokus utamanya adalah memberikan intervensi nutrisi dan juga non nutrisi antara lain pemberian makan sehat bergizi, edukasi melalui sosialisasi pembinaan dan penyuluhan serta pembangunan sanitasi, rumah layak huni kepada kelompok rentan.

Bupati Bangka H. Fery Insani dalam sambutannya mengatakan gerakan genting ini diharapkan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam mencegah stunting.

“Gerakan ini memberikan kesempatan bagi individu, perusahaan atau pun instansi untuk menjadi orang tua asuh yang bertanggungjawab atas kebutuhan gizi anak, karena stunting merupakan tantangan serius dalam pertumbuhan fisik, kognitif dan kualitas anak dimasa yang akan datang,” kata Fery Insani.

“Melalui gotong royong lintas program dan lintas swasta bisa menjadikan solusi strategi terbaik dalam menyukseskan program genting ini dan dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan agar mendapatkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ucap Fery Insani.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj. Mina dalam laporannya mengatakan untuk gerakan ini kita mengutamakan keluarga yang kurang mampu.

“Kegiatan ini dilakukan karena pencapaian atau realisasi sasaran genting Kabupaten Bangka sampai dengan juni 2026 masih rendah yaitu 370 sasaran dari total target 993 sasaran. Jadi yang baru terealisasi sampai sekarang baru 370,” kata Mina.

Lanjut Hj. Mina, kegiatan ini juga untuk mengajak semua elemen mulai dari individu, komunitas, akademisi, hingga sektor swasta untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi keluarga risiko stunting atau kurang mampu berupa perjanjian kerjasama.

“Program genting ini tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja tetapi harus melibatkan seluruh unsur, dan melalui gerakan orang tua asuh cegah stunting ini diharapkan penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka bisa maksimal,” ujar Mina.

Sementara itu Kepala BKKBN Provinsi Bangka belitung Fazar Supriadi Sentosa menjelaskan bahwa di Provinsi Bangka Belitung targetnya ada 4686 dan saat ini sudah tercapai 2346, ini berarti sudah 50  persen target yang tercapai.

“Dengan adanya kegiatan hari ini mudah mudahan bapak ibu bisa membantu dalam mencapaian targetnya, terutama diwilayah Kabupaten Bangka ini. Karena stunting ini sangat penting karena bagaimana pun juga ini akan berpengaruh kepada kualitas manusia kedepannya karena apabila anak sudah stunting akan sulit untuk bersaing,” jelas Fajar Supriadi Sentosa.

Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik

Plt. Sekda Bangka Tekankan Penguatan Jejaring Layanan Gizi, Kia dan Kesehatan Reproduksi

SUNGAILIAT – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka menghadiri Rapat Koordinasi Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitatif Layanan dan Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang digelar di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat, Rabu (01/07/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sinergi pelaksanaan program kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan status gizi masyarakat, kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas di Kabupaten Bangka.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekda Bangka, Asep Setiawan, menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jejaring yang baik akan memperkuat efektivitas program di lapangan. Melalui koordinasi yang berkesinambungan, kita berharap seluruh layanan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen, meningkatkan koordinasi, serta memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat diimplementasikan secara maksimal demi mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bangka yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

Pemkab Bangka Bahas Penataan WIUP di Kawasan Permukiman, Dorong Kepastian Hukum dan Perlindungan Masyarakat

SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar rapat pembahasan terkait Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang berada pada kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Bangka. Rapat berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bangka, Selasa (30/06/2026).

Rapat dipimpin oleh Bupati Bangka dan dihadiri Wakil Bupati Bangka, serta diikuti oleh jajaran perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Bangka.

Pembahasan difokuskan pada upaya sinkronisasi kebijakan dan koordinasi lintas sektor dalam menyikapi keberadaan wilayah izin usaha pertambangan yang bersinggungan dengan kawasan permukiman masyarakat, sehingga dapat menghasilkan solusi yang memperhatikan aspek hukum, tata ruang, lingkungan, dan kepentingan masyarakat.

Bupati Bangka, Fery Insani, menegaskan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan wilayah pertambangan harus diselesaikan melalui koordinasi yang baik serta mengedepankan aturan yang berlaku.

“Kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kepentingan masyarakat, kepastian hukum, serta keberlanjutan pembangunan daerah. Oleh karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi sangat penting agar solusi yang dihasilkan dapat diterima semua pihak,” ujar Fery Insani.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangka akan terus berupaya membangun komunikasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijaksana dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam penataan wilayah izin usaha pertambangan, sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan, perlindungan lingkungan, dan kepentingan masyarakat.

Bupati Buka Bimtek Peran Dasawisma, Dorong Percepatan 10 Program Pokok PKK

Sungailiat – Bupati Bangka Fery Insani secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis optimalisasi peran dasawisma melalui tertib administrasi, ketahanan keluarga dan bebas stunting, Selasa (30/6/2026) bertempat di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.

Tujuan dari pelaksanaan bimbingan teknis ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota tim penggerak pkk dalam hal menyamakan persepsi, menguatkan peran Dasawisma sebagai garda terdepan, mencegah tumpang tindih & pemborosan dan menghidupkan Dasawisma dari yang tadinya pasif menjadi aktif.

Bupati Bangka Fery Insani pada kesempatan ini memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada tim penggerak pkk beserta seluruh pengurusnya baik tingkat kabupaten dan desa yang telah bekerja dengan baik dalam mewujudkan kesejahetraan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Bangka.

“Saya mengharapkan kegiatan ini mampu mendorong percepatan 10 program pokok pkk dalam memecahkan berbagai persoalan pemberdayaan keluarga, dengan tujuan akhir menjadi gerakan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” Ucap Fery Insani.

Bupati meminta agar seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan teknis ini dengan baik, dan dapat melaksanakan pembinaan kegiatan di desa.

“Para kader PKK di masyarakat sangat dibutuhan sebagai dapat menjadi pendamping masyarakat desa, sehingga mampu membangun hubungan yang setara dan mampu menempatkan diri sebagai teladan yang patut ditiru oleh masyarakat,” kata Fery Insani.

Acara ini dihadiri oleh ketua tim penggerak pkk Kabupaten Bangka, Kepala Dinpemdes Kabupaten Bangka, Ketua Apdesi Kabupaten Bangka, Ketua TP PKK Kecamatan se – Kabupaten Bangka, Ketua TP PKK Desa se – Kabupaten Bangka.

Photografer : Randa
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik

PKK Bangka dan PKK Babel Gelar Bakti Sosial, Selenggarakan Donor Darah dan Sunatan Massa

Sungailiat – TP PKK Kabupaten Bangka yang bersinergi dengan TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah, sunatan masal, pemberian santunan, dan gelar produk UP2K, Kamis (25/6/2026) bertempat di Gedung Pertemuan GRHA Maras.

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan PKK Kabupaten dengan PKK Provinsi tersebut untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 dengan mengusung tema kuat kan 10 program pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.

Plt. Sekda Bangka Asep Setiawan dalam hal ini mengatakan melalui HKG PKK ini tentu harapannya seluruh program yang ada di Kabupaten Bangka bisa berjalan dengan baik.

“Yang terutama adalah program pelayanan kepada masyarakat karena PKK merupakan garda terdepan di masyarakat, dengan kader kader yang ada di masyarakat dari tingkat desa, kelurahan dan kecamatan tentunya harus senantiasa bersinergi agar semua program PKK dapat dilaksnakan dengan optimal,” kata Asep Setiawan.

Ketua PKK Kabupaten Bangka Ny. Dini Harlina Fery Insani dalam sambutannya mengatakan, program sinergi TP PKK Provinsi Bangka Belitung dengan seluruh TP PKK se- Bangka Belitung hari ini dilaksanakan di Kabupaten Bangka merupakan bagian komitmen sosial TP PKK dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik program ini karena selain membantu keluarga mendapatkan layanan khitanan gratis, kegiatan ini juga menjadi implementasi untuk kuatkan sepuluh program pokok PKK laksanakan asta cita dan wujudkan indonesia emas,” kata Dini Harlina.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangka juga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepedulian sosial Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung bersama tim, tim medis RSUD Depati Bahrin, Puskesmas Sungailiat, Pukesmas Pemali, Puskesmas Kenanga, Puskemas Sinar Baru dan TP PKK Kabupaten Bangka dalam kerjasamanya pada kegiatan ini.

Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung Ny. Noni Hidayat Arsani dalam kegiatan ini menuturkan bahwa kegiatan sunatan masal ini untuk yang kedua kalinya kita laksanakan dan sama seperti tahun sebelumnya kami menargetkan lima ratus anak se-Bangka Belitung.

“Kuota sunatan masal ini kita bagi bagi setiap kabupaten, kota dan juga provinsi supaya anak anak yang membutuhkan tidak hanya di provinsi saja tapi juga di kota dan kabupaten. Mudah mudahan apa yang kita lakukan ini dapat terus dilaksanakan sampai tahun tahun berikutnya dan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi untuk masyarakat Bangka Belitung,” tutur Noni Hidayat.

Photografer : Dolly
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik

Pemkab Bangka Raih Opini WTP ke 10 Berturut Turut dari BPK Babel

Pangkalpinang – Pemerintah Kabupaten Bangka kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Raihan Opini WTP tahun ini berarti adalah keberhasilan yang ke 10 kali berturut turut bagi Pemkab Bangka.

Predikat Opini WTP untuk Pemkab Bangka tersebut, diumumkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulanan Bangka Belitung Flora Anita Diassari, sekaligus menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan yang diterima langsung Wakil Bupati Bangka Syahbudin, dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi, dalam acara penyerahan LHP LKPD, Rabu (24/6/2026) di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan babel.

“Untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025, Pemkab Bangka meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian, ini berarti Pemkab Bangka sudah mendapat Opini WTP sepuluh kali berturut turut,” ungkap Flora Anita Diassari.

 Wakil Bupati Bangka Syahbudin dalam acara tersebut, mengucapkan rasa syukur atas Opini WTP yang berhasil diraih Pemkab Bangka tahu ini.  Hal ini sesuai dengan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka untuk selalu berupaya menegakkan integritas dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka saya juga mengucapkan terimakasih kepada tim BPK yang telah memeriksa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bangka pada tahun 2025. Semoga apa yang jadi catatan hasil pemeriksaan ini dapat menjadi bahan evaluasi kami untuk lebih baik lagi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bangka kedepannya,” ucap Syahbudin.

“Kami juga berharap kepada BPK perwakilan Provinsi Bangka Belitung untuk terus memberikan bimbingan dan arahan petunjuk dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel serta sesuai dengan  ketentuan dan aturan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi dalam hal ini menerangkan bahwa capaian Opini WTP pada hari ini merupakan pencapaian yang penting namun ada yang sangat penting, yaitu kita memastikan setiap rupiah uang APBD Kabupaten Bangka benar benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

“Oleh karena itu sesuai dengan fungsinya DPRD akan mencermati seluruh rekomendasi dari BPK untuk memastikan tidak terjadinya pengulangan kelemahan yang sama pada tahun tahun berikutnya dan menjadi dampak positif kepada masyarakat Kabupaten Bangka pada khusunya,” terang Jumadi.

“Kepada BPK Perwakilan Provinsi Bangka Belitung atas kerjasama dan perhatiannya selama ini kami ucapkan terimakasih yang telah memberikan saran dan kritik yang baru kepada kami sehingga bangka bisa lebih baik saat ini,” imbuhnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Sekda Bangka, Kepala Inspektorrat, Kepala BPPKAD, dan juga turut dihadiri para tim pemeriksa dari BPK RI perwakilan Babel.

Photografer : Hendra
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik