Masjid Al Muhajirin Air Ruai Terima Bantuan Sapi Qurban Presiden

Pemali – Masjid Al Muhajirin Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali menerima bantuan sapi qurban dari Presiden RI. Satu ekot sapi tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Bangka, Sabtu (07/06/25) di Masjid Al Muhajirin.

Pada sambutannya, Pj. Bupati Bangka, Jantani Ali, S.T., menyebutkan daging sapi tersebut akan didistribusikan kepada para mustahiq di area Air Ruai dan sekitarnya.

“Ini nantinya akan dilakukan pendistribusian kepada para mustahiq yang berada di Desa Air Ruai dan sekitarnya,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat atas bantuan yang telah diterima oleh Pemerintah Daerah yang kemudian akan dinikmati masyarakat.

“Terimakasih kepada Presiden atas bantuan ini, semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat,” tutupnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima dari Pj. Bupati kepada pengurus Masjid kemudian dilakukan prosesi pemotongan hewan qurban tersebut.

Media 610

Pj Bupati Jantani Ali Sholat Ied Adha Di Masjid Agung Sungailiat

Sungailiat – Pj Bupati Bangka, Jantani Ali melaksanakan ibadah sholat idul Adha 1446 Hijriyah bersama ribuan masyarakat Kabupaten Bangka yang berlangsung di Mesjid Agung Sungailiat, Jum’at (06/06/2025).

Pelaksanaan sholat idul adha ini juga dihadiri Pj Sekda Bangka, Thony Marza, Kapolres Bangka serta Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.

Dalam sholat idul adha tersebut bertindak sebagai Imam Ustadz Subandi, Muadzin Ustadz Zuhendra Amrin dan Khotib sholat idul adha oleh Satera Sudaryoso, M.A.Hum.

Dalam momentum hari raya idul adha, Jantani Ali mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta mengambil hikmah dari teladan Nabi Ibrahim yang rela berkorban penuh kesabaran dan keikhlasan mengharapakan ridho Allah SWT.

“Saya harapkan mari kita mengambil beberapa hikmah dari pengorbanan nabi Ibrahim dalam mementin hari idul adha, itu mencerminkan untuk menyembelih sifat kesombongan dan mementingkan diri sendiri,” katanya.

Media 608

Rapat Paripurna DPRD, PJ Bupati Bangka Sampaikan Raperda Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2024

Sungailiat – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna dengan 3 agenda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka, Kamis (05/06/2025). Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Bangka, Hendra Yunus.

Agenda pertama yakni penyampaian Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024, ke dua Penyampaian Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025, dan yang ketiga Penyampaian Hasil Reses.

Pj. Bupati Bangka Jantani Ali menyampaikan secara langsung Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024 dan Penyampaian Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025. Dalam konteks penyusunan APBD guna meneruskan pembangunan tahun 2025 kita harus percepat langkah dan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang semakin kompensasi dinamis.

“pada tahun ini langkah awal yang sudah kita lakukan adalah memfokuskan APBD 2025 pada pencapaian sasaran strategis daerah, namun di dalam perjalanannya di awal tahun ini juga terlaksana APBD 2025 menghadapi dinamika yang cukup tinggi”, ucapnya. 

Sejak ditetapkan peraturan daerah tahun nomor 9 tahun 2024 tentang APBD tahun 2025 telah terjadi berbagai perubahan perkembangan yang berdampak pada berbagai asumsi dan indikator APBD maupun berdampak pendapatan daerah belanja daerah dan pembiayaan daerah.

“paling tidak terdapat 3 faktor utama yang mempunyai dampak signifikan terhadap keberlangsungan APBD tahun 2025, pertama adanya berbagai kebijakan pemerintah terutama inpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dan pelaksanaan APBD dan  APBN Tahun anggaran 2025, kedua penyesuaian perhitungan silva hasil audit BPK dan ketiga beberapa dinamika penyebabkan harus dilakukannya pergeseran anggaran mendahului KUA APBD”, bebernya.

Penyampaian Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024 terdiri dari 7 laporan yakni laporan realisasi anggaran, laporan neraca, laporan arus kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, laporan saldo anggaran lebih, dan cacatan atas laporan keuangan.

“sepenuhnya kami sadari bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD di Kabupaten Bangka tahun 2024 dan Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025 masih banyak terdapat kekurangan karenanya kami mengharapkan saran dan masukan dari pimpinan dan anggota DPRD dalam upaya perbaikan kedepannya”, tutupnya.

Media 605

Rapat Paripurna DPRD, PJ Bupati Bangka Sampaikan Raperda Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2024

Sungailiat – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna dengan 3 agenda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka, Kamis (05/06/2025). Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Bangka, Hendra Yunus.

Agenda pertama yakni penyampaian Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024, ke dua Penyampaian Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025, dan yang ketiga Penyampaian Hasil Reses.

Pj. Bupati Bangka Jantani Ali menyampaikan secara langsung Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024 dan Penyampaian Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025. Dalam konteks penyusunan APBD guna meneruskan pembangunan tahun 2025 kita harus percepat langkah dan beradaptasi dengan berbagai perubahan yang semakin kompensasi dinamis.

“pada tahun ini langkah awal yang sudah kita lakukan adalah memfokuskan APBD 2025 pada pencapaian sasaran strategis daerah, namun di dalam perjalanannya di awal tahun ini juga terlaksana APBD 2025 menghadapi dinamika yang cukup tinggi”, ucapnya. 

Sejak ditetapkan peraturan daerah tahun nomor 9 tahun 2024 tentang APBD tahun 2025 telah terjadi berbagai perubahan perkembangan yang berdampak pada berbagai asumsi dan indikator APBD maupun berdampak pendapatan daerah belanja daerah dan pembiayaan daerah.

“paling tidak terdapat 3 faktor utama yang mempunyai dampak signifikan terhadap keberlangsungan APBD tahun 2025, pertama adanya berbagai kebijakan pemerintah terutama inpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dan pelaksanaan APBD dan  APBN Tahun anggaran 2025, kedua penyesuaian perhitungan silva hasil audit BPK dan ketiga beberapa dinamika penyebabkan harus dilakukannya pergeseran anggaran mendahului KUA APBD”, bebernya.

Penyampaian Raperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA.2024 terdiri dari 7 laporan yakni laporan realisasi anggaran, laporan neraca, laporan arus kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, laporan saldo anggaran lebih, dan cacatan atas laporan keuangan.

“sepenuhnya kami sadari bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD di Kabupaten Bangka tahun 2024 dan Rancangan Perubahan KUA/PPAS TA.2025 masih banyak terdapat kekurangan karenanya kami mengharapkan saran dan masukan dari pimpinan dan anggota DPRD dalam upaya perbaikan kedepannya”, tutupnya.

Media 605

PJ Bupati Bangka, Jantani Ali Tinjau Pelaksanaan Operasi Pasar Subsidi di Kecamatan Merawang

Merawang – Pj Bupati Bangka, Jantani Ali ST meninjau langsung operasi pasar murah yang digelar di Kecamatan Merawang, Kamis (05/06/2025) pagi. Operasi pasar ini digelar sebagai upaya untuk menekan laju inflasi.

Opadi merupakan upaya Pemkab Bangka menekan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Adha melalui pemberian subsidi.

“Ini salah satu cara pemerintah membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga wajar, juga dapat menekan inflasi,” kata Jantani  

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

“Semoga pasar murah ini bisa membantu dan lebih terwujud lagi dilaksanakan di Kabupaten Bangka,”lanjutnya

Perlu diketahui paket sembako yang dijual tersebut sebanyak 1.500 paket dan komoditas yang dijual, yaitu paket beras premium kemasan 5 kilogram, gula premium kemasan 2 kilogram, minyak goreng premium kemasan 2 liter dan terigu kemasan 1 kilogram.

Dalam harga normal paket tersebut dibandrol dengan harga Rp163.000. Namun setelah disubsidi, masyarakat dapat membelinya di Opadi dengan harga Rp105.000 atau mendapat subsidi Rp58.000. 

Media 603

Pj Bupati Jantani Ali Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bangka

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka Melaksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka, Selasa (03/06/2025).

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi untuk mencapai penurunan stunting yang ada di kabupaten Bangka. Rakor Stunting tahun 2025 hari ini sebagai hasil dari evaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting dari tingkat desa sampai tingkat kecamatan.

Pj. Bupati Bangka jantani Ali dalam arahannya mengatakan, kasus stunting ini sebenarnya bukan hanya dari makanan saja tapi pasti ada faktor faktor lainnya. Maka dari itu perlunya peran kita bersama dalam mengatasi kasus stunting ini.
 
“saya menganggap yang paling berperan dalam hal seperti ini adalah perangkat desa. Saya minta rapat ini bukan berstrategi secara teknis saja, tapi pakailah hati nurani kita kalau kita memang murni untuk mengentaskan stunting ini, jadi apa yang kita kerjakan itu bermakna dan berhasil guna”, ucap jantani.

“dalam mengentaskan stunting ini kita harus cari penyebabnya apa saja, sehingga setelah kita identifikasi penyebabnya maka kita lakukan pengobatan kepada anaknya, orang tuanya atau ke kehidupan soasialnya”, ujarnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lia Anggraini menuturkan bahwa kegiatan ini sudah kita rencanakan tahun 2024 akan kita laksanakan sebanyak 4 kali di tahun 2025 ini.

Untuk tahap awal Rakor ini butuh mengevaluasi terlebih dahulu bagaimana capaian kerja program yang telah dilaksanakan di tahun 2024. Sehingga baru bisa membuat program baru di tahun 2025, karena memang penanganan stunting ini tidak mudah menurunkan angka yang telah ada karena butuh proses yang panjang bahkan bertahun.

“Anak anak yang mengalami stunting itu butuh waktu yang panjang untuk memulihkan kondisi tubuhnya untuk lepas dari stunting, tidak bisa langsung pulih kembali kesehatannya ketika kita beri asupan bergizi jadi semuanya harus imbang. Jadi ini perlu kerja keras kita semua”, ucap Lia.

Menurut data terbaru tahun 2025 dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka terdapat 258 balita yang mengalami kasus stuntuing yang terdapat di delapan kecamatan kabupaten bangka, dimana dengan jumlah terbanyak kasus stunting terdapat di Kecamatan Mendo barat.

Media 601

Thony Marza : Jangan Sampai Kota Tambang Jadi Kota Hantu, Begini Penjelasannya

 

Sungailiat – Pj. Sekda Bangka, Thony Marza, A.P., menuturkan bahwa Kabupaten Bangka dengan kekayaan alam harus dapat dilakukan degradasi optimal pasca tambang. Hal ini sebagai langkah preventif Pemkab Bangka agar menjaga lingkungan tetap lestari hingga generasi mendatang.

Hal tersebut seperti dikatakannya dalam acara FGD penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Bangka, Senin (02/06/25) di OR Setda Bangka.

“Kita berharap kabupaten sebagai kota tambanh jangan sampai jadi kota hantu, kita harus dapat mempercepat degradasi lahan akibat dari proses produksi tambanh ini,” tegasnya.

Lebih lanjut ia meminta seluruh jajaran terutama yang terlibat langsung pada sektor lingkungan hidup dapat terus meningkat upaya yang lebih komprehensif.

Lebih lanjut, ia menghimbau pihak perizinan dapat menentukan indikator tertentu sebagai standara yang harus dipenuhi. Hal ini diharapkan menjaga lahan tetap lestari pasca tambanh dibuka.

“Pada proses perizinan harus diperhatikan, kalau salah dalam proses pemberian izin akan dapat berdampak kepada lingkungan,” tutupnya.

Acara tersebut diikuti total 61 peserta yang terkoordir secara tatap muka maupun online.

Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama Pj. Sekda Bangka, beserta segenap tamu undangan lainnya.

Media 599

PJ Bupati Jantani Ali Pimpin Upacara HUT Pancasila 2025 Di Pemkab Bangka

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (02/06/2025) di Halaman Kantor Bupati Bangka. Pj Bupati Bangka, Jantani Ali bertindak sebagai inspektur upacara dalam momen bersejarah tersebut.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pj Sekda Bangka, Thony Marza, Ketua DPRD Bangka, Jumadi, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tamu undangan lainnya.

Mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, peringatan tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan sekedar dokumen historis yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945, melainkan adalah jiwa, pendoman hidup serta penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Dengan semangat memperkokoh ideologi Pancasila, mari kita renungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu”, jelas Pj Bupati Bangka, Jantani Ali saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

Hal ini menjadi prioritas karena kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Memperkokoh ideologi Pancasila berarti
menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila”, pungkasnya

Media 597