STISIPOL Pahlawan 12 Gelar Talkshow Tentang Bahaya Obat PCC

Mensosialisasikan kehidupan dan kesehatan yang baik harus dilakukan semua pihak termasuk juga akademisi dan lingkungan kampus.
STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Kabupaten Bangka menggelar talkshow yang terkait dengan bidang kesehatan. Mengambil tema "Mengenali dan Mengkomunikasikan Petaka Akibat Obat PCC", kampus beralmamater kuning ini, STISIPOL Pahlawan 12 ini, mengajak masyarakat terutama para pemuda untuk lebih dekat dan mengetahui lebih dalam apa itu PCC dan apa akibat dari penggunaan obat tersebut jika terlalu berlebihan dengan menghadirkan para narasumber yang berkompeten dari BNNK Bangka dan juga yayasan Nurmala Dewi yang konsen terhadap perlindungan anak dan perempuan. Untuk talkshow kali ini diselenggarakan di Lingkungan Nelayan I di Posyandu Krisi, Jumat (6/10/17).
Wakil Ketua I Stisipol Pahlawan 12, Yozar Shubly Ariadhy mengungkapkan, sekarang ini mendapatkan ilmu pengetahuan tidak hanya di dalam kelas saja, namun lebih dari itu, lingkungan dan masyarakat menjadi objek utama juga untuk lebih mengetahui permasalahan yang terjadi di masyarakat.
"Apa yang ada di peroleh di kampus, bisa kita terapkan dan aplikasikan di tengah-tengah masyarakat dengan cara seperti ini, talkshow atau sosialisasi mengenai apa yang tengah hangat dan menjadi topik perbincangan di kalangan umum," katanya.
Talakshow ini merupakan salah satu cara mengkomunikasikan apa yang ingin disampaikan.
"Praktek langsung dengan masyarakat merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk disampaikan, dan merupakan cara komunikasi yang efektif juga," katanya.
Sementara itu, Abdul Manan selaku narasumber dari Badan Narkotika Nasionak Kabupaten (BNNK) Bangka mengatakan PCC merupakan singkatan dari Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol merupakan gabungan dari tiga obat keras yang berguna untuk penyakit jantung dan penghilang rasa sakit. Obat ini tidak bebas diperjualbelikan dan jika pun mau harus ada izin dan resp dari dokter.
"Sekarang ini banyak yang menyalahgunakan pemakaian obat PCC ini terutama di kalangan muda, dan dipergunakan tidak sebagaimana mestinya," ungkap Abdul Manan.
Untuk itu Abdul Manan mengatakan, kegiatan talkshow seperti yang dilakukan Stisipol Pahlawan 12 ini merupakan salah satu cara yang baik untuk mensosialisasikan dengan menggunakan ilmu komunikasi dan mampu mengubah perubahan perilaku terutama di kalangan anak muda.
"Langkah-langkah sosialisasi dan talkshow seperti ini merupakan salah satu cara preventif dan promotif dan hal ini dapat berjalan bersama dengan upaya kuratif dan rehabilitatif," ujarnya.
Sementara itu Nurmala Dewi yang aktif dalam kegiatan Perlindungan Anak dan Kaum Perempuan di Kabupaten Bangka dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, penyalahgunaan obat -obat terlarang adalah kalangan muda. Untuk itu perlindungan anak terutama kalangan muda harus dari keluarga dan lingkungan yang sehat.
"Perlu perhatian yang serius dari semua pihak, terutama pengaruh dari penyalahgunaan obat terlarang," katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Talkshow Septiar Andrinaransyah mengungkapkan talkshow yang diselenggarakan ini merupakan salah satu cara mahasiswa untuk belajar langsung tentang ilmu komunikasi dan juga permasalahan yang dibahas dalam kegiatan tersebut. Selain itu juga lanjut Septiar, talkshow yang mengetengahkan dengan petaka obat PCC ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada kaum muda sehingga tidak terperosok dalam penyalangunaan obat PCC ini.
"Ini langkah preventif kita, untuk membantu masyarakat, kita kerjasama dengan banyak pihak, seperti BNNK Kabupaten, LPA Bangka Belitung, karang taruna Lingkungan Nelayan I, Aspikom, dan lainnya. Semoga ini bermanfaat untuk mahasiswa, dan juga masyarakat," harapnya.
Sementera itu terkait dengan pemerintah daerah, Kabupaten Bangka peduli dan sangat antusias dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba termasuk obat PCC ini.
"Kaum muda harus peduli dan mampu meraih masa depan yang baik. Penggunaan narkoba sangat merugikan dan hal ini bisa membahayakan masa depan bangsa. Jauhi narkoba, dan kegiatan talkshow yang dilaksanakan mahasiswa Stistipol Pahlawan 12 ini, sangat baik dan bisa membantu program pemerintah juga," kata bupati.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah