Tim Sergap Mabes TNI AD Pusat Mengharapkan Areal Persawahan Balunijuk Dijadikan Lokasi Agrowisata

Kecamatan Merawang yang terkenal dengan daerah penghasil sayur - mayur, palawija dan tanaman lainnya termasuk juga menjadi daerah penyangga antara ibukota provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka, menjadikan daerah ini menjadi daerah yang produktif untuk dikembangkan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman, Jumat (17/3/17) di Sungailiat mengatakan, kedatangan Tim Sergap Mabes TNI AD Pusat baru-baru ini ke Kabupaten Bangka mewacanakan untuk areal persawahan Balunijuk Kecamatan Merawang dapat dijadikan daerah argowisata.
"Mereka berkeinginan menjadikan daerah persawahan Balunijuk tersebut sebagai daerah argowisata yang dapat menunjung dari sektor pertanian dan juga pariwisata," ungkap Kemas.
Keinginan tersebut diakui Kemas tercetus ketika Tim Sergap Mabes TNI AD Pusat tersebut mengunjungi areal persawahan Balunijuk tersebut beberapa waktu yang lalu.
"Kita melakukan kegiatan sambung rasa di sana, diskusi dengan para petani, gapoktan, kades lain lainnya terkait untuk kemajuan sektor pertanian, perkebunan yang membantu ekonomi masyarakat," jelas Kemas.

Lebih lanjut Kemas menguraikan, ide tersebut tercetus dari Tim Sergap dan jika melihat kondisi, memungkinkan juga untuk dijadikan daerah argowisata, karena daerah Merawang tersebut terutama di desa Balunijuk dan sekitarnya merupakan salah satu sentra sayuran yang memasok untuk kota Pangkalpinang, Sungailiat dan sekitarnya. "Areal persawahan ada, tanaman palawija banyak, cocok juga untuk agrowisata, banyak juga jenis tanaman lainnya, hanya tim Sergap kemarin mengusulkan adanya pasokan listrik yang harus masuk ke areal persawahan, sehingga bisa berkembang dan rencana agrowisata tersebut dapat diwujudkan," tukas Kemas.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah