Peringati HuT ke 80 RI, Pj Bupati dan Forkopimda Ziarah Ke Taman Makam Padma Satria

Sungailiat – Pj Bupati Bangka Jantani Ali ST, bersama jajaran Forkopimda, melaksanakan ziarah ke Makam Pahlawan Patma Satria Sungailiat, Minggu (17/08/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia, yang menandai sejarah perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa.

Dalam upacara penghormatan di makam pahlawan, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Edy Subhan bertindak sebagai inspektur upacara.

Setelah prosesi upacara, Pj Bupati beserta jajaran Forkopimda melanjutkan ziarah dan tabur bunga, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk bangsa.

Dengan kegiatan ini komitmen Pemkab Bangka untuk membangun semangat patriotisme, dan mendorong generasi penerus untuk selalu menghargai jasa para pahlawan.
Media 751
Media 752

PJ Bupati Jantani Ali Jadi Inspektur Upacara Bendera HUT ke 80 RI di Kabupaten Bangka

Sungailiat – Pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 80 Tahun 2025 untuk tingkat Kabupaten Bangka berjalan sukses, lancar dan khidmat. Upacara bendera tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Bangka, Minggu (17/8/2025).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Pj Bupati Bangka, Jantani Ali S.T dengan Perwira Upacara Letda Inf. Suparyadi.

Kelancaran dan kesuksesan tersebut ditandai dengan sempurnanya Pengibaran Bendera Merah Putih yang dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tersebut  membuat seluruh peserta Upacara bangga,  karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanaka Upacara Bendera Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 80 berjalan dengan lancar, khidmat dan penuh makna bagi kita semua,”kata Jantani Ali

Beliau juga berharap dengan bertambahnya usia yang ke- 80 Tahun Republik Indonesia ini agar semakin baik dan sejahtera.

“Saya berharap Negara yang kita cintai ini semakin baik, Sejahteraan semakin serta kami pemerintah daerah terus memberi pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bangka,”pungkasnya

Kegiata ini turut dihadiri Pj Sekda Bangka, Thony Marza, Ketua DPRD Kab. Bangka, Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwiditiya, Forkopimda Bangka, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Organisasi Kepemudaan, Unsur Pahlawan dan Pensiunan, ASN, TNI-POLRI, Honorer serta para Pelajar.

Kemudian Acara dilanjutkan  dengan menyaksikan bersama Upacara detik detik Proklmasi di Jakarta Secara Zoom Meeting yang langsung di pimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Media 749

PJ Bupati Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Bangka Tahun 2025

Sungailiat – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bangka Tahun 2025 resmi dikukuhkan oleh Pj. Bupati Bangka Jantani Ali Di Gedung Pertemuan GRHA Maras, Jumat (15/8/2025).

Dalam pengukuhan ini telah terpilih 30 siswa dan siswi terbaik se-kabupaten bangka yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri yang telah mengikuti semua rangkai dari mulai seleksi hingga berhasil untuk menjadi pasukan pengibar bendera pada 17 agustus tahun 2025 serta pasukan 45 dari anggota TNI.

Pj. Bupati Bangka Jantani Ali memberikan apresiasi setingi tingginya untuk putra putri terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) tingkat kabupaten bangka tahun 2025.

“dengan dikukuhkannya kalian sebagai anggota paskibraka pada peringatan hari ulang tahun republik indonesia ke – 80 pada tanggal 17 agustus tahun 2025, maka kalian diberikan amanah dan kehormatan untuk menjalankan tugas yang sangat penting dan bersejarah, yaitu mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia”, ucap Pj. Bupati.

Pj. Bupati Menambahkan bahwa menjadi anggota paskibraka merupakan sebuah kebanggaan sekaligus mengemban tanggung jawab yang besar apalagi kalian merupakan generasi muda penerus bangsa.

“terimakasih kepada orang tua yang senantiasa memberikan doa dan memotivasi putra putri nya sehingga mampu melewati setiap proses seleksi dari awal sampai akhir selama proses karantina dan kepada para pembina, pelatih, tim medis, pamong dan tim panitia saya juga sampaikan terimakasih atas usaha dan dedikasi dalam membimbing dan membina anak-anak paskibraka kabupaten bangka tahun 2025 ini”, bebernya.

Acara Pengukuhan ini di hadiri Pj, Sekda Bangka, Kepala OPD dilingkup Kabupaten Bangka, Forkopimda Kabupaten Bangka, Orang tua Para Siswa dan Siswi Paskibraka dan tamu undangan lainnya.

Media 747
Media 354
Media 713

Pj Bupati Bangka Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan di DPRD Bangka

Sungailiat – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat DPRD Bangka, Jum’at (15/08/2025).

Rapat paripurna dipimipin Wakil Ketua DPRD Bangka, Hendra Yunus dan dihadiri oleh Pj Bupati Bangka, Jantani Ali S.T, Forkopimda Bangka, Kepala OPD Pemkab Bangka, Seluruh Anggota DPRD Bangka serta tamu undangan lainnya

Hendra Yunus mengatakan, bahwa pidato kenegaraan Presiden RI pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI–DPD RI merupakan tradisi ketatanegaraan yang telah berlangsung sejak masa Presiden pertama, Ir. Soekarno, hingga sekarang.

“Pidato ini menjadi sarana resmi kepala negara menyampaikan kondisi negara, kebijakan pemerintah, capaian, serta arah pembangunan ke depan,”katanya

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat mengikuti pidato kenegaraan melalui berbagai media, serta berharap momen ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana memperkaya wawasan anggota dewan dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kolaka Utara yang dihadiri para pemangku kepentingan, generasi muda, dan masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga semangat kemerdekaan.
Media 745

Kwarcab Bangka Gelar Peringatan HUT ke 64 Pramuka

Sungailiat – Upacara Apel Besar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 Tahun 2025 di Kabupaten Bangka berlangsung sederhana dan meriah.

Upacara tersebut dipimpin oleh Plt. Asisten I Sekda Bangka, Rismi Wira Madona, di halaman kantor Bupati Bangka, Kamis (14/08/2025).

“Sebagai organisasi pendidikan non formal, Gerakan Pramuka memiliki peran, tugas, dan fungsi yang sangat penting dalam membantu program-program pemerintah, khususnya dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter,”Kata Rismi

Selain itu, Gerakan Pramuka juga memberikan pendidikan life skill, soft skill, dan hard skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF) yang menjadikan seorang Pramuka sebagai kader pemimpin bangsa yang paripurna.

“Kepada anggota Gerakan Pramuka di seluruh penjuru tanah air Indonesia saya mengucapkan selamat memperingati Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, Peringatan Hari Pramuka ke-64 kali ini Kita mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa” Tema ini bukan hanya menjadi slogan, tetapi sebagai sebuah tekad dan komitmen kita bersama untuk terus dapat memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan untuk menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diharapkan setiap Pramuka akan senantiasa memegang teguh Ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati,” ucapnya. 

Rismi Wira Madona, mengajak kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus aktif dalam berbagai bentuk pengabdian masyarakat, hadir di setiap momen-momen krisis seperti saat terjadi bencana, terlibat dalam tim Search and Rescue (SAR) dan penanggulangan bencana lainnya.

Anggota Gerakan Pramuka perlu secara konsisten untuk melakukan kegiatan- kegiatan positif, seperti bakti sosial, turut serta dalam membantu kelancaran arus mudik disetiap hari raya, serta kegiatan yang berdampak Lainnya, sehingga pada momen-momen tersebut jelas terlihat kehadiran anggota Gerakan Pramuka di tengah- tengah masyarakat.

“Di era digitalisasi, tentu kita harus terus berupaya melakukan adaptasi melalui peningkatan kemampuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi, penyebaran konten-konten positif yang menginspirasi, serta penangkalan hoax dan disinformasi yang berpotensi merugikan masyarakat,”pungkasnya

Media 743

Revitalisasi Nilai Kepahlawanan: Biografi H.AS Hanandjoeddin sebagai Role Model Pendidikan Karakter bagi Anak Bangsa

Revitalisasi Nilai Kepahlawanan: Biografi H.AS Hanandjoeddin sebagai Role Model Pendidikan Karakter bagi Anak Bangsa

Rigo Firmanto

Guru di SMK Negeri 1 Mendobarat

 

Perantauan tempat ia ditempa, untuk kampung halaman yang akan ia bina. Kalimat yang sangat tepat untuk mewakili kisah hidup seorang Letkol (Pas) H.AS. Hanandjoeddin. Nama ini mungkin tidak sementereng tokoh-tokoh lain asal Belitung. Bahkan mungkin pudar dibandingkan pamor putih dan halusnya pasir pantai negeri laskar Pelangi yang berkilau bak sabuk Mutiara. Kebanyakan dari kita mungkin mengetahui nama ini adalah nama dari sebuah bandar udara saat menapaki langkah pertama di pulau Belitung.

Tapi Langkah yang pernah dipijakan kaki seorang Pak Long (sapaan akrab H.AS Hanandjoeddin) bukan Langkah biasa. Langkah yang hanya mampu dicapai oleh mereka yang punya tekad yang kuat, konsisten dan disiplin sejak kecil. Bak cenayang yang mampu memprediksi bahwa masa depan cerah hanya akan menyinari mereka yang mau keluar dari zona nyaman dan berusaha tanpa luput dari doa. HAS Hanandjoeddin adalah tokoh besar dari bumi Serumpun Sebalai.

Seorang pemuda dari daerah kepulauan yang patut menjadi panutan. Sosok yang terus kita perjuangkan sebagai pahlawan nasional atas jasa dan pengaruhnya yang luar biasa. Tak hanya bagi Belitong, namun juga Indonesia.

Lalu bagaimana bisa kita luput atau mungkin lupa akan peran penting seorang HAS Hanandjoeddin sebagai tokoh yang patut menjadi acuan pendidikan karakter bagi anak bangsa? Disinilah sejarah memainkan perannya dalam upaya menata peradaban. Bagaimana sejarah menjadi cerminan yang memberikan gambaran langkah kedepan, menjadi sinar yang menuntun pada jalan yang patut serta menjadi guru yang petuahnya menjadi petunjuk bagi kita untuk menata hari esok.

Tulisan ini berupaya mengangkat kisah perjuangan HAS Hanandjoeddin yang sangat inspiratif. Tulisan yang berupaya menyakinkan pembacanya bahwa keberhasilan tidak hanya didapat melalui sebuah keberuntungan. Keberhasilan merupakan buah dari kerja keras, keberanian, sifat mau belajar dan jiwa pantang menyerah.

 

Siapa HAS Hanandjoeddin?

HAS. Hanandjoeddin lahir pada 5 Agustus 1910 di Tanjung Tikar, Sungai Samak, Badau, Belitung, dari keluarga sederhana pasangan Djoeddin dan Selamah. Sejak kecil, ia diasuh oleh ayah angkatnya, H. Hasyim, seorang kenalan keluarga yang tinggal di Aik Sagak, Tanjungpandan. Sejak muda, Hanandjoeddin dikenal cerdas, khususnya dalam bidang teknik mesin. Ia menempuh pendidikan di Ambacht School (AC) di Manggar, 77 km dari rumahnya. Hidup jauh dari keluarga menempanya menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab. Selain mendalami teknik, ia juga memperdalam ilmu agama dengan melanjutkan studi di Madrasah Al Islamiyah Tanjungpandan, sembari bekerja sebagai teknisi.

 

Kariernya menanjak saat ditugaskan ke Pulau Bintan sebagai tenaga ahli teknik pada 1935. Pengalaman dan pendidikan mengantarkannya masuk dunia militer di usia 29 tahun sebagai anggota Ozawa Buntai, satuan udara militer Jepang. Puncak karir militer Hanandjoeddin adalah Ketika ia turut membidani terbentuknya kekuatan Angkatan Udara Republik Indonesia, menjabat sebagai Kepala Bagian Teknik Tentara Keamanan Rakyat Oedara (TKRO) di Lanud Bugis, pusat perawatan pesawat militer dan kemanusiaan. Saat Agresi Militer Belanda I dan II, ia turun langsung ke medan gerilya, dan atas jasanya, Presiden Soekarno menganugerahinya gelar Akademi Senter (AS).

Kepemimpinannya tercermin dalam kisah spiritual di hutan Jawa Timur, saat ia disebut berhasil “mengalahkan” ribuan pasukan halus dengan istighfar dan pendekatan tradisi Jawa. Jiwa Melayunya tercermin dalam falsafah: “Perigi orang ditimba, ranting orang dipatah, adat orang diturut” mampu berbaur tanpa kehilangan jati diri.

Usai pensiun dari militer, Hanandjoeddin menjabat sebagai Bupati Belitung melalui jalur aklamasi. Ia dikenal dengan gaya “blusukan”, dekat dengan masyarakat, bahkan sering menjadi khotib Jumat. Kedekatannya dengan rakyat. Ini membuatnya mendapat julukan “Pak Long”,yang merupakan gelar kehormatan dalam budaya Melayu bagi anak sulung yang bijak dan dihormati, yang tutur katanya tegas dan pendapatnya dianggap penting bagi keluarga.

 

HAS Hanandjoeddin dan Pendidikan Karakter bagi Anak Bangsa

Berkaca dari kisah hidup HAS Hanandjoeddin, banyak pelajaran yang dapat kita ambil. Bagaimana menanamkan rasa pecaya kepada setiap anak bahwa semua orang yang lahir di dunia pasti memiliki potensi positifnya masing-masing. Penanaman nilai-nilai Pendidikan karakter dapat kita mulai dari mengenalkan tokoh HAS Hanandjoeddin.

Nilai-nilai seperti disiplin, mandiri, kerja keras,  relijius, empati, kerja sama, rasa hormat dan tanggung jawab menjadi nilai Pendidikan karakter yang dapat kita jumpai pada diri seorang HAS Hanandjoeddin. Nilai disiplin, mandiri dan kerja keras  menjadi nilai yang paling mudah kita lihat, bagaimana seorang anak dari keluarga sederhana rela berpisah berpuluh kilometer untuk menuntut ilmu. Keberhasilan penerapan nilai disiplin pada diri seorang Hanandjoeddin dapat kita lihat dari kemampuannya menangkap materi yang disampaikan disekolah dan ia terapkan dalam kehidupan. Kehandalan Hanandjoeddin dibidang teknik mesin menjadi bukti kongkrin buah kedisiplinan yang ia terapkan. Nilai disiplin juga dapat kita lihat dari keberhasilannya masuk militer yang terkenal akan disiplinnya.

Sebagai pribadi yang relijius, biografi Hanandjoeddin mengajarkan kita pada ketekunannya menuntut ilmu agama, bahkan disela-sela pekerjaan. Nilai ini pula dapat kita lihat pada masa kepemimpinannya sebagai bupati, dimana Hanandjoeddin kerap menjadi khotib sholat jumat. Selain itu kisah penakhlukan pasukan halus di Watulimo juga dapat menjadi pembelajaran akan pentingnya memiliki dasar ilmu agama yang bagus seperti Hanandjoeddin.

Jiwa empati dan tanggung jawab yang dimiliki oleh Hanandjoeddin dapat kita lihat dari kebiasaannya melakukan “blusukan” saat menjabat sebagai bupati. Seorang pemimpin yang baik akan selalu mengkhawatirkan rakyatnya, khawatir terhadap apa yang diamanahkan padanya. Pemimpin seperti ini akan merasakan bahwa jabatan itu beban,dan menjadi pemimpin sama artinya dengan menderita, sehingga akan dengan sepenuh hati menjalankan Amanah yang di emban.

 

Kesimpulan

Berdasarkan uraian revitalisasi nilai kepahlawanan seorang H.AS. Hanandjoeddin dapat kita ambil sebuah kesimpulan penting. H. AS hanandjoeddin memiliki karakter positif yang sangat kuat. Karakter ini dapat kita jadikan sebagai panduan untuk menanamkan nilai Pendidikan karakter positif kepada anak, seperti disiplin, mandiri, kerja keras,  relijius, empati dan tanggung jawab.

Teknologi pembelajaran sekarang sudah sangat cukup untuk mencerdaskan anak bangsa, namu npenanaman nilai Pendidikan karakter masih menjadi peer yang penting. Bangsa yang besar bukan hanya karena otak cemerlang warganya, tetapi karena hati-hati yang terdidik untuk jujur, tangguh, dan peduli. Di sanalah pendidikan karakter menemukan urgensinya.

 

Referensi

Budisantoso, s. dkk. 2008. Nilai Budi Pekerti Dalam Pantun Melayu. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan

Koesoema, Doni. 2010. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo

Swastiwi, Anastasia Wiwik, dkk. 2018. Inventarisasi Tokoh Sejarah dan Budaya Wilayah Kerja Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau. Tanjungpinang: BPNB Kepulauan Riau.

Wirayudha, Randi. 2022. Hanandjoeddin Perintis di Tengah Keterbatasan. Historia.id. https://www.historia.id/article/hanandjoeddin-perintis-di-tengah-keterbatasan-drr3l. Diakses tanggal 15 Juli 2025.

 

Media 741

Pemkab Bangka Sosialisasi 205 Inovasi Lewat Media Massa

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik melalui berbagai terobosan inovatif. Kali ini, Pemkab Bangka menyosialisasikan 205 inovasi daerah kepada masyarakat melalui media massa, guna memastikan transparansi dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program inovatif yang telah dan akan diimplementasikan di daerah.

“Inovasi-inovasi ini mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pelayanan publik.Kami ingin masyarakat mengetahui sekaligus memberikan masukan, sehingga kebijakan yang rencanakan dan diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Penelitian Bappeda Bangka, Darol Arkum, menambahkan bahwa media massa dipilih sebagai sarana sosialisasi karena jangkauannya yang luas dan efektif.

“Dengan memanfaatkan media massa, baik cetak, elektronik, maupun digital, informasi dapat tersebar merata hingga ke pelosok daerah.Harapannya, seluruh lapisan masyarakat bisa memahami dan mendukung inovasi-inovasi yang telah diimplementasikan,” jelasnya.

Pemkab Bangka berharap, dengan sosialisasi ini, masyarakat dapat turut serta mengawal dan memanfaatkan berbagai program tersebut guna mendorong kemajuan daerah.

Adapun 205 inovasi yang disosialisasikan meliputi inovasi:

 

 

No.      Nama Inovasi

1          KURMA (Kuliah Ramadhan)

2          SIP DaH (Sistem Informasi Pelayanan Dana Hibah)

3          KLINIK SKM (Konsultasi dan fasilitasi kemudahan layanan SKM)

4          SI ELON MUSK

5          MARTABAK PANDAN (Masyarakat dapat akta kelahiran, KIA, dan KK saat pelayanan di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan Bidan)

6          PRIMADONA (Pribadi mantap dominan dimana-mana)

7          PEMADAM BASAH

8          API ITU DINGIN (Anti Phobia Api)/ Simulasi kebocoran Tabung Gas

9          LENTIK POL PP

10        SI CEPAT

11        SI TELAPOR DUDUK

12        MAKLUR CETING

13        SIPELANDUK (Sistem Pelayanan Kependudukan Berbasis Barcode)

14        SUNGAILIAT APP

15        MEGA SAPA (Mesin Pengaduk Pakan Sapi)

16        MESIN RABUN (Mesin Pencacah Pakan Ternak Ruminansia)

17        MIE PETE (Mesin Pencetak Pelet Untuk Ternak Ayam Dan Lele)

18        ABANG IPAL (Mesin  Pengurai Sabut  Kelapa)

19        PESAN PAK NAK (Pembuatan Mesin Penghancur Pakan Ternak (Ayam Dan Bebek)

20        RAMPAN (Mesin Coper Pakan Ternak Proyek)

21        RAMPAK (Mesin Pembuat Pakan Sapi)

22        DIRA TEMEN BULOL (Modifikasi Brake System Mesin Bubut Doall Lt 13)

23        PEKA SLOT (Penerapan Perawatan Korektif Pada Kasus Kerusakan Slotting Attachment Mesin Frais)

24        Pelengkap Pembuatan Media Pembelajaran Alignment Kopling

25        PERMATA BUNDA (Perancangan Dan Penerapan Metode Time Base Preventive Maintenance Pada Mesin Perkakas Di Bengkel Pelabuhan Nusantara Sungailiat)

26        MESRA (Mesin Pemarut Singkong Dengan Sistem Penarik)

27        MIPAP (Mesin Milling Papan PCB)

28        CABANG MERAH (Mesin Penyangrai Bubuk Jahe Merah)

29        RAMBAI (Mesin Pemeras Buah Nanas)

30        RANA KURBAN (Alat Pengupas Kulit Buah Nanas)

31        RAMPAS (Mesin Pencetak Pelet Pakan Ternak Sapi)

32        CACAK PISANG (Mesin Pencacah Sampah Plastik Untuk Mesin Injeksi Plastik)

33        RABU KOAR (Kompor Pembuatan Arang Tempurung Kelapa)

34        SELINGKUH (Mesin Penggiling Singkong Rebus)

35        FINA BETOL (Modifikasi Mesin Pencetak Bata Beton Pejal)

36        PIRIS BAHOR (Mesin Pengiris Bawang Metode Horizontal)

37        RABA KOPI (Mesin Pengupas Kulit Luar Biji Kopi (Pulper))

38        MERASA (Rancangan Mesin Pemarut Dan Pemeras Santan Kelapa)

39        PECAH SAWIT (Modifikasi Sistem Pemotongan Pada Mesin Pencacah Pelepah Sawit Dengan Metode “Double Cutting Principle”)

40        FISIKA (Modifikasi Mesin Parut Kelapa)

41        KAMERA (Simplifikasi Sepeda Motor Roda Tiga Untuk Membantu Para Penderita Cacat Fisik Dan Stunting)

42        MECAH PUPUK (Mesin Pencacah Limbah Kelapa Muda (Kelamud) Sebagai Media Pupuk Organik)

43        MUSIM CEMARAH (Rancangan Dan Simulasi Mesin Pencuci Jahe Merah )

44        MAS KUMANG (Mesin Pengupas Kulit Bawang Merah)

45        RUSIP PUNGLI (Rancang Bangun Mesin Penepung Umbi Keladi Beneng Dengan Sistem Mono Disc)

46        MABRUK (Rancangan Dan Simulasi Mesin Pencetak Briket Dari Tempurung Kelapa)

47        MEGA TEMPA (Mesin Penghancur Arang Tempurung Kelapa)

48        MANGGA (Rancangan Mesin Pemotong Adonan Kerupuk Getas)

49        CITARANG (Mesin Pencetak Briket Arang)

50        BESI BUTA (Mesin Pengupas Sabut Kelapa)

51        GUSI BAPER (Mekanisme Transmisi Fess (Flywheel Energy Storage System) Sebagai Energi Tambahan Pada Mobil Pengguna Kursi Roda)

52        PENJAMET (Rancangan Dan Simulasi Mesin Pengupas Biji Jambu Mete Semi Otomatis)

53        SIMPAN BUAI (Simulasi Rancangan Mesin Pengaduk Dan Penggoreng Bumbu Pantiaw)

54        CET LAKVA (Mesin Pencetak Laksa Sistim Vertikal)

55        TUKANG LARANG (Rancangan & Simulasi Micro Punch Untuk Pembuatan Pelat Penyambung Tulang Rahang (Mini Plate))

56        MERAS SETAN (Mesin Pemeras Santan Kelapa Untuk Pembuatan Peyek)

57        KUPINANG (Mesin Pengupas Buah Pinang)

58        ABANG PELIT (Alat Pengepress Kulit Nanas)

59        BAKAR PADI (Alat Pengiris Pempek Menjadi Kemplang)

60        MENTEGA (Mesin Pencacah Daun Gaharu Kering untuk Pembuatan Teh Gaharu)

61        FIKA PAHIT (Modifikasi Mesin Pencacah Pelepah Sawit Metode “Cutting Tools Principle” )

62        RAMPOK (Mesin Pengaduk Pupuk Kompos)

63        RASA SAMA (Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi Mata Potong Miring)

64        SEKAR KEBAL (Rancangan Mesin Pembuat Serbuk Jahe Merah Untuk Minuman Herbal)

65        GALI LARA (Prototipe Tungku Biomassa Berbahan Bakar Limbah Kayu Sebagai Sumber Penghasil Udara Pengering Lada Skala Laboratorium)

66        TIPE DULU (Prototipe Bak Pengering Lada Putih Skala Laboratorium Dengan Sistem Pengadukan Otomatis Dan Sistem Pengeluaran Mekanis)

67        MENCACAH PELAWIT (Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit)

68        MECAH GURAK (Mesin Pencacah Batang Sorgum Untuk Pakan Ternak)

69        SI ATOK TUA (Rancangan Mesin Penghancur Kotoran Kambing Untuk Pupuk)

70        SIMPANG BELINYO (Rancangan Mesin Dan Simulasi Pemisah Cangkang Dan Isi Biji Melinjo)

71        GUSI PECAH (Rancangan Dan Simulasi Mesin Pencacah Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Bahan Baku Pupuk Organik)

72        GABUT (Rancangan Mesin Pembuat Pupuk Organik Berbentuk Pelet)

73        GACOR (Rancangan Mesin Pencacah Sampah Botol Plastik Jenis Polyethylene Terephthalate (Pete))

74        BATOK KAPAS (MESIN PERONTOK BRONDOLAN BUAH KELAPA SAWIT KAPASITAS 400 KG/JAM)

75        SAMADURA (Alat Pemisahan Madu Dari Sarangnya)

76        OMONGAN SUARA PEREDAM (Analisa Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Filler Dalam Komposit Resin Polyester Untuk Meningkatkan Nilai Koefisien Absorpsi Suara Sebagai Alternatif Peredam)

77        PELUK ERAT IBUKU (Pengaruh Panjang Serat Dan Fraksi Volume Komposit Serat Lidah Mertua Terhadap Pengujian Tarik Dan Pengujian Lentur Untuk Pembuatan Helem)

78        PANDA KUAT (Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Kekuatan Tarik Pada Serat Resam Menggunakan Resin Polyester)

79        SUSU MANIS DAN TEH TARIK (Pengaruh Arah Susunan Dan Fraksi Volume Serat Komposit Menggunakan Serat Pelepah Nipah Terhadap Kekuatan Tarik Dan Impact)

80        LISA DAN ANDI (Analisis Komposit Berpenguat Serat Tandan Sawit Terhadap Kekuatan Tarik Dan Kekuatan Impak Dengan)

81        ES NANAS MANIS (Analisis Pengaruh Serat Daun Nanas Terhadap Sifat Mekanik Pada Matrik Polyester Dengan Jenis Daun Nanas Smooth Cayenne)

82        TALI JANGKAR (Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Lokan (Gelonia Erosa) Sebagai Bahan Penjernih Air)

83        SI FIGHTER (Sistem Informasi Manajemen Penjualan Pada UMKM Menggunakan Codeigniter (Studikasus: Umkmcie-Ciekoeraw)

84        IKAN PATEN (Aplikasi Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Android Di Wilayah Kabupaten Bangka)

85        RISOL UNIK (Sistem Informasi Pemantauan, Pengendalian, Dan Pengelolaan Usaha Tanaman Hidroponik)

86        SI UNI DAN UDA (Sistem Informasi Usaha Dan Industri Mikro, Kecil, Menengah Kabupaten Bangka Terintegrasi Map Webgis Dengan E-Commerce Berbasis Website)

87        LINTANG (Aplikasi Pengelolaan Smart Parking)

88        SI KEMBANG (Aplikasi Pendeteksi Penyakit Diabetes Menggunakan Machine Learning Dengan Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) Di Puskesmas Kenanga)

89        SIPULUNG (Aplikasi Android Pengenalan Kesenian Kebudayaan Daerah Kepulauan Bangka Belitung )

90        PERMEN MANTAN (Implementasi Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Desa Di Kantor Desa Karya Makmur)

91        SISTOR UDANG (Sistem Monitoring Pendeteksi Suhu Dan Ph Air Tambak)

92        POME DISPLAY (Sistem Monitoring Dan Pengukuran Kadar Ph, Jarak Dan Suhu Pada Limbah Cair Kelapa Sawit Berbasis Display Digital

93        SI CAPER (Sistem Pencatat Pengunjung Perpustakaan Berbasis RFID

94        CABANG PAKAN (Alat Pendeteksi Kandungan Formalin Pada Makanan Berbasis Digital)

95        ROLING IDE (Sistem Kontrol Dan Monitoring kualitas Air Pada Budidaya Ikan Lele Dengan Media Kolam Berbasis Digital)

96        SEMI PAYAU (Sistem Kontrol Otomatis Kondisi Air Pada Budidaya Ikan Guppy Berbasis Digital)

97        PEMADAM (Pemanen Dan Pengukur Kualitas Madu Kelulut)

98        CEPU GARIS (Sistem Cerdas Lampu Penerangan Jalan Berbasis Digital)

99        KAMI PAIT (Sistem Kontrol Dan Monitoring Limbah Cair Kelapa Sawit Berbasis Digital)

100     IKAN DARI KAMPUNG NELAYAN (Sistem Monitoring Ketinggian Daerah Aliran Sungai (Das) Sebagai Langkah Pencegahan Meluapnya Air Di Daerah Kampung Nelayan Sungailiat Berbasis Digital)

101     ATUR SERU (Alat Ukur Kesehatan Paru-Paru)

102     CUKA (Celengan Uang Koin Berbasis Arduino)

103     GUSI TUAN (rancang bangun sistem pemantauan kondisi air kolam ikan berbasis Digital)

104     SALAM RAGU (Sistem Top Up Saldo Dan Pembayaran Menggunakan RFID)

105     TEMPURA (Tempat Penyimpanan Dokumen Berbasis Bot Telegram)

106     TOK PATRA (Tongkat Untuk Pemandu Arah Kiblat Bagi Penyandang Tunanetra)

107     MAMI BERAT (Wadah Makanan Dan Minuman Kucing Berbasis Digital)

108     PAKAN IKAN (Implementasi Teknologi Image Processing Untuk Identifikasi Kandungan Formalin Dan Kesegaran Daging Sapi)

109     ABU SUKA (Alat Bantu Komunikasi Penyandang Tunarungu Konversi Suara Ke Teks Menggunakan Google Voice)

110     MEGAH LAPER (Implementasi Pengolah Citra Pada Prototipe Alat Penyortir Lada)

111     MASING TUAN (Implementasi Teknologi Image Processing Untuk Identifikasi Pengukuran Bobot Ikan Hias Dalam Penentuan Jumlah Pakan)

112     KAMERA (Kotak Amal Elektronik Berbasis Pengolahan Citra)

113     SI PINJAM (Sistem Informasi Peminjaman Komputer Laboratorium)

114     JAGA LAMPU (Sistem Monitoring Dan Kontrol Otomatis Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Dengan Komunikasi Lora)

115     MESIN BARENG (Sistem Otomatisasi Barcode Scanning Conveyor Pada Barang Ekspedisi)

116     KUNCI PINTAR (Smart Protection Key And Tracking Pada Sepeda Motor)

117     SIDARATAN (Sirup Serai dari Tanaman Serai Untuk Kesehatan)

118     SELALU BERSAING (Diversifikasi Pangan Melalui Pembuatan Tepung Beras Merah Sebagai Produk Unggulan

Desa Saing)

