SIPARASDARA, Program Pemkab Bangka Untuk Pengaduan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berbasis Online

Sungailiat –Pemkab Bangka melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) telah menyiapkan sistem pengaduan kekerasan dalam rumah tangga berbasis Online yakni SIPARASDARA atau Sistem Pengaduan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Rencananya Program SIPARASDARA ini akan launching  pada hari Senin (24/9/18).

 Hal tersebut seperti disampaikan oleh Plt Kepala DP2KBP3A, Boy Yandra S.K.M.,M.P.H., Jum’at (21/09/18) saat ditemui diruangannya.

“SIPARASDARA yang merupakan kepanjangan dari Sistem Pengaduan Kekerasan Dalam Rumah Tangga,  ini adalah layanan pengaduan berbasis online, dan akan kita launching pada hari Senin tanggal 24 September 2018 ini sehingga nanti langsung bisa digunakan masyarakat,”ungkap Boy.

Boy menuturkan bahwa latarbelakang dari dibentuknya pengaduan kekerasan dalam rumah tangga secara online tersebut selain  dalam rangka peningkatan kesejahteraan serta perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan rumah tangga juga memberi kemudahan bagi pelapor yang terjaga kerahasiannya.

“Tujuan kita tentu untuk meningkatkan peningkatan kesejahteraan serta perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan rumah tangga, melalui sistem ini tentu memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin melapor secara online, untuk kerahasiaan identitas kita jaga demi kebaikan bersama,”ungkap Boy.

Lebih lanjut Boy menjelaskan mekanisme dari cara kerja SIPARASDARA tersebut yang dapat diakses oleh pelapor pada website di https://siparasdara.bangka.go.id. Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan mediasi terhadap korban kekerasan dengan pihak terlapor serta memberikan surat perjanjian untuk tidak mengulangi untuk tidak mengulangi kembai perbuatan serupa.

 “Nanti jika ada masyarakat kita yang ingin melapor dapat mengakses melalui website di https://siparasdara.bangka.go.id., kita akan melakukan mediasi yang mana nanti tentu harapan kita mendapatkan jalan keluar yang baik agar pihak keluarga tersebut daat rukun kembali, nanti kita akan berikan surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi perbuatan serupa, tentu apabila masih dilanggar tentu kita yang juga bekerjasama dengan pihak Kepolisian, Pihak kepolisian lah yang nanti akan menindak perkara tersebut, nemun bukan itu harapan kita, tentu agar mereka  rukun kembali itu harapan kita bersama,”jelas Boy.

Untuk itu Boy mengimbau kepada masyarakat  agar dapat memanfaatkan program Pemkab Bangka tersebut sehingga tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bangka dapat ditekan sejak dini.

“Kita imbau kepada masyarakat nanti yang ingin melapor agar jangan takut dan sungkan, semua kita rahasiakan, harus dapat memanfaatkan program yang Pemkab Bangka telah buat ini, tentu agar kedepan dapat menekan  angka kekerasan terhadap anak dan perempuan dalam rumah tangga di Kabupaten Bangka ini,”tutupnya. (Pemkab Bangka).

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah