Tiga Profesor Berikan Paparannya Pada Musrenbang Bangka Tahun 2017

Pemerintah Kabupaten Bangka menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2017, Selasa (14/3/17) di Ruang Pertemuan Hotel Tanjung Pesona Sungailiat yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka H. Tarmizi Saat. Musrenbang Bangka tahun 2017 terasa sangat istimewa, karena Pemerintah Kabupaten Bangka mengundang tiga profesor untuk memberikan paparannya sebagai bahan masukan musrenbang Kabupaten Bangka. Ketiga profeser tersebut yakni Profesor Sofyan Effendi selaku Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, Profesor Hermanto Siregar, Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor, dan Profesor Djamaludin Ancok, Guru Besar Psikologis UGM. Selain itu juga, Pemerintah Kabupaten Bangka juga mengundang Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Yan Megawandi sekaligus sebagai moderator. Dua dari tiga profesor tersebut berasal dari Bangka, yakni Sofyan Effendi dari Jebus Kabupaten Bangka Barat, dan Djamaludin Ancok dari Desa Menduk Kecamatan Mendobarat  Kabupaten Bangka.
Profesor Sofyan Effendi yang mendapatkan kesempatan pertama menjelaskan, tentang peran reformasi birokrasi pemerintahan yang responif, efisien dan efektif dalam perencanaan pembangunan.
Sementara itu,Profesor Hermanto Siregar dalam paparannya menyampaikan tentang pertanian. Menurutnya pertanian bisa membuat rakyat sejahtera, banyak contoh negara maju sekarang ini basisnya pertanian, seperti New Zealand, Selandia Baru, Skandinavia, Norwegia dan Denmark.
"Selandia Baru menguasai seperempat dari total produk susu yang diperdagangkan di pasar dunia," jelasnya.
Dikatakanya, jika daerah mengembangkan bidang perkebunan dan pertanian, maka daerah tersebut bisa maju dan bisa mensinergikan antara pengusaha dengan para petani.
"Kabupaten Bangka beruntung karena penduduknya belum banyak sehingga kebijakan pertanian dan perkebunan bisa didesain dengan baik," katanya.
Sementara itu putra asal Desa Menduk, Djamaludin Ancok menjelaskan tentang peran psikologi kepemimpinan dan inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Doktor Yan Megawandi dalam kesempatan tersebut yang mewakili Gubernur Bangka Belitung menjelaskan mengenai kebijakan pemerintah provinsi Bangka Belitung dan akan disinergikan dengan visi misi Gubernur yang terpilih.
"Kita sinergikan dengan visi misi Gubernur baru nanti, tahun 2017 -2022," ungkap Yan.
Sementara itu, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat yang membuka acara musrenbang mengungkapkan forum perencanaan ini diharapkan juga dapat memperkokoh tekad dapat mewujudkan Kabupaten Bangka yang lebih bermartabat. Musrenbang tahun 2017 ini merupakan musrenbang terakhir yang dilaksanakan dalam periode Rencana Panjang Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018.
"Kita tingkatkan proses dan kualitas perencanaan pembangunan yang telah berjalan selama ini," ungkap Bupati Bangka H. Tarmizi Saat.
Untuk tahun 2018 nanti, kebijakan harus dalam koridor Bangka Bermartabat. Kabupaten Bangka diharapkan harus siap menghadapi perubahan, dan mengatasi semua tantangan pembangunan serta memiliki kapasitas dan daya saing yang kuat dalam kompetisi pembangunan di tingkat nasional dan internasional dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
"Kebijakan harus menciptakan tatanan baru yang membentuk masa depan Kabupaten Bangka yang lebih baik," pesan bupati.
Selain itu juga, Kabupaten Bangka dapat mewujudkan dunia pertanian yang semakin tangguh, menciptkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani dan mengelola sumber daya alam yang lestari.
"Kita ingin mewujudkan pembangunan yang inklusif, pembangunan yang menyentuh seluruh kehidupan masyarakat," harapnya lagi.

Diharapkan pembangunan Kabupaten Bangka bisa berdampak luas terhadap penanggulangan kemiskinan dan peningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah