Simpanan Cantik, Program RSUD Depati Bahrin Tingkatkan Layanan Pasien

Sungailiat – Guna meningkatkan kualitas pelayanan pada pasien, Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Depati Bahrin Sungailiat menciptakan Program unggulan yakni Simpanan Cantik atau Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik. Melalui Program ini bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan mempersingkat waktu bagi pasien yang berobat.

“Misi kita disini tidak lain hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini agar pasien yang berobat tidak memakan waktu yang lama bahkan sampai hitungan jam pun selesai, jadi intinya kita ingin memangkas waktu pelayanan baik itu di poliklinik maupun pada pasien rawat inap ya tentu semua ada prosedurnya ya,”ungkap dr. Jasminar Direktur Utama (Dirut) RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Selasa (17/07/18) saat ditemui diruanggannya.

Saat ditanya, Jasminar mengatakan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan setelah pihaknya menerapkan Simpanan Cantik tersebut sehingga lebih terlihat pemanfaatan waktu yang efisien dari pasien yang datang untuk berobat.

Sebagai program unggulan dalam bidang pelayanan publik, Program Simpanan Cantik ini menurut Jasminar masuk dalam Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 yakni Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik bagi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan Kementerian PAN dan RB RI. Saat ini Program ini sedang dalam tahap seleksi untuk masuk ke dalam Top 40 Penghargaan tersebut. Beberapa waktu yang lalu Bupati Bangka telah presentasi terkait Program Simpanan Cantik ini di hadapan Tim Panel Independen.

“Saat ini kita sedang menunggu hasil apakah program kita ini masuk dalam Top 40 Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik. Program ini sudah diuji dan dipresentasikan oleh Bupati Bangka di hadapan juri,” tutur Jasminar.

Pada kesempatan yang sama, Jum Panata M. Kep selaku Kepala Seksi Pelaporan dan Rekam Medis menjelaskan mekanisme dari Inovasi Simpanan Cantik. Menurutnya Simpanan Cantik adalah Aplikasi yang terhubung langsung ke gadget yang dipegang oleh dokter sehingga dokter dapat memonitor seluruh hasil terkait diagnosa pasien.

“Untuk mekanismenya sendiri program Simpanan Cantik ini jadi semua pasien yang terdaftar disini datanya akan masuk ke Sitem Informasi Rumah Sakit atau SIMRS yang linknya tersambung kesemua bagian, kemudian data yang terdapat dalam SIMRS ini kemudian dapat langsung di monitor langsung oleh dokter melalui gadget dengan aplikasi Simpanan Cantik ini ya diamanapun tanpa terbatas ruang dan waktu, jadi sebenarnya aplikasi Simpanan Cantik ini adalah dokter yang menggunakan hanya saja tentu untuk pelayanan yang akan berdampak pada pemangkasan waktu itu akan berdampak kepada masyarakat atau pasein yang berobat, seperti itu,” jelas Jum Panata.

Selanjutnya lebih jauh Jum Panata menjelaskan bahwa penerapan aplikasi Simpanan Cantik tersebut sudah berjalan pada semua dokter spesialis yang ada di RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

“Untuk penerapan aplikasi Simpanan