Taman Kota, Destinasi Wisata Baru Di Sungailiat

 
Pemerintah Kabupatepan Bangka dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bangka H. Tarmizi Saat dan Rustamsyah terus membenahi Kabupaten Bangka sehingga maju dan bisa kekinian. Salah satu yang tampak terlihat terjadinya perubahan wajah kota Sungailiat. Selain jalan yang semakin mulus di dalam Kota Sungailiat, perbaikan infrastruktur yang mendukung semakin cantiknya Kota Bersih, Tertib dan Aman (Berteman) ini. Terminal Sungailiat yang merupakan terminal induk di dalam Kota Sungailiat yang berlokasi di pusat kota, disulap dan dibangun menjadi fasilitas eumum dengan mengedepankan tata kota yang asri dan bernuansa hijau.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka H. Asep Setiawan, keberadaan Taman Kota Sungailiat tersebut menjadi salah satu wahana atau destinasi wisata bagi masyarakat Bangka dan juga luar Bangka.
"Bisa menjadi destinasi baru, karena konsepnya kekinian dan dapat mendukung pariwisata di Kabupaten Bangka," ungkap Asep Setiawan.
Selain itu juga, Asep menyebutkan, Ruang Terbuka Hijau/ Taman Kota berada Sungailiat yang berada di pusat kota tersebut bisa dijadikan ajang tempat bersantai, olahraga bahkan bisa swafoto.
"Ya bisa menjadi alternatif wisata baru juga, dan melalui sosial media, bisa mempromosikan Kota Sungailiat juga," katanya.
Asep Setiawan mengharapkan juga dengan telah adanya RTH ini, masyarakat dapat memanfaatkannya dan bisa menjaga serta merawatnya sehingga tetap cantik dan semakin "sexy" bagi Kota Sungailiat. Selain itu juga, dirinya menyarankan ruang terbuka hijau bisa menjadi lebih baik lagi kedepan.
"Ini sudah bagus dan indah, namun alangkah baiknya nanti, bisa dibuat perubahan-perubahan ruang terbuka hijau seperti di Bandung, ada karpet sintetisnya, sehingga bisa duduk-duduk, dan juga lainnya," kata mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangka tersebut.
RTH atau Taman Kota Sungailiat diresmikan Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, Sabtu (6/1/18) dengan penandatanganan prasasti. Berbagai fasilitas di ruang terbuka hijau tersebut dilengkapi dengan anggaran sekitar Rp 7 milyar dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat mulai dari bersantai, olahraga, berburu kuliner dan lainnya.

"Semoga bisa menjadi destinasi baru bagi Kabupaten Bangka untuk menunjang kepariwisataan di Bangka," harap Asep

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah