Sosialisasi dan Advokasi Ulang Imunisasi MR Hasilkan 7 Poin Kesepakatan

Sungailiat – Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Ulang Imunisasi Measles Rubella (MR) Bersama MUI Provinsi Babel hasilkan 7 poin kesepakatan. Kesepakatan tersebut dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka dr. Then Suyanti dihadapan para Camat,  Kades, dan para Kepala Sekolah SD dan SLTP se Kabupaten Bangka, Senin (10/09/18) di gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.
"Jadi kesepakatan kita hari ini pertama, Kades dan jajarannya wajib membantu sekolah dalam imunisasi MR, kedua, MUI akan membantu sosialisasi MR ke sekolah-sekolah, ketiga, sekolah wajib mendukung imunisasi MR dengan memberitahukan orang tua siswa tanpa lembar persetujuan, keempat, sudah ada fatwa MUI bahwa imunisasi MR mubbah, kelima, sekolah wajib menjadwalkan imunisasi MR, keenam, bagi orangtua yang tidak hadir pada disekolah pada saat sosialisasi dianggap setuju, ketujuh, surat Bupati Bangka / Sekretaris Daerah tentang kewajiban pelaksanaan imunisasi MR ke sekolah-sekolah di Kabupaten Bangka," ungkap Then.

Then berharap agar semua pihak dapat bekerja sama dalam mensukseskan pelaksanaan imunisasi MR tersebut karena didasari telah dikeluarkannya fatwa MUI tentang diperbolehkannya imunisasi MR tersebut.

"Kita harapkan jadi semua pihak dapat mensukseskan pelaksanaan imunisasi MR ini, karena juga fatwa MUI tentang dibolehkannya juga sudah ada, jangan ada kekhawatiran," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komisi Hukum dan Perundang - Undangan MUI Provinsi Babel, Dr. Abdul Ghofar, M.HUM saat diwawancarai usai kegiatan mengatakan bersarkan Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin Measles Rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII) untuk Imunisasi telah dinyatakan hukumnya mubah, dirinya memgatakan bahwa apa yang telah ditetapkan oleh MUI pusat tersebut dapat menjadi acuan bersama.

"Sesuai Fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin Measles Rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII) untuk Imunisasi bahwa hukumnya mubbah, jadi kita ikuti saja intruksi dari pusat, mereka ilmunya tidak diragukan lagi," ungkapnya.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Pronsi Babel, Multono Susanto , drg, MHSM, mengimbau agar masyarakat jangan ragu untuk membawa anaknya ke POS imunisasi, karena menurutnya hal tersebut untuk meminimalisir sejak dini faktor resiko penularan penyakit Campak dan Rubella.

"Bawa saja jangan ada keraguan, fatwa MUI sedah ada, ini semua demi buah hati tidak terinfeksi MR ini dan meminimalisir faktor penularannya," imbaunya. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana (Dinkominfotik)
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah