Rakor Dengan Apdesi dan BPD, Pj. Bupati : Semoga Upaya Ini Bisa Mensejahterakan Masyarakat Desa

 

Riau Silip, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, S.H, bersama Pj. Bupati Bangka, Jantani, S.T., melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Desa dan BPD Kabupaten Bangka.

Acara tersebut digelar pada Jum’at sore (16/05/25) di Balai Desa Deniang. Pada kesempatan tersebut Jantani berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat untuk semua terkhusus bagi masyarakat yang ada di Desa.

“Acara ini tentu untuk kebaikan kita semua, kebaikan masyarakat di Desa,” ungkap Jantani dalam kata sambutannya pada acara tersebut.

Dikatakannya, elemen Pemerintah Desa harus dapat memanfaatkan momentum ini sebagai langkah memberikan efek kepuasan lebih kepada masyarakat setempat.

“Ini merupakan suatu langkah besar buat kita semua sehingga bisa mensejahterakan masyarakat di desa, ” katanya.

Untuk itu, ia meminta sinergitas semua elemen untuk bahu-membahu dalam memanfaatkan bantuan dari Pusat nantinya untuk kepentingan bersama serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Saya berharap ini nanti bisa di follow up dengan baik oleh Desa-Desa agar apa yang diberikan Pemerintah Pusat dapat sinkron nantinya,” pungkasnya.

Media 568

Pj Bupati Buka Kampanye Cegah Stunting Di Desa Mendo

Mendo Barat – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menyelenggarakan Kampanye Cegah Stunting yang di pusatkan di Lapangan Bola Desa Mendo, Jumat (16/05/2025).

Kampanye cegah stunting adalah sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting pada anak-anak. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan informasi, edukasi, dan motivasi kepada masyarakat agar dapat mengambil langkah-langkah preventif dalam mencegah stunting.

Pj. Bupati Bangka Jantani Ali dalam sambutannya menuturkan, pencegahan stunting ini bisa dilaksanakan melalui banyak stakeholder seperti PKK, Kemenag, Para pelaku UMKM, bahkan Guru.

“salah satu penyebab melahirkan anak stunting itu adalah pernikahan dini, kita dari pemerintah juga akan meminta dari Departemen Agama untuk mengkampanyekan cegah stunting ini agar tidak ada lagi pernikahan di usia dini”, tutur pj. bupati.

Pj. Bupati Juga menghimbau kepada Dinas Pertanian untuk berperan dalam cegah stunting ini dengan mengkampanyekan makanan sehat, makanan sederhana yang tinggi akan gizi salah satunya adalah umbi umbian yang bisa di dapatkan di desa itu sendiri.

“stunting ini permasalahannya adalah ketidak pengetahuan masyarakat, maka dari itu saya minta semua stakeholder harus berperan  memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana pola makan yang baik dan sehat serta menghindari makanan olahan yang tinggi micin”, ungkap pj. bupati.

“kita dari pemerintah tidak tinggal diam dalam masalah stunting ini, tapi juga pemerintah tidak juga harus mengawal secara terus menerus, akan tetapi ibu ibu sendiri lah yang harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting ini karena masa depan anak anak itu ada di tangan orang tuanya”, kata pj. bupati.

Untuk saat ini desa mendo masih tertinggi dalam masalah stunting yang ada di Kabupaten Bangka. Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka per bulan april tahun 2025 terjadi penambahan kasus stunting di desa mendo dengan penambahan kasus 10 orang anak.

Kampanye Cegah Stunting ini di ikuti oleh 5 desa lokus stunting yaitu desa mendo, desa kemuja, desa penagan, desa kota kapur dan desa labu air pandan.

Media 566

Pantau Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan, Wagub Hellyana Sidak Pasar Kite Sungailiat

Sungailiat – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kite Sungailiat, pada Jum’at (16/05/2025) Pagi untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Bangka.

Dalam sidak tersebut, Wagub didampingi Pj Sekda Bangka, Thony Marza serta sejumlah kepala dinas terkait.

Rombongan menyambangi berbagai lapak pedagang, mulai dari penjual sayur-mayur, telur, hingga sembako.

Saat berbincang dengan para pedagang, Wagub Hellyana memastikan bahwa stok bahan pangan di Pasar Kite Sungailiat masih dalam kondisi aman.

“Hasil peninjauan kami hari ini, Alhamdulillah bahan kebutuhan pokok masih tersedia dan relatif stabil,” ujarnya.

Wagub juga menegaskan bahwa stok bahan pangan di Pasar Kite Sungailiat masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Beras, telur, cabai, daging ayam, ikan, dan kebutuhan lainnya masih tersedia dengan baik,” kata Hellyana

Sidak yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 08.00 ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan tetap stabil dan harga tetap terkendali.

Media 564

Gelar Rakor Percepatan Program dan Kegiatan, PKK Kab Bangka Intensifkan Progam Pokja

Sungailiat – PJ. Ketua PKK Kabupaten Bangka Yulianisa Wiyanti Jantani beserta anggota melaksanakan Rapat Koordinasi untuk mengetahui berbagai macam Program PKK Kabupaten Bangka, Kamis (15/05/2025) bertempat di kediaman Rumah Dinas Bupati Bangka.

Dalam Rapat tersebut disampaikan beberapa program dari ke 4 pokja yang di mana keempat pokja tersebut memiliki programnya masing masing yang telah di laksanakan sekarang ini.

PJ. Ketua PKK Kabupaten Bangka Yulianisa Wiyanti Jantani dalam hal ini meminta agar semua pokja yang ada untuk saling mendukung dan tidak ada rasa saingan dengan pokja lainnya.

“saya menginginkan suatu tim kerja yang baik yang bisa bersatu karena kita mempunyai tujuan yang sama untuk memajukan kabupaten bangka yang kita cintai ini dan hal ini juga sebagai monitoring dan evaluasi kedepannya,” ucap yulianisa.

Adapun program program pokja pkk kabupaten bangka sebagai berikut :

  1. Pokja 1 membidangi program keluarga indonesia sejahtera dan harmonis (KISAH).
  2. Pokja 2 membidangi program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pengembangan Kehidupan Berkoperasi.
  3. Pokja 3 membidangi program Sandang dan Pangan serta Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga
  4. Pokja 4 membidangi program kesehatan, pelestarian lingkungan dan keluarga sadar sehat.

Sementara itu Pj. Bupati Bangka Jantani dalam arahannya meminta, bahwa PKK itu juga dapat berperan memberikan motivasi kepada masyarakat di kehidupan sehari hari .

“saya maunya PKK sekarang ini sabagai motivator penggerak pembangunan di kehidupan masyarakat khususnya keluarga, untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi”, pinta Pj. Bupati.

“kami juga selaku pemerintah tidak akan berhasil apa bila tidak adanya bantuan dari ibu ibu PKK walaupun kita kasih anggaran terus menerus kalau programnya tidak berjalan juga akan percuma, karena program dari pemerintah itu tidak sampai kemasyarakat, disini lah pentingnya peran PKK dalam menjalankan progam pembangunan di kabupaten bangka”, bebernya.

Media 562

Buka Rakor Pengendalian Penyakit Menular, PJ Sekda Ingatkan Kerjasama dan Perhatian Serius

Sungailiat – Secara khusus permasalahan penyakit menular ditandai dengan adanya kecendrungan penyakit baru, Adanya penyakit menular yang muncul kembali dan adanya penyakit menular lokal sepesifik yang terjadi di beberapa daerah ditanah air.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Sekda Bangka, Thony Marza saat membuka kegiatan Rakor pencegahan dan pengendalian penyakit tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2025, di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, Kamis (15/05/2025).

“Penyebab penyakit menular vektor antara lain Deman Berdarah Dengue (DBD) terkait erat dengan kepadatan penduduk, Mobilitas, Pengetahuan, Sikap, Perilaku dan Peran serta masyarakat serta kondisi Iklim,”Kata Thony

Lanjut Thony, bahwa kondisi penyakit DBD Kabupaten Bangka tidak dalam keadaan baik-baik saja, dan diperlukan upaya yang serius dalam penanganan dan pengendalianya.

“Upaya pengendalian penyakit demam berdarah ini tentunya tidak mudah, Namun permasalahan ini akan bisa diatasi jika dilakukan bersma-sama,”lanjutnya
Media 560

Hari ini, Kejurda XII Tingkat Kabupaten Bangka Dimulai

 

Sungailiat – Hari ini, Kejurda XII tingkat pelajar se Kabupaten Bangka Tahun 2025 resmi dimulai. Event ini dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra, S.K.M., M.P.H., Rabu sore (14/05/25) di Bina Satria Sungailiat. 

Ajang yang dijadwalkan akan berlangsung hingga 16 Mei 2025 ini diikuti 270 peserta yang terkoordinir dari 8 Cabor yakni, atletik, menembak, karate, senam, panahan, renang taekwondo, dan panjang tebing.

Pada kesempatan ini, Boy Yandra menghimbau agar para atlet dapat menjaga kesehatan fisik sehingga diharapkan dapat menunjukan skill optimal saat bertanding nantinya.

“Untuk adek-adek, jaga kesehatan beri penampilan terbaik saat bertanding nanti,” tuturnya.

Tak lupa ia berpesan, siapapun yang terpilih dari tiap-tiap Cabor dan menjadi juara diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Bangka pada ajang di Provinsi di Kejurda yang akan datang.

Media 558

Pj Sekda Lepas 8 Calon Paskibraka Bangka Ke Seleksi Nasional

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka Resmi melepas 8 Calon PASKIBRAKA Ketingkat Provinsi Guna mengikuti seleksi ke tingkat nasional, Rabu (14/05/2025).

Kedelapan calon PASKIBRAKA yang dikirim ketingkat provinsi tersebut telah mengikuti berbagai macam seleksi dimulai pada bulan januari sampai april 2025, yang diikuti 250 peserta dari jenjang SMA, SMK, Madrasah Aliyah Negeri se-kabupaten bangka.

Pj. Sekda Bangka Thony Marza dalam arahannya mengatakan dalam hal ini kalian mewakili Kabupaten Bangka, jaga nama baik Kabupaten Kita di tingkat provinsi, dan juga jaga nama baik pelatih serta orang tua.

“kita berharap dari delapan calon PASKIBRAKA yang telah kita seleksi dengan ketat ini agar dapat tampil di tingkat nasional, ketika itu terjadi maka adik adik sudah menjadi kebanggaan satu provinsi kepulauan bangka belitung”, ucap pj. Sekda.

“saya yakin dan percaya adik adik yang telah terpilih ini merupakan siswa dan siswi terbaik dari sekolah menengah sederajat yang ada di kabupaten bangka yang telah memiliki kriteria serta memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon PASKIBRAKA tingkat provinsi dan tingkat pusat tahun 2025”, tuturnya.

Pj. Sekda meminta kepada panitia dan tim pelatih training center melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku serta penuh tanggung jawab, ciptakan teamwork yang baik dari unsur yang terlibat.

Kerja keras, semangat, dan kebersamaan dari seluruh pihak yang terlibat perlu dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama.

Media 556

IBI Bangka Gelar Muscab ke-V, PJ Sekda : Bidan Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Sungailiat – Pj Sekda Bangka, Thony Marza Membuka secara resmi Musyawarah Cabang (MUSCAB) Ke-V Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bangka Periode 2023-2028 yang berlangsung di Hotel Novilla Boutique Resort Sungailiat, Sabtu (10/05/2025).

Selain memilih kepengurusan baru IBI Kabupaten Bangka periode 2023–2028, kegiatan ini juga diramaikan dengan seminar ilmiah.

Muscab IBI kali ini mengusung Tema “Satukan Langkah Dalam Tranformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Berkesinambung Berbasis Bukti”.

Thony Marza mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada seluruh bidan di Kabupaten Bangka atas dedikasi dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Bangka yang telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Peran bidan sangatlah penting, tidak hanya dalam proses persalinan, tetapi juga dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pemantauan kesehatan sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya MUSCAB ke-V ini, IBI Kabupaten Bangka semakin meneguhkan komitmennya dalam menciptakan layanan kebidanan yang lebih baik serta berkontribusi aktif dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Semoga hasil musyawarah ini membawa manfaat besar bagi profesi kebidanan dan masyarakat kabupaten bangka.

Media 554

Lepas Calon Jemaah Haji 2025, Boy Yandra Ingatkan Jaga Fisik dan Mental

Sungailiat – Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra, S.K.M., M.P.H., melepas para calon jema’ah Haji di Masjid Al-Ittihaad Sungailiat, Jum’at (09/05/25).

Usai diberangkatkan dengan sejumlah Bus yang telah disediakan, sebanyak 58 orang calon jema’ah tersebut direncanakan akan berkumpul di Asrama Haji yang berlokasi di Pangkalpinang.

Boy Yandra dalam kata sambutannya menghimbau agar para calon jema’ah dapat mempersiapkan fisik dan mental sehingga proses pelaksanaannya dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.

“Kita atas nama Pemerintah Daerah menghimbau agar baik dari persiapan, keberangkatan, dan pelaksanaannya nanti lancar dan dapat menjadi Haji yang mabrur,” imbuh Boy.

Untuk itu Boy berharap agar para calon jema’ah Haji tersebut dapat mentaati aturan yang telah diberikan oleh Kementerian Agama.

“Harapan kami, tolong jaga nama baik Kabupaten Bangka, misalkan dengan mentaati aturan-aturan Kementrian Agama,” pungkasnya.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan secara simbolis Koper Kabin kepada perwakilan Jema’ah Haji 2025.

Media 552

Jantani Ali Hadiri Dialog Intetaktif RRI Mengembalikan Kejayaan Pariwisata Bangka

Sungailiat – Pj. Bupati Bangka Jantani Ali yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Madonna, serta hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga Provinsi Kep. Bangka Belitung Wydia Kemala Sari sebagai Narasumber dalam Dialog Interaktif yang membahas tentang Mengembalikan Kejayaan Pariwisata dan Budaya Bangka.

Dialog Interaktif tersebut disiarkan langsung dari Studio RRI Pro 4 Sungailiat pada chanel 103,9 MHZ, Kamis (08/05/2025).

Perlu kita ketahui bersama saat ini Pariwisata Kabupaten Bangka tidak sejaya pada era tahun 90an, dimana hampir semua masyarakat bangka selalu memenuhi tempat tempat wisata seperti Pantai Parai ataupun Pantai Pesona.

Jantani Ali Pj. Bupati Bangka dalam dialog ini menuturkan, bahwa untuk membangkitkan kembali Pariwisata Kab. Bangka tidak semudah membalikan telapak tangan, mengingat kabupaten bangka ini sangat potensial dalam hal kepariwisataan.

“secara fasilitas kabupaten bangka ini mempunyai fasilitas yang memadai, jadi hal ini masih bisa kita ulang lagi dan kita harus optimis. Salah satu yang dapat menggerakan roda perekonomian di pulau bangka ini adalah sektor pariwisata seperti halnya pantai yang ada di bangka ini bisa di kunjungi secara mudah ”, tutur jantani.

“untuk kembalinya kejayaan pariwisata di Bangka ini kita harus mempunyai ciri khas yang utama, dan juga harus mempunyai target pasarnya apakah wisatawan lokal, nasional atau internasional. Karena pariwisata ini bukan hanya melihat alamnya saja, melainkan adat, budaya, kuliner, bahkan aspek lainnya seperti kebersihan, transportasi, penginapan, bahkan sarana prasarana penunjang lainnya harus ada dan semua itu saling berkaitan”, bebernya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Madonna menjelas bahwa, kita dari kemenpar itu tidak melihat banyaknya wisatawan yang datang tapi dilihat dari kualitas wisatawan itu sendiri.

“jadi paradigma wisatawan itu sekarang mereka lebih inginnya kenyamanan lebih terhubung dengan pengalaman, dan juga kita melihat lamanya wisatawan itu menginap di hotel. Jadi semakin lamanya wisatawan itu menginap maka pariwisata yang kita sediakan itu nyaman untuk mereka”, jelas wira.

Disisi lain Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga Provinsi Kep. Bangka Belitung Wydia Kemala Sari mengatakan di kabupaten bangka ini sendiri identitas kearifan lokal dan budayanya sudah cukup kuat dan budayawannya juga aktif.

Dinas Pariwisata Provinsi selalu berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Bangka, tetapi ada satu paradigma yang penting untuk membangkitkan pariwisata di kabupaten bangka yaitu paradigma masyarakatnya harus paradigma wisata.

“ini sangat perlu disampaikan kemasyarakat karena untuk pariwisata itu perlu waktu yang lama dan jangka panjang sehingga peran dan suport dari masyarakat bangka juga sangat penting untuk menjadikan suatu tempat itu menjadi identitas tempat pariwisata. Kami dari provinsi akan terus mendukung untuk memajukan pariwisata di kabupaten bangka”, kata wydia.

Media 550