Wabup Bangka Pimpin Tanam Serentak Jagung se-Babel

MENDOBARAT- Wakil Bupati Bangka, Drs. Rustamsyah, memimpin penanaman Jagung di Desa Zed, Kecamatan Mendobarat, Kamis (9/3/2017) di areal Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR). Kabupaten Bangka terpilih sebagai daerah launching penanaman serentak Jagung di Provinsi Babel.

Wakil Bupati Bangka, Drs. Rustamsyah, dalam sambutannya mengatakan, program pertanian Kabupaten Bangka sejak awal kepemimpinannya bersama Bupati Bangka sudah dicanangkan sejak tahun 2013 yang mana sebelumnya belum ada program pertanian dari pusat dan kemudian baru kemudian Pemerintah Pusat mulai memfokuskan kemajuan pertanian di seluruh Indonesia.

Ada beberapa langkah yang ditempuh untuk mewujudkan misi pertanian tangguh yakni peningkatan kemampuan petani dan penguatan lembaga pendukungnya, pengamanan ketahanan pangan, peningkatan produktifitas, produksi, dan daya saing produk pertanian, serta pemanfaatan hutan untuk diversifikasi usaha dan mendorong produksi pangan.

‘’Kabupaten Bangka ini sebagai daerah terluas se Babel yang memiliki lahan pertanian ataupun yang belum dimanfaatkan untuk lokasi pertanian dan apabila dimanfaatkan dengan baik. Lahan perkebunan baik itu, lada, karet, ataupun kelapa sawit yang belum menghasilkan bisa dimanfaatkan untuk ditumpang sari dengan komiditi tanaman pangan salah satunya Jagung di lahan KKSR,’’ungkap Wabup Bangka.

Dikatakannya lagi, dengan dimanfaatkannya lahan perkebunan ini memberi positif pada tanaman pokok (perkebunan) dimana tanaman pokok terawatt dan tanaman tumpang sari seperti jagung, cabai dan lainnya dapat menghasilkan sehingga mendapatkan hasil dari tanaman tumpang sari sebelum tanaman pokok menghasilkan.

‘’Kita juga berharap kepada penyuluh pertanian dan petani agar jangan membuka lahan baru untuk tanaman singkat karena bisa dimanfaatkan tanaman tumpang sari di lahan perkebunan seperti karet, lada, dan sawit. Kepada semua pihak mari bersama-sama untuk menyukseskan program Upsus Jagung ini, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat di Kabupaten Bangka,’’harap Wabup Bangka.  

Sementara itu, Kemas Arfani Rahman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, mdalam laporannya bahwa dari hasil rapat kordinasi di markas Makorem Garuda Jaya pada bulan Februari bahwa Kabupaten Bangka dijadikan target terluas untuk penanaman jagung maka launching Upaya Khusus Pajale (Padi Jagung Kedelai) se Provinsi Babel sedangkan padi di Bangka Selatan.

Penanaman Upsus Pajele ini dilakukan dengan dua pola yakni pola tumpang sari tanaman perkebunan dengan target 460 hektar penanaman jagung di sela-sela tanaman perkebunan yang dibiayai APBN sebesar 445 hektar dan meminta bantuan Dinas Pertanian Pemprov Babel sebagai penanggungjawab penanaman jagung dan Kabupaten Bangka mulai dari petani, Gapoktan, PPL, dan Pemda Bangka siap untuk menyukseskan program penanaman jagung dibantu oleh TNI.

Pola kedua adalah penanaman monokultur melalui APBN sebanyak 790 hektar dengan target yang tidak dibiayai APBN adalah 1700 hektar namun kita yakin akan tercapai target tersebut karena padi ditargetkan 2200 hektar tapi kita bisa cetak sawah baru seluas 5600 hektar berkat dukungan semua pihak.

‘’Jangan sampai kegiatan ini terlambat dan harus tepat waktu seperti penanaman padi di tahun 2016 kita sudah panen sebelum musim banjir. Dalam penanaman jagung kita percepat seharusnya ditanam bulan April tapi di bulan Maret ini sudah kita tanam. Kita juga meminta bantuan BMKB Babel untuk memantau kondisi cuaca,’’ungkap Kemas.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Staff Ahli Gubernur Babel bidang ekonomi dan Keuangan Daerah, H. Marwan, S.Ag, penanggungjawab Upsus Pajale Provinsi Babel, DR. Harris Syahfudin, perwakilan TNI, Kapolres Bangka, BMKG Pangkalpinang, perwakikan SKPD Bangka, dan para tamu udangan lainnya. (Eddo Richardo/Humas Pemkab Bangka)

Sumber: 
Humas Bangka
Penulis: 
Eddo Richardo
Fotografer: 
Eddo Richardo
Editor: 
Eddo Richardo
Tags: 
09/03/2017 Humas Bangka