Kajari Bangka Ingatkan Kades Dalam Pemanfatan Dana Darurat Corona

Sungailiat - Berdasarkan instruksi Bupati Bangka dalam penanggulangan wabah virus corona, setiap desa diwajibakan untuk menganggarkan dana desa guna kesiap siagaan. Setiap desa telah menganggarkan dana sebesar dua puluh juta dari anggaran desa yang akan digunakan nantinya.

Menyikapi hal tersebut, perlu adanya bimbingan serta arahan dalam penggunaan dana tersebut agar pemanfatannya tepat sasaran dan tidak menjadi permaslaahan. Dalam hal ini Kepala Kejaksaan Negeri Bangka,  Rilke Jefri Huwae menekankan Kepala Desa lebih bijak dalam pemanfatan anggaran tersebut.

Dirinya menyampaikan secara langsung bagi seluruh Kepala Desa agar menjalin komunikasi dengan tim gugus tugas covid-19 khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka. Selain itu perlu adanya pelaporan kepada Camat terkait sehingga fungsi koordinasi dan komunikasi berjalan dengan baik.

"Penggunaan dana desa ini harus berkoordinasi dengan BPBD dan dilaporakan kepada camat, agar menjaga kestabilan pemerintahan desa dan menghindari kepentjngan politik," ujar Jefri.

Selain itu, fungsi koordinasi juga berguna untuk tahapan pembelajaan. Hal tersebut berguna mencegah pembelajaan yabg tidak sesuai atau telah disedikaan tim gugus penanggulangan covid 19 Kabupaten Bangka.

"Jadi kebutuhan mendasar menanggulangi ini harus meminta rujukan dari ahlinya. Misalnya jangan sampai dilakukan pembelian masker secara belebihan yang padahal telah dilakukan juga oleh gugus covid 19," tambahnya.

Dirinya juga menyarankan kepada seluruh Kepala Desa untuk selalu siap siaga penanggulangan covid 19 ini. Karena menurutnya wabah penyakit ini berbeda dengan bencana alam karena tidak diketahuu hingga kapan wabah ini selesai.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
A Mangatas
Fotografer: 
A Mangatas
Editor: 
M.Khadafi