Validasi Data Kemiskinan Terus Diperbaiki

Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengatakan daerah kabupaten /kota diharapkan dapat up date data kemiskinan dikarenakan hal tersebut sangat penting sebagai dasar penentuan sasaran penerimaan bantuan sosial.
"Efektivitas dan ketepatan sasaran penanganan fakir miskin sangat tergantung kepada basis data yang diperbarui setiap waktu sesuai dengan kondisi masyarakat, terlebih data yang ada sudah By Name By Address,", ungkap Mensos ketika membuka Rapat Koordinasi Teknis Sistem Informasi dan Kofirmasi Data Sosial Terpadu (SISKADA -SATU) beberapa waktu lalu di Ruang Pertemuan Hotel Tanjung Pesona Sungailiat Kabupaten Bangka bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Bangka serta unsur lainnya.
Diungkapkannya, tahun 2017 Kementerian Sosial melakukan verifikasi dan validasi (Verivali) data kemiskinan di Indonesia.
"Sesuai amanat Undang-undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin, maka kemensos dimandatkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data setiap dua tahun sekali. Basis Data Terpadu 2015 hasil pendataan BPS, maka tahun 2017 kemensos akan melakukan verivali melalui SISKADA SATU," terangnya lagi.
SISKADA SATU lanjut Khofifah merupakan sistem dengan cara mengambil data Badan Pusat Statistik dan kemudian dikelompokkan per kota dan kabupaten.
"Nantinya data tersebut diverifikasi dan validasi secara berjenjang mulai dari level RT dan RW, Kades, Lurah dan Camat, kemudian dilaporkan kepada bupati/walikota hingga gubernur, kemudian disampaikan kepada Menteri Sosial untuk dilakukan pemutakhiran data," jelasnya lagi.
Dikatakan mensos lebih lanjut, up date data sangat penting sebagai dasar penentuan sasaran penerimaan bantuan sosial. Selain itu juga efektifitas dan ketepatan sasaran penanganan fakir miskin sangat tergantung pada basis data yang diperbarui setiap waktu sesuai dengan kondisi masyarakat, terlebih data yang ada sudah By Name, By Address.
"Dengan menggunakan data valid dalam penetapan sasaran pada semua program bantuan sosial, maka komplementaritas bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat akan meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan mereka," tukasnya.

Data By Name By Address penanganan fakir miskin yang ada di SISKADA SATU menjadi acuan sasaran pelaksanaan program penanganan fakir miskin, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial maupun Kementerian/Lembaga terkait sehingga sinergitas komplementaritas dan keterpaduan pelaksanaan program penanganan fakir miskin dapat terwujud untuk optimalisasi dan percepatan penuruanan angka kemiskinan.

Apa ITU SISKADA SATU?
 
Menteri Sosial melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangka untuk meluncurkan E-Warong KUBE PKH di Desa Silip dan melakukan Rapat Koordinasi Sistem Informasi Konfirmasi Data Sosial Terpadu atau SISKADA SATU di Ruang Pertemuan Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.
Terkait SISKADA SATU, apakah aplikasi itu? Berikut uraiannya :

SISKADA SATU merupakan sistem informasi konfirmasi data sosial terpadu tentang sebuah aplikasi pemadanan data sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluraga Sejahtera (KSS), Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) untuk menentukan kuota bantuan pada masing-masing program. Aplikasi ini dibuat untuk membantu mempermudah melakukan validasi data penerima program bantuan PKH, KKS, PBI, dan PbDT pada masing-masing wilayah kabupaten di seluruh Indonesia untuk mendapatkan data yang valid pada kuota penyaluran program bantuan sosial pada seluruh kabupaten/kota. Untuk mendownload aplikasi SISKADA SATU ini, pada link pertama download aplikasi SISKADA SATU : http://siskadasatu.kemsos.go.id dan link dua download aplikasi SISKADA SATU : http//bit.ly/2gEHIYw. (Sumber : Kemensos RI)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah