Pengurus Dekranasda dan PKK Bangka Dikukuhkan, Berperan Dukung Program Pemerintah

Sungailiat – Ny. Diny Fery Insani resmi di lantik menjadi Ketua Dekranasda Kabupaten Bangka untuk periode 2025 – 2030.

Pelantikan dilaksanakan di Gedung Pertemuan GRHA Maras yang dilantik langsung oleh Bupati Bangka Fery Insani, Selasa (18/11/2025).

Bupati Bangka Fery Insani dalam sambutannya di acara pelantikan serta pengukuhan tersebut mengatakan bahwa untuk ibu ibu dampingilah para suami yang menjalankan tugas dan berkaryalah di masyarakat agar kita memiliki peran yang baik di masyarakat.

“Dekranasda dan PKK itu harus hadir dimasyarakat dan bisa menjadi pelopor berbagai kebijakan secara nasional salah satunya soal stunting”, ucap Bupati.

Bupati juga menambahkan, kami akan suport pendanaan meskin pun tidak besar sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

“Di dekranasda kami mencermati ada potensi ibu ibu bisa membantu perekonomian keluarga seperti di Desa Tuing yang membuat kerupuk namun belum ada label halalnya tidak puya kemasan yang baik dan tidak puya ekosistem pasar yang baik. Saya minta nanti teman teman dekranasda untuk dibina sehingga para ibu itu bisa membantu suami dalam perekonomian keluarga”, katanya.

Sementara itu Ny. Noni Hidayat Arsani menuturkan bahwa menjadi istri kepala daerah itu banyak tugas dan tanggungjawab untuk membantu semua program dari pusat maupun daerah yang harus dilaksanakan.

“Untuk itu saya berharap kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kep. Babel bisa sama sama bekerja sama dan berkolaborasi untuk menjalankan apa pun itu programnya, dan kita niatkan saja bahwa pekerjaan itu menjadi amal jariah untuk kita”, tutur Noni Hidayat.

“Kami juga memohon bantuannya kepada OPD untuk mensukseskan apapun program yang ada di PKK dan di dekranasda karena sejatinya kami ini hanya membantu mensukseskan program pemerintah” katanya.

Beliau juga meminta kepada ketua dekranasda Kabupaten Bangka untuk menggali potensi potensi yang ada di Kabupaten Bangka khususnya yang bisa kita bawa ke luar, baik di tingkat nasional maupun secara mendunia.

“Mudah mudahan ditangan ibu Diny Kabupaten Bangka bisa meraih prestasi prestasi unggulan”, ujar Noni Hidayat.

Media 930
Media 932
Media 933

Pemkab Bangka Perkuat Perpustakaan Melalui Inklusi Sosial

Sungailiat – Perpustakaan, Di era digital saat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat penyimpanan buku, Tapi perpustakaan telah berevolusi menjadi pusat pembelajaran masyarakat seumur hidup dan agen perubahan sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra saat membuka kegiatan pertemuan pemangku kepentingan program Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Dalam arahannya Boy Yandra menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga terkait dan seluruh elmen masyarakat yang mendukung program TPBIS secara berkelanjutan.

“Peran dari pemangku kepentingan sangat penting, terutama dalam memastikan program ini sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa,”tuturnya

Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi lintas sektor dalam memperluas dampak TPBIS di Kabupaten Bangka. Melalui pendekatan inklusi sosial, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, berinovasi, dan berdaya bagi masyarakat.

“Saya yakin program TPBIS akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Bangka,”pungkasnya

Bupati Pastikan Pendapatan Pegawai Naik 20 Persen, Tahun Depan Digaji Sesuai Jam Kerja

Sungailiat – Di hadapan ratusan pegawai Pemkab Bangka, Bupati Bangka Fery Insani mengumumkan kebijakan besar yang akan mengubah pola kerja sekaligus kesejahteraan pegawai. Tahun depan, pendapatan pegawai akan disesuaikan berdasarkan jam kerja, dan pemerintah daerah menargetkan kenaikan penghasilan hingga 20 persen dari total yang diterima saat ini. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperbaiki sistem kerja, efisiensi anggaran, dan peningkatan pelayanan publik.

Demikian dikatakan Bupati Bangka, Fery Insani, S.E., M.M., usai memimpin apel bersama pegawai Pemkab Bangka pada Senin (17/11/25) di Halaman Kantor Bupati Bangka. I menyampaikan sejumlah kebijakan baru terkait pengelolaan pegawai dan peningkatan kesejahteraan.

“Tahun depan pendapatan bapak ibu akan disesuaikan dengan jam kerja ibu. Kita coba menaikan pendapatan sekitar 20 persen dari total yang sekarang,” tuturnya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan kontribusi para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Ia juga menyinggung ada tiga jenis pekerjaan yang akan ditata kembali, yaitu sopir, penjaga malam dengan alokasi dua orang per unit kerja dan petugas kebersihan.

Ia menambahkan bahwa penghematan biaya dilakukan agar pembayaran untuk pegawai dapat lebih optimal. Tahun depan, pendapatan pegawai akan disesuaikan dengan jam kerja, serta pemerintah berupaya menaikkan pendapatan sekitar 20 persen dari jumlah yang diterima saat ini.

Selain itu, Bupati juga menegaskan serta meminta Direktur RSUD Bangka untuk memastikan tidak ada masyarakat yang merasa tidak nyaman saat berobat, dan pelayanan kesehatan harus diberikan secara maksimal.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, S.I.P., M.Tr.IP., turut menegaskan pentingnya disiplin pegawai dalam menjalankan tugas. Pemerintah daerah akan terus memantau kehadiran setiap pegawai untuk memastikan mereka benar-benar hadir sesuai penugasan, sehingga tidak terjadi kondisi di mana nama terdaftar sementara orangnya tidak hadir.

“Kita akan memantau siapa yang hadir dan siapa yang tidak, dan kami mau memastikan secara personal memang ada sesuai dengan petugasan. Jangan sampai ada namanya tapi tidak ada orangnya,” tutupnya.

Media 927

Pj Sekda Bangka Resmi Tutup Event PAKSIAN Tahun 2025

Sungailiat – Pj Sekda Bangka Thony Marza secara resmi menutup kegiatan Event Pekan Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Kesenian (PAKSIAN) yang diselenggarakan selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 November 2025 di Lapangan Exotic Pantai Matras, Minggu (16/11/2025) malam.

Penutupan kegiatan tersebut di meriahkan oleh Musik Dambus Lokal Bangka, pentas seni dari Siswa-Siswi SMA Setia Budi Sungailiat dan lain sebagainya.

Saat memberikan sambutan Thony Marza menuturkan, tak terasa Pekan Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Kesenian telah selesai dengan lancar.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kopetisi, tetapi menjadi ruang ekspresi, kolaborasi dan promosi potensi Kreatif serta budaya masyarakat bangka,”tuturnya

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah mendukung kegiatan Paksian ini,”pungkasnya

Di Akhir Kegiatan, diumumkan juara dari berbagai perlombaan yang digelar selama tiga hari tersebut. Perlombaan itu diantaranya, lomba melukis, lomba membuat souvenir, lomba mewarnai, dan lain sebagainya.
Media 925

Bupati Fokus Peningkatan Kesejahteraan Pegawai pada Peringatan HKN

 

Merawang – Dalam suasana peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Pantai Cemara, Air Anyir, Merawang, Minggu (16/11/25), Bupati Bangka Fery Insani, S.E., M.M., menggugah perhatian publik dengan tekad meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat Bangka. Melalui arahannya, Fery menegaskan bahwa upaya pemerintah bersama Wakil Bupati tidak berlebihan, namun fokus pada kerja nyata demi pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi dan peningkatan kesejahteraan tenaga medis di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fery menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berupaya melakukan langkah-langkah realistis demi menjadikan Bangka lebih baik ke depan.

“Saya berfikir untuk meningkatkan pendapat agar Bangka lebih nyaman, Bangka lebih baik ke depan. Saya dengan Pak Wabup tidak muluk-muluk, hanya saja kami mengusahakan,” ujarnya.

Fery juga berharap peningkatan level pelayanan kesehatan akan membawa dampak luas bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para tenaga kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan naiknya level ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kesejahteraan pegawai juga naik,” katanya.

Ia turut memberikan apresiasi terhadap pengembangan fasilitas dan infrastruktur yang telah dilakukan di bidang kesehatan.

“Saya memberikan apresiasi kepada infrastruktur dan fasilitas yang diberikan,” katanya.

Tidak hanya itu, Fery juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi bagi tenaga medis.

“Saya meminta agar para pegawai di rumah sakit mengasah terus kemampuannya,” tegasnya.

Acara HKN kemudian berlanjut dengan penyerahan santunan kepada para anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Yogi Yamani, menegaskan komitmen pihaknya dalam mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami berusaha untuk berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berobat,” ujarnya.

Yogi menambahkan bahwa lokasi rumah sakit yang strategis memberikan keuntungan tersendiri bagi warga.

“Kemudahan akses bagi masyarakat untuk rumah sakit yang berada dalam lokasi strategis ini menambah nilai plus,” tambahnya.

Media 922

Bupati Fokus Peningkatan Kesejahteraan Pegawai pada Peringatan HKN

 

Merawang – Dalam suasana peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Pantai Cemara, Air Anyir, Merawang, Minggu (16/11/25), Bupati Bangka Fery Insani, S.E., M.M., menggugah perhatian publik dengan tekad meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat Bangka. Melalui arahannya, Fery menegaskan bahwa upaya pemerintah bersama Wakil Bupati tidak berlebihan, namun fokus pada kerja nyata demi pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi dan peningkatan kesejahteraan tenaga medis di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fery menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berupaya melakukan langkah-langkah realistis demi menjadikan Bangka lebih baik ke depan.

“Saya berfikir untuk meningkatkan pendapat agar Bangka lebih nyaman, Bangka lebih baik ke depan. Saya dengan Pak Wabup tidak muluk-muluk, hanya saja kami mengusahakan,” ujarnya.

Fery juga berharap peningkatan level pelayanan kesehatan akan membawa dampak luas bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para tenaga kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan naiknya level ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kesejahteraan pegawai juga naik,” katanya.

Ia turut memberikan apresiasi terhadap pengembangan fasilitas dan infrastruktur yang telah dilakukan di bidang kesehatan.

“Saya memberikan apresiasi kepada infrastruktur dan fasilitas yang diberikan,” katanya.

Tidak hanya itu, Fery juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi bagi tenaga medis.

“Saya meminta agar para pegawai di rumah sakit mengasah terus kemampuannya,” tegasnya.

Acara HKN kemudian berlanjut dengan penyerahan santunan kepada para anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Yogi Yamani, menegaskan komitmen pihaknya dalam mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami berusaha untuk berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berobat,” ujarnya.

Yogi menambahkan bahwa lokasi rumah sakit yang strategis memberikan keuntungan tersendiri bagi warga.

“Kemudahan akses bagi masyarakat untuk rumah sakit yang berada dalam lokasi strategis ini menambah nilai plus,” tambahnya.

Media 922

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi, Pemkab Bangka Gelar Kampanye Bumil Sehat

Puding Besar – Dalam upaya mencegah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bangka, Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan Kampanye Gerakan Bumil Sehat yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka yang dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Labu, Jumat (14/11/2025).

Gerakan ini berfokus pada peningkatan akses ke pelayanan kesehatan yang berkualitas, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu hamil, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dan bayi.

Acara yang di buka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Ny. Diny Fery Insani dalam sambutannya mengungkapkan salah satu faktor resiko angka kematian ibu dan stunting adalah anemia pada ibu hamil.

“Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevelansi anemia pada ibu hamil di Kabupaten Bangka mengalami peningkatan yaitu dari 2,83 persen di tahun 2024 dan menjadi 4,46 persen sampai oktober tahun 2025”, ungkap Diny.

Dalam rangka percepatan penurunan AKI dan Prevalensi balita Stunting salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil menjadi enam kali seperti tertuang dalam peraturan menteri kesehatan nomor 21 tahun 2021 tentang pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan.

“Kegiatan ini kita lakukan lintas sektor mulai dari swasta, organisasi profesi, organisasi masyarakat, serta seluruh masyarakat khusunya ibu hamil sebagai penerima manfaat langsung dari kegiatan gerakan bumil sehat. Sehingga meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kesehatan selama kehamilan”, bebernya.

Gerakan bumil sehat ini juga bertujuan untuk mencegah stunting melalui seribu hari pertama kehidupan dengan minum tablet tambah darah dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil sesuai standar.

Peserta gerakan bumil sehat ini di ikuti 110 terdiri dari organisasi perangkat daerah terkait yaitu kecamatan, puskesmas, kepala desa, TP PKK Kabupaten Bangka, tokoh agama, tokoh masyarakat serta dinas kesehatan.

Media 920

Ajang PAKSIAN 2025 Dimulai, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pengembangan Wisata

Sungailiat – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menggelar Even Pekan Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Kesenian (Paksian) kabupaten bangka tahun 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di Exotic Pantai Matras tersebut, dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka H. Fery Insani dan didampinggi Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Jumat (14/11/2025) pagi.

Pekan Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Kesenian (PAKSIAN) Sungailiat 2025 merupakan acara yang diadakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendorong inovasi yang kereatif serta menumbuhkan rasa kebersamaan masyarakat di Kabupaten Bangka. 

Dalam sambutanya Fery Insani mengatakan, kegiatan ini juga menandai pemanfaatan awal Excotic Matras sebagai pusat kegiatan kereatif dan budaya masyarakat bangka.

“Kami berharap kawasan ini menjadi ikon baru destinasi wisata dan ruang publik untuk event-event kreatif di masa mendatang,”imbuhnya

Lanjutnya, Ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang, akan tetapi harus mnhalankan proses pembinaan.

“UMKM ekonomi kreatif sangat menjanjikan. Pemkab Bangka harus membina proses halanya produk bantu halalnya dan juga kemasannya. Insa allah usaha masyarakat terus meningkat,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rismi Wira Madona melaporkan, kegiatan tersebut bekerja sama dengan pelaku Ekraf yang masuk dalam 17 sub sektor Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Acara berlangsung pada 14-16 November, di kawasan Exotic Matras Sungailiat dan juga dirangkaikan dengan Sungailiat Trail Run 5K dan 10K, lomba melukis, lomba membuat souvenir, lomba mewarnai, dan lain sebagainya,” kata Rismy

Media 918

Kasus Perundungan Yang Semakin Marak di Indonesia

Kasus Perundungan Yang Semakin Marak di Indonesia

Meningkatnya kasus perundungan yang ada di Indonesia menyebabkan orang orangtua para siswa sekolah khawatir akan keadaan anak-anak mereka mengenai hal tersebut. Data menunjukkan bahwa 26% korban adalah siswa sekolah dasar (SD), disusul oleh 25% siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 18,75% siswa sekolah menengah atas (SMA).

Berdasarkan pernyataan Menteri Sosial, hampir40% kasus bunuh diri disebabkan oleh perundungan di lingkungan sekolah(https://www.unicef.org/indonesia).

Hal ini mengakibatkan banyak keluarga korban yang merasa kehilangan dan berduka. Kejadian yang biasanya dianggap kenakalan remaja ini dapat merenggut nyawa maupun merusak mental korban pembullyan.

Kondisi ini mendorong Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum menggelar Sesi Kupas Data dan Fakta Hukum bertema Perundungan (Bullying),

Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Ciput Eka Purwianti, menjelaskan bahwa perundungan dapat berbentuk fisik maupun verbal. Ia menggambarkan fenomena ini seperti gunung es, di mana banyak korban enggan melapor dan sebagian masyarakat masih menganggapnya sebagai candaan.

“Kemen PPPA telah menyediakan call center SAPA 129 yang bisa dihubungi masyarakat untuk melaporkan kasus perundungan. Jangan ragu untuk melapor,” ujar Ciput dalam kegiatan yang berlangsung hybrid di Aula Mudjono BPHN, Jakarta dan Live Streaming Youtube BPHN Kemenkum.

Data KPAI (awal 2024): Mencatat 141 kasus kekerasan anak, dengan 35% di antaranya terjadi di lingkungan sekolah. Ini tidak hanya menyebabkan lingkungan sekolah yang tidak tenteram, namun juga mengganggu proses pembelajaran dan pendidikan anak.

Karena itu, para guru-guru di sekolah di harapkan dapat mendidik dan mengawasi siswa-siswi mereka dengan benar. Hal ini berlaku bagi setiap rakyat Indonesia agar dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan tenang bagi seluruh siswa sekolah.

Media 915

Tinjau Labkesda Puskesmas Sinar Baru, Fery Insani Harap Raih Akreditasi Paripurna

Sungailiat – Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka diharapkan untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanannya, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan dan perlindungan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fery Insani saat memberikan sambutannya pada acara penutupan penilaian re-akreditasi Lebkesda Puskesmas Sinarbaru Kab. Bangka oleh Tim Surveyor Lafkespri, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan survei yang dilakukak oleh ketua Lapkespri yakni dr. Nurjana MSc,SpPK dan Anggota Yakni Shinta Urat Karolina Sitorus, STr, Kes. Survei ini bertujuan untuk memperoleh kereditasi dengan penilaian Akreditasi Paripurna.

Dikesempatan tersebut, Fery Insani juga menyempatkan untuk meninjau beberapa ruangan Lebkasda dan mengatakan bahwa ini sangat layak dan sangat bagus untuk melakukan pelayanan.

“Saya sudah melihat kondisinya, dan semuanya sangat bagus dan layak. Ini tidak kalah dengan Lebkasda yang ada di Bangka Belitung,” sampainya.

Lebih jauh Bupati juga menghimbau kepada tenaga kesehatan dan pelayanan untuk tidak membeda-bedakan pasien, artinya siapapun dan darimanapun pasien harus diperlakukan sama.

“Saya sangat mengharapkan kepada semua pihak setelah penilaian/survei ini untuk terus melakukan pelayanannya yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bangka dan juga saya berharap semoga Lebkasda Kabupaten Bangka mendapatkan peredikat Paripurna,”pungkasnya
Media 913