270 Calon Jemaah Haji Bangka Resmi Dilepas di Masjid Agung Sungailiat, Bupati Fery Insani Titip Pesan Penting

SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Sungailiat, Kamis (23/04/26). Sebanyak 270 calon jemaah haji yang berasal dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka bersiap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.Pelepasan jemaah haji tersebut menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan, baik bagi para jemaah maupun keluarga yang turut hadir mengantarkan.

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan dan doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangka, Fery Insani, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat melepas para calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

“Kami sangat bergembira bisa melepas jemaah haji ini,” ujar Bupati Fery Insani.Bupati juga mengingatkan bahwa waktu keberangkatan ke Tanah Suci tinggal beberapa hari lagi.

Karena itu, ia berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

“Masih tujuh hari dari sekarang. Banyak-banyaklah menjaga kesehatan masing-masing,” pesannya.

Selain kepada para jemaah, Bupati Bangka juga memberikan perhatian khusus kepada para petugas dan pendamping kesehatan yang akan mendampingi jemaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.

“Saya berpesan betul kepada petugas dan pendamping kesehatan agar benar-benar menjaga para jemaah kita. Kesehatan ini sangat penting,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan para jemaah agar selalu menaati aturan yang berlaku selama menjalankan ibadah haji, serta saling menjaga satu sama lain, khususnya bagi pasangan suami istri yang berangkat bersama.

“Saya mohon taati aturan. Kemudian saya juga berpesan kepada pasangan suami istri agar bisa saling menjaga istri atau suaminya masing-masing,” katanya.

Di akhir pesannya, Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk sehingga dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Pesan kami, beribadah dengan baik dan tenang. Insya Allah menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Pelepasan ini menjadi awal perjalanan spiritual bagi para calon jemaah haji Kabupaten Bangka, dengan harapan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan dengan lancar, penuh keberkahan, serta membawa pulang kemabruran bagi seluruh jemaah.

Semarak HUT ke-260 Kota Sungailiat, Festival Hias Telur dan Khataman Al-Qur’an Meriahkan Masjid Agung

SUNGAILIAT — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-260 Kota Sungailiat tahun 2026 berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan religius yang dipusatkan di Masjid Agung Sungailiat, Senin (27/04/2026). Di antara agenda yang menjadi perhatian masyarakat adalah Festival Hias Telur Khataman yang dirangkaikan dengan kegiatan Khataman Al-Qur’an serta pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bangka, Fery Insani, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Bangka, serta diikuti oleh para santri, tokoh agama, dan masyarakat yang turut memeriahkan peringatan hari jadi Kota Sungailiat yang kini memasuki usia 260 tahun.

Festival Hias Telur Khataman menampilkan berbagai kreasi telur hias yang disusun dengan penuh kreativitas oleh para peserta. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya masyarakat, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai ungkapan rasa syukur serta kegembiraan dalam menyambut perayaan hari jadi Kota Sungailiat.Usai kegiatan festival, rangkaian acara dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an yang diikuti oleh para santri dan masyarakat. Suasana khidmat terasa di dalam Masjid Agung Sungailiat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan secara bersama sebagai bentuk syiar Islam sekaligus doa bagi kemajuan Kota Sungailiat.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat sebagai upaya mendorong peningkatan literasi Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.Bupati Bangka, Fery Insani, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan religius seperti khataman Al-Qur’an dan festival hias telur menjadi bagian penting dalam memaknai peringatan HUT Kota Sungailiat, karena tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memperkuat nilai spiritual masyarakat.

“Momentum HUT Kota Sungailiat ini tidak hanya kita rayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan bagi daerah dan masyarakat,” ujar Bupati Fery Insani.

Ia juga berharap melalui kegiatan khataman Al-Qur’an ini, masyarakat semakin mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Semoga Kota Sungailiat yang kita cintai ini semakin maju, masyarakatnya semakin religius, dan selalu diberkahi,” tambahnya.Menurut Bupati, keterlibatan masyarakat, khususnya para santri dan generasi muda, dalam kegiatan religius seperti ini juga menjadi harapan besar bagi masa depan daerah.

“Kami berharap generasi muda Sungailiat dapat terus menjaga nilai-nilai keagamaan, budaya, serta semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini menjadi salah satu wujud rasa syukur masyarakat atas perjalanan panjang Kota Sungailiat hingga memasuki usia ke-260 tahun. Pemerintah Kabupaten Bangka pun berharap semangat religius, kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai budaya dan agama dapat terus terjaga seiring dengan perkembangan dan kemajuan Kota Sungailiat di masa mendatang.

Rapat Paripurna Peringatan HUT ke 260 Kota Sungailiat, Ajakan Bangun Bangka Dengan Harmoni

Sungailiat – DPRD Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Sungailiat ke-260 Tahun 2026 di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Senin (27/04/2026).
HUT Kota Sungailiat kali ini merajut tema : “Kita Bangun Bangka Dengan Harmoni (Harmoni Dalam Tata Kelola Pemerintahan, Sosial Kebudayaan, Perekonomian dan Lingkungan)”.
Rapat paripurna ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi dan di hadiri langsung Bupati Bangka H. Fery Insani serta Wakil Bupati Bangka Syahbudin S.IP M.Tr.Ip.
Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi mengatakan lahirnya Kota Sungailiat ditetapkan pada 7 Robiul Awal 1186 H atau 27 April 1766 M.
“Hari ini 27 April 2026 Kota Sungailiat tepat berusia 260 Tahun, kita ucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pahlawan yang sudah berjuang dan berjasa untuk Kota Sungailiat, semoga Allah SWT memberikan balasan dan pahala yang setimpal kepada mereka,” kata Jumadi.
Sementara itu  Bupati Bangka H. Fery Insani SE, MM   mengatakan Kota Sungailiat genap berusia 260 tahun, ini bukan sekedar angka melainkan cermin sejarah, perjuangan cita-cita dan visi besar para pejuang terdahulu.
Peringatan ini menjadi momentum
evaluasi capaian pembangunan dan perencanaan ke depan.
“Kota Sungailiat telah bertransformasi dari berbagai sektor, dan mengalami banyak tantangan di berbagai bidang,” ujarnya

Warga Belinyu Mengundurkan diri Sebagai Penerima Bansos

Sungailiat – Salah satu warga Dusun Kumpai, Desa Ripan, Kecamatan Belinyu, atas nama Nenti secara sukarela mengajukan pengunduran diri sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Sebelumnya, yang bersangkutan tercatat sebagai penerima program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pengunduran diri ini diajukan bersamaan dengan kedatangannya di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Kamis (23/4/2026), dengan disambut langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Bahrudin.

Pada kesempatan tersebut, Bahrudin menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Hal ni merupakan contoh kesadaran social yang baik dengan melihat kondisi ekonomi ada yang lebih membutuhkan.

“Masih banyak masyarakat di sekitar kita yang secara kondisi ekonomi lebih membutuhkan. Ketika ada warga yang secara sadar mengundurkan diri tanpa paksaan, ini menjadi contoh nyata nilai kemanusiaan dan kejujuran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut dilakukan secara sukarela tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Proses ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan sosial dapat tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa bansos sejatinya bukan untuk menjadi sumber penghasilan tetap, melainkan sebagai stimulan atau pendorong agar masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat yang sudah merasa mampu dapat mengikuti langkah serupa.

“Bantuan sosial adalah pemicu semangat, bukan ketergantungan. Ketika kondisi sudah membaik, memberikan kesempatan kepada yang lebih membutuhkan adalah langkah yang sangat mulia,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial berharap langkah yang dilakukan oleh Nenti dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya, sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan. (Humas Dinsos)

warga Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Nenty secara sukarela menyatakan pengunduran diri sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan diterima Kepala Dinas Sosial Kab Bangka Bahrudin, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Kamis (23/4/2026) (Foto : Humas Dinsos)