119     GASING (Infografis Sebagai Pelayanan Publik Desa Saing)

120     ENTAR YA BANG (Perancangan Desain dan Informasi Telemedis Sebagai Website Kesehatan Masyarakat Latar Belakang)

121     UDAH MENANG (Udang Galah Menjadi Kue Bawang)

122     AMBYAR (Nyamuk Di Berantas Dengan Spray Alami Serai)

123     UNSUR RUPA BUMI BUATAN

124     Layanan koordinasi dan konsultasi zoom meeting

125     Peningkatan layanan Penyelenggaraan adm. darurat pembangunan infrastrukur

126     Sinkronisasi PRODUK Hukum daerah (SIDUDA)

127     INDAH BANGKA (Peningkatan Layanan Penjaringan RAPERDA dari Perangkat daerah Kabupaten Bangka)

128     LAMPU NEON

129     Layanan pengentrian pada aplikasi SIPD

130     Buku Tamu Digital

131     Dulang Emas

132     BUJANG KAMPONG

133     CAPER TERUS (Cegah pengendalian inflasi daerah terkendali dan terurus)

134     LAKOPADAH (Layanan konsultasi perangkat daerah)

135     Layanan Optimalisasi dan konsultasi pengawasan dan tindaklanjut pengawasan

136     Penerbitan Surat Keterangan bebas temuan

137     Kampoeng SDGs

138     Sekolah Perencanaan

139     Pemanfaatan Kolong eks Tambang timah berbasis collaboration active

140     ALINEA

141     BUNAKTUSLAH

142     JEMPUT/AKUSISI ARSIP

143     PEMUSNAHAN ARSIP

144     TERA MALAM (Literasi Keagamaan Islam)

145     LITERASI ANAK SEKOLAH

146     Peremajaan sawit rakyat

147     TUAN BERPARAS EMAS (Bantuan pangan beras masyarakat)

148     Sejumput Harapan Dari Sang Gerah

149     Optimilisasi Media

150     Sertifikasi pelaku usaha dari rumah

151     Pesan bunga lili: pemeriksaan kebuntingan keliling

152     2. Lesehan: layanan kesehatan hewan

153     Layanan Sedot Lumpur  Tinja (NINJA 260)

154     Cepat Tanggap Darurat jalan (CETAR AJA)

155     Layanan Tata Ruang

156     Layanan PBG (PBG-KU)

157     Layanan Pemenuhan Air Minum

158     Layanan Drainase Titik Banjir

159     ASMUMBA (Asosiasi BUMDES Desa Kabupaten Bangka, asosiasi dukung kinerja BUMDES se-kab bangka

160     SEPHIA (Sapa Desa Via Maya, Program efisiensi dan efektifitas pemberdayaan masyarakat desa)

161     Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan di OPD-OPD

162     Peningkatan jumlah industri rumahan di Desa

163     Rumah data layani data untuk masyarakat bersinergi

164     Pelayanan KB Momentum

165     SENTRA LADA (Pengembangan)

166     SIPOKEMON (Sistem pelaporan kematian online)

167     Peningkatan Pengembangan Kapasitas Seluruh Personil Satpol Pp Kabupaten Bangka

168     PAJAKARAWA (Patroli jalan kaki ramah warga)

169     LEMPER (LINMAS efektif melaksanakan pengamanan dan ketertiban dilingkungan masyarakat)

170     Damkar Road To School

171     API ITU DINGIN (Anti Phobia Api)/ Simulasi kebocoran Tabung Gas

172     SI AOKLAH RSDB (Siap antar obat kerumah layanan apoteker hebat RSDB) Pengembangan

173     ATOK KEPO (Ayo tanya obat dan konsultasi ke apoteker) Pengembangan

174     ERB Pengembangan

175     Pamor Sikancil  (Pengembangan)

176     JEMPOL SAKTI (Jemput Bola Santunan Kematian)

177     SIAP (Sistem Informasi Administrasi Pertanahan)

178     Balon Pemikat

179     POJOK PAAR (Pojok Pola Asuh Anak dan Remaja)

180     JANDA PIRANG (Penjaringan Data Perizinan Orang Pendatang)

181     Pengembangan UMKM Sirup Rosella dan Keramunting

182     Posyandu remaja

183     Posyandu keramunting

184     BANTAL GULING (Bantuan antar langsung dak usah linglung)

185     KELOPAK MATA (Kelompok kompak dalam pemanfaatan tanaman Toga)

186     Gazesa Berkat (Gerakan Zero Sampah bersama masyarakat) (pengembangan)

187     Gerbang Mulya

189     KITA BESTI (Kelas Ibu Dan Balita Bebas Stunting)

190     INDOMIL (Pembinaan Dan Pelatihan Pijat Bayi Bagi Kader Posyandu Dan Ibu Hamil)

191     INDAH DESA KOTAWARINGIN (Desain Produk Batik Jeruju Khas Desa Kotawaringin)

192     INTAN ENDUL (Pembuatan Ecoprint Sebagai Produk Batik Dengan Teknik Pounding/Pukul)

193     NASI KEPAL (Pembuatan Foto Produk Dan Stiker Produk Usaha Mikro Kecil Menengah)

194     IPAH (Perencanaan Dan Pelaksanaan Instalasi Pemanen Air Hujan)

195     TIMAH KEROPOS (Pelatihan Manajemen Limbah Peternakan dengan Cara Pembuatan Pupuk Kompos)

196     LINTAH (Lilin Aromatik Dari Minyak Jelantah)

197     EMAK LANSIA (Pengenalan dan Pelatihan Pembuatan Mineral Block sebagai Asupan Mineral Tambahan Ternak Ruminansia)

198     BEDAH GUDANG (Bersama Memanfaatkan Limbah Kulit Dan Kepala Udang Sebagai Bahan Pembuatan Kaldu Udang)

199     ANTI AIR (Peta Tata Guna Lahan Dan Peta Aliran Air Tanah)

200     POSTER PUDING BESAR (Poster Copywriting Wa Business Kecamatan Puding Besar)

201     PALING GACOR (Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair Melalui Metode Ember Tumpuk)

202     RANCAK JALI (Perancangan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP))

203     PELUK ERAT (Pengolahan Tepung Beras Merah Menjadi Produk “Rufi Crunchy” Yang Tinggi Serat)

204     TEH HERBAL JERUJU (Pembuatan Daun Jeruju Menjadi Produk Teh Kantung Herbal Jeruju)

205     ENTAR YA BANG (Perancangan Desain dan Informasi Telemedis Sebagai Website Kesehatan Masyarakat Latar Belakang)

 

 

 

Media 739

DPRD Bangka Sahkan Raperda Pajak Restribusi Daerah dan Perlindungan Lahan Pertanian

Sungailiat – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka meyelenggarakan Rapat Paripurna tentang Pengesahan dan penyampaian Raperda, Senin (11/08/2025) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka.

Agenda sidang yang pertama pengesahan raperda tentang perubahan pajak daerah dan restribusi daerah serta raperda tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, dan yang kedua penyampaian raperda tentang pengelolaan barang milik negara.

Rapat yang di buka langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi yang di laksanakan di Ruang Rapat Paripurna tersebut terbuka untuk umum di hadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bangka, Pj. Sekda Bangka beserta Jajaran Kepala OPD dilingkup Pemerintah kabupaten Bangka dan awak media.

Pj. Bupati Bangka Jantani Ali dalam sambutannya mengatakan bahwa peraturan daerah yang dahulu sudah tidak relevan dengan perundang undangan yang berlaku.

“saya berharap raperda ini dapat di bahas oleh pemerintah daerah melalui perangkat daerah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku”, kata jantani.

Adapun raperda yang telah disah kan pada rapat ini yaitu raperda tentang perubahan pajak daerah dan restribusi daerah berupa Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan yang mana besaran tarif maksimum 20 persen turun menjadi 16 persen.

Lanjut jantani, raperda tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, maka dari itu pemerintah wajib melakukan perlindungan terhadap lahan pertanian pangan yang berkelanjutan demi keberlangsungan  lahan pertanian pangan dapat membantu meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian desa.

“keberadaan raperda ini sebagai indikator pemerintah pusat dalam rangka memperoleh dana alokasi khusus bidang pertanian”, ucapnya.

Media 737

Pemkab Bangka Gelar Pencanangan Pembagian Bendera Merah Putih

Sungailiat – Pemerintah Kabutaen Bangka melaksanakan pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pencanangan ini dirangkaikan dengan agenda rutin Apel Pagi bersama di halaman Kantor Bupati Bangka, Senin (11/8/2025).

Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini dipimpin langsung Pj Sekda Bangka, Thony Marza yang secara simbolis menyerahkan Bendera Merah Putih kepada seluruh kepala perangkat daerah dilingkup Pemerintah Kabupaten Bangka, kemudian diteruskan kepada masyarakat.

Gerakan ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Dalam Negeri dan bertujuan untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan gotong royong di kalangan masyarakat. 

“Tujuannya adalah untuk meneguhkan semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air di tengah masyarakat. Bendera Merah Putih bukan sekadar selembar kain, melainkan simbol kedaulatan, simbol perjuangan, serta pengikat rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh pendahulu kita,” kata Thony Marza

Pada kesempatan ini Pj Sekda juga menekankan pentingnya gerakan ini sebagai pemantik semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, ASN, pelaku usaha, hingga komunitas untuk ikut berpartisipasi aktif dengan mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak selama bulan kemerdekaan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025.

Media 735

Adanya Posbankum di Desa/Kelurahan Sebagai Langkah Pemerataan Keadilan

 

Riau Silip – Adanya Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang ada disetiap Desa/Kelurahan dinilai penting sebagai langkah pemerataan keadilan bagi masyarakat.

Pentingnya penanganan tersebut haruslah selaras dengan operation time yang terjadi dilapangan.

Demikian dikatakan Pj. Sekda Bangka, Thony Marza, A.P., dalam acara pelaksanaan harmonisasi produk hukum daerah dan sosialisasi pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan di Kabupaten Nangka, Jum’at (08/08/25) di Kantor Kades Deniang Kec Riau Silip.

“Posbankum ini dinilai sangat diperlukan bagi Desa dan Kelurahan. Yang penting penanganannya sesuai dengan operation timenya,” imbuhnya.

Ditambahkannya, Posbankum juga harus dibarengi dengan upaya preventif. “Pencegahan perlu, namun perlu untuk adanya kesiapan bantuan hukum itu sendiri,” tutupnya.

Sementara itu Kakanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan, berharap adanya Posbankum ini dijadikan kebutuhan Kades dan Lurah untuk menyelesaikan sengketa wilayah serta mempermudan akses keaddilan masyarakatnya.

“Harapan kami pendampingan kami dari Kanwil mudah mudahan Posbankum itu akan dijadikan sesuatu kebutuhan Kades atau Lurah yang berperan sebagai penyelesai sengketa di wilayah dan mempermudah akses keadilan diwilayahnya,” tutupnya.

Media 733