Semarak Cap Gomeh, Boy Yandra Tak Kuasa Tahan Suka Cita Harmonisasi Antar Umat Beragama

Sungailiat – Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra, S.K.M., M.P.H., menghadiri kegiatan Cap Go Meh dalak rangkaian ceria Imlek, Sabtu Malam (15/0225) di Puri Tri Agung. 

Mewakili Pj. Bupati, Boy dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang akan berdampak pada hubungan harmonis antar umat beragama terpancar dalam puncak malam tahun baru Imlek tersebut yang penuh suka cita.

“Kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan namun simbol kebersamaan dan kecerian untuk menjaga kesatuan yang penuh dengan suka cita satu bangsa dan satu negara,” imbuh Boy.

Dikatakannya pula pada malam puncak tahun baru Imlek tersebut bahwa telah menabur kebahagiaan kepada seluruh masyarakat yang hadir tanpa melihat latar belakang suku dan agama.

“Inilah keberagaman yang menjadikan kita menjadi lebih kuat. Saya mengajak untuk menjaga toleransi dan jaga keharmonisan antar umat beragama antar suku bangsa. Cap Go Meh yang membawa bahagia, semangat dan kebersamaan kita  harus jaga bersama,” ajaknya.

Untuk itu ia mengucapkan terimakasih kepada pihak penyelenggara yang dinilainya telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Sementara itu Ketua Pelaksana Harian Puri Tri Agung, Yohanes menghaturkan ucapan terimakasih kepada Pemkab Bangka yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan terselenggaranya acara tersebut.

“Terimakasih kepada bapak Boy Yandra yang telah hadir dalam kegiatan ini. Semua terselenggara berkat kerjasama semua pihak,” tuturnya.

Media 325

Hadiri Acara Adat Titang Tue, Pj Bupati Nilai Sebagai Kekayaan dan Identitas Bangsa

Belinyu – Pj Bupati Bangka Isnaini S.Tr S.H MM menghadiri kegiatan adat Melayu Bangka “Titang Tue” atau Doa Sekampong di lapangan bola desa Bintet, Minggu (16/02/2025).

Titang Tue atau Doa Sekampung adalah sejenis kegiatan spiritual masyarakat,  yakni berdoa bersama untuk menolak segala balak atau marabahaya dan doa pengalihan musim dari musim Barat ke musim penimur (Timur).

Dalam sambutanya Isnaini mengatakan, Masyarakat kabupaten bangka memiliki latar belakang adat istiadat, budaya dan suku agama yang berbeda.

“Keberadaban inilah yang menjadi kekayaan dan identitas kita sebagai bangsa yang harus saling menghargai dan menghormati satu sama yang lain,”kata Isnaini

Lanjutnya, bahwa masyarakat Bangka memiliki beragaman tradisi adat seni budaya yang harus terus dilestarikan dan masih berlangsung hingga sekarang, salah satunya adalah Budaya “Titang Tue”.

“Titang tue ini merupakan salah satu tradisi unik yang diwariskan secara turun menurun di Desa Bintet Kecamatan Belinyu ini,”lanjutnya

Kegiatan ini juga di meriahkan seperti dambus, pencak silat pagelaran tari kedidi, tari Samber Kelayang  Putih, pembacaan Titang Tue , saji Buk Idang 5  dusun, doa bersama (ketupat lepas), dan tari Bedincak Bersama.

Media 320

DMI Kabupaten Bangka Gelar Musda Perdana Tahun 2025

Sungailiat – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bangka menggelar musyawarah daerah (Musda) Perdana untuk kepengurusan DMI tahun 2025.

Musda DMI ini dibuka langsung Pj Bupati Bangka yang di wakili oleh Kabag Kesra Setda Bangka, Budi Hamzah, di Hotel Novilla Boutique Resort Sungailiat, Sabtu (15/02/2025).

DMI merupakan salah satu organisasi tingkat nasional yang bertujuan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat.

“Dewan Masjid Indonesia merupakan organisasi kemasjidan yang bersifat independen, pemberdayaan, pembinaan dan kekeluargaan serta tidak berafiliasi dengan organisasi sosial politik,” ungkapnya.

Musda ini diharapkan menjadi momentum bagi DMI Kabupqten Bangka untuk memperkuat perannya dalam membangun masyarakat berbasis masjid yang progresif dan inklusif. Dirinya juga berharap roda organisasi DMI terus berjalan tanpa hambatan.

“Mari jadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi rumah bagi peradaban masyarakat,” ucapnya.

Media 318

Analisis Jabatan dan Analisi Beban Kerja Untuk Pengukuran Kebutuhan Pegawai

Sungailiat – Tim Penyusun Anjab ABK yang di koordinir langsung oleh BKPSMD Kabupaten Bangka melaksanakan rapat dengan Pj. Bupati Bangka Isnaini di Ruang Kerja Bupati, Jumat (14/02/2025).

Rapat Anjab ABK tersebut membahas tentang masalah Tenaga Non ASN non data base kurang lebih sebanyak 900 orang di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bangka.

Rapat ini untuk menyusun Analisa Beban Kerja terhadap tenaga Non ASN dimana per 1 april 2025 tidak ada lagi sebutan tenaga Honorer.

Pj. Bupati Bangka Isnaini dalam Rapat ini menuturkan, bahwa Analisa Beban Kerja di butuhkan untuk mengidentifikasi kebutuhan karyawan yang berkualitas atau kuantitas sekarang atau untuk masa depan serta Sebagai tolok ukur kinerja karyawan secara terukur dengan baik.

“untuk memenuhi kebutahan pegawai yang ada saat ini kita butuh analisa beban kerja dimana di analisa beban kerja itu banyak yang harus dilakukan seperti membuat uraian pekerjaan dan lain sebagainya”, tutur isnaini.

Isnaini meminta agar dalam 2 minggu kedepan tim penyusun Anjab ABK ini sudah menyelesaikan analisa beban kerja sehingga output dari tim ini selanjutnya bisa di tindak lanjuti untuk dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku saat ini.

“saya minta output dari tim ini dalam 2 minggu harus selesai, saya akan menginstruksikan kepada kepala dinas terkait agar memberikan izin selama 2 minggu ini agar dapat fokus mengerjakan ABK ini karena kita di buru oleh waktu”, ucap isnaini.

Pj. Bupati berharap dengan ada tim Analisis Jabatan ABK ini dapat mengkoordinir semua tenaga non asn non data base yang ada saat ini bisa tercover dengan baik.

“untuk BKPSMD tolong didampingi perangkat daerah tentang anjab ABK untuk Non ASN ini dan koordinasi dengan Kasubag Umumnya agar kebutuhan pegawai di masing masing OPD bisa didapatkan berapa jumlah kebutuhkan pegawai di masing masing OPD tersebut” tutup Pj. Bupati.

Media 315

Pemkab Bangka Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Rancangan Awal RKPD 2026

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik untuk membahas Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangka Tahun 2026.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Plh. Sekda Bangka Thony Marza dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, bertempat di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Jum’at (14/02/2025).

Dalam sambutanya Thony mengatakan, forum ini merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

“Peraturan tersebut mewajibkan penyusunan RKPD dan RPJMD dengan melibatkan kepala perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait,”kata Thony

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan antara perencanaan jangka pendek dan menengah, serta penganggaran dan evaluasi pembangunan secara menyeluruh.

“Rancangan Awal RKPD ini merupakan tahapan awal dari seluruh proses penyusunan rancangan RKPD untuk memberikan panduan kepada seluruh Perangkat Daerah di Kabupaten Bangka dalam menyusun rancangan Renja Perangkat Daerah dan berfungsi sebagai koridor perencanaan pembangunan daerah dalam kurun waktu 1 (satu) tahun yang disusun menggunakan pendekatan teknokratis dan partisipatif,” imbuhnya

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk membangun Kabupaten Bangka yang lebih maju dan sejahtera,”pungkasnya

Media 312

Plh Sekda : Akhir Maret Mudah-Mudahan Lahan Ini Sampai Progres CNC

Sungailiat – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bangka pertemuan membahas persiapan lahan CNC untuk menyukseskan program Pemerintah Pusat dalam rangka rencana pembangunan SMA Unggulan Garuda.

Dikomandoi oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka, Thony Marza, AP., Kamis (13/02/25) di Ruang Kerja Sekda Bangka.

Thony dalam paparannya menyebutkan bahwa Pemkab sendiri nantinya minimal telah menyiapkan lahan CNC walaupun untuk pembangunan SMA Garuda tetap menunggu putusan Pemerintah Pusat.

“Persiapan lahan untuk SMA Garuda. Memang lahan tersebut kemarun sudah kita serahkan ke Perumda Agro Lestari Mandiri sebab Pemerintah tidak boleh bisnis langsung. Aspek administrasi akan kita lakukan  CNC dalam hal kesiapan lahan itu sendiri,” imbuh Thony.

Lebih lanjut Thony mengatakan bahwa ini merupakan peluang terbaik saat ini dan Pemkab harus dapat memanfaatkan dengan efektif.

“Ini peluang yang sangat bagus sehingga kita akan berusaha menyiapkan lahan CNC sesegera mungkin,” ungkapnya.

Upaya persiapan status lahan CNC sendiri nanti diharapkan dapat mempermudah proses lebih lanjut terkhusus agar masyarakat kawasan tersebut tidak menanam tanaman keras.

“Jangan sampai masih ada warga yang memanfaatkan lahan tersebut terutama untuk menanam tanaman keras kecuali tanaman lunak,” katanya.

Terakhir ia berkomitmen akhir Maret lahan tersebut sudah sampai progres CNC.

“Sampai akhir Maret mudah-mudahan lahan ini sudah sampai progres CNC,” ungkap Thony.

Media 309

Pj Bupati Bangka Hadiri Rapat Kesiapan Pilkada Ulang Dengan Komisi II DPR RI

Pangkalpinang – Pj Bupati Bangka Isnaini, S.Tr, SH, MM, menghadiri Rapat Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI terkait Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Nasional Serentak Tahun 2024, dan Persiapan Pemilu Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tahun 2025, Kamis (13/2/2025) di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. 

Pada kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan dari 38 provinsi, paling banyak yang mengajukan senngketa pilkada di Mahkamah Konstitusi, serta kemenangan Kotak Kosong hanya ada di Provinsi Babel. 

“Untuk itu kunjungan Komisi II DPR RI ini untuk evaluasi Pemilu Serentak di Provinsi Babel, sebagai bahan menyusun blue print untuk penyempurnaan pemilu kada di masa mendatang,” Jelasnya.

Selanjutnya Rifqinizamy Karsayuda  menambahkan bahwa konsekuensi adanya pilkada ulang, hal ini tentu membuat pelaksanaannya harus dimulai dari awal proses tahapan, oleh karena itu Komisi II ingin mendengar dari penyelenggara pilkada tentang kesiapannya, termasuk masukan dari segi kesiapan pendanaannya. 

“Kami Ingin mengetahui kesiapannya, dan mendengar dari Penjabat Walikota pangkalpinang dan Penjabat Bupati Bangka bagaimana postur APBD daerah terkait pilkada ulang ini, ” Imbuhnya. 

Sementara itu Pj Gubernur Kepulanan Babel menjelaskan secara singkat hasil Pilkada Serentak di wilayah Provinsi Kepualauan Babel.

“Secara umum berjalan baik dan lancar, partisipasi 60-an persen. Ada 2 daerah yang dimenangkan kotak kosong, ada 2 hasil pilkada yang masih berproses di MK, yakni pilkada bangka barat dan provinsi Babel. Serta ada 4 daerah yang akan ada pelantikan kepala daerahnya, ” Jelas Pj Gubernur. 

Pada Kesempatan berikutnya, Pj Bupati Bangka Isnaini memaparkan postur APBD Kabupaten Bangka, terkait kondisi kesiapan untuk pendanaan pilkada ulang tahun 2025.

“Untuk Pilkada ulang Perhitungan awal kebutuhan pilkada adalah 40 milyar, tp setelah kami diskusikan lagi dengan stake holder, kebutuhan turun jadi 32,3 milyar. Dari upaya efisensi yang bisa kami lakukan mencapai sekitar 14 milyar, sehingga butuh tambahan 17 milyar, ” Ungkap Isnaini. 

Lebih jauh Isnaini mengatakan dalam waktu dekat akan menyalurkan NPD Perhanjian dana hibah pilkada ulang. Namun sesuai kesepakatan dengan stake holder, melihat kandisi keuangan daerah penyaluran hibah ini dibagi per termin.

Pada acara tersebut Ketua Komis II DPRRI Rifqinizamy Karsayuda, hafir didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRRI Dede Yusuf, dan anggota Komisi II DPR RI diantaranya Indra Jaya, Fauzan Khalid, Sinthya Sandra Kusuma, Romy Sukarno. Turut hadir Ketua Bawaslu RI Rahmad Bagja dan Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos.

Media 304
Media 305
Media 306

Pj Bupati Bangka, Isnaini Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Adalah Kado Pemerintah buat Masyarakat

Sungailiat – Pj Bupati Bangka Isnaini S.Tr. SH.MM meninjau pelaksanaan perdana Program Cek Kesehatan Gratis, di Puskesmas Sungailiat, Rabu (12/02/2025).

Pantauan Bangka. Go.id di lokasi dari pukul 08.00 WIB, warga masyarakat sangat antusias mengikuti program dari Pemerintah Pusat tersebut.

Di pintu masuk, petugas sudah menyiapkan tempat khusus untuk warga yang ingin melakukan cek kesehatan gratis.

Mereka yang sudah mendapat nomor urut lalu menunggu panggilan dari loket pendaftaran, di tempat yang sudah disediakan.

Dalam sambutanya Pj Bupati Bangka mengatakan, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan kado ulang tahun dari Pemerintahan Prabowo Subianto bagi masyarakat.

“Program servis pemerintah pusat, dan ini juga menjadi rutin. Pemeriksaan kesehatan ini tentu saja adalah kado ulang tahun bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Sekadar informasi, Program Cek Kesehatan Gratis terdiri dari tiga kategori. Pertama, cek kesehatan ulang tahun untuk warga yang berulang tahun atau dalam kurun waktu 30 hari sesudahnya.

Kedua, cek kesehatan di sekolah yang diberikan kepada anak-anak berusia 7-17 tahun. Lalu yang ketiga, cek kesehatan khusus buat ibu hamil dan balita.

Untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis, warga bisa mendaftar melalui aplikasi SatuSehat Mobile, lewat WhatsApp atau datang langsung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan membawa kartu identitas.

Pemeriksaan kesehatan gratis tersedia di berbagai puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh penjuru Tanah Air.

Media 298

Pj Bupati Bangka, Isnaini Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Adalah Kado Pemerintah buat Masyarakat

Sungailiat – Pj Bupati Bangka Isnaini S.Tr. SH.MM meninjau pelaksanaan perdana Program Cek Kesehatan Gratis, di Puskesmas Sungailiat, Rabu (12/02/2025).

Pantauan Bangka. Go.id di lokasi dari pukul 08.00 WIB, warga masyarakat sangat antusias mengikuti program dari Pemerintah Pusat tersebut.

Di pintu masuk, petugas sudah menyiapkan tempat khusus untuk warga yang ingin melakukan cek kesehatan gratis.

Mereka yang sudah mendapat nomor urut lalu menunggu panggilan dari loket pendaftaran, di tempat yang sudah disediakan.

Dalam sambutanya Pj Bupati Bangka mengatakan, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan kado ulang tahun dari Pemerintahan Prabowo Subianto bagi masyarakat.

“Program servis pemerintah pusat, dan ini juga menjadi rutin. Pemeriksaan kesehatan ini tentu saja adalah kado ulang tahun bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Sekadar informasi, Program Cek Kesehatan Gratis terdiri dari tiga kategori. Pertama, cek kesehatan ulang tahun untuk warga yang berulang tahun atau dalam kurun waktu 30 hari sesudahnya.

Kedua, cek kesehatan di sekolah yang diberikan kepada anak-anak berusia 7-17 tahun. Lalu yang ketiga, cek kesehatan khusus buat ibu hamil dan balita.

Untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis, warga bisa mendaftar melalui aplikasi SatuSehat Mobile, lewat WhatsApp atau datang langsung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan membawa kartu identitas.

Pemeriksaan kesehatan gratis tersedia di berbagai puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh penjuru Tanah Air.

Media 298

36 BUMDES di Kabupaten Bangka Sudah Berbadan Hukum

Sungailiat – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka menyelenggarakan Rapat Koordinasi BUMDes yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan parai Tenggiri, Selasa (11/02/2025).

Rapat Koordinasi Bumdes adalah kegiatan yang diadakan secara berkala atau sesuai kebutuhan untuk membahas berbagai aspek terkait dengan pengelolaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Drs. Dalyan Amrie dalam arahannya mengatakan, BUMDes ini merupakan suatu mitra pemerintah artinya BUMDes wajib mendukung semua kegiatan yang terkait dengan urusan pemerintah.

“bumdes ini bisa mendukung dalam berbagai kegiatan pemerintahan, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pengelolaan sumber daya alam, untuk kegiatan ekonomi seperti pengembangan usaha, peningkatan pendapatan, pengembangan pariwisata dan juga dalam kegiatan sosial dalam hal pengembangan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, serta pengembangan kebudayaan” kata Dalyan.

Dalyan juga menambahkan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus memiliki badan hukum yang sah. Ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 adalah peraturan yang mengatur tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Peraturan ini mengatur pendirian, pengelolaan, dan pengembangan BUMDes. 

“untuk saat ini baru 36 BUMDes yang sudah memiliki sertifikat sehingga sudah berbadan hukum yang sah, ini berarti masih 16 BUMDes yang harus di dorong dan dibantu agar 16 BUMDes tersebut berbadan hukum, bukan lagi peraturan desa” jelas Dalyan.

Badan hukum BUMDes memiliki beberapa kelebihan yaitu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Meningkatkan Pendapatan, serta Meningkatkan Partisipasi Masyarakat.

“kami juga dari dinas pemdes untuk tahun 2025 ini berkomitmet mendukung sepenuhnya kegiatan BUMDes, dan kami minta bumdes juga harus berinovasi sehingga desa tersebut bisa berhasilguna dan ekonominya meningkat” terangnya.

Tujuan rapat ini adalah untuk meningkatkan kinerja BUMDes, memperkuat kerjasama antara pemerintah desa, BPD, PLD, BUMDes, dan petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Rapat Koordinasi BUMDes ini di ikuti oleh 62 desa se-kabupaten bangka.

Media 292
Media 294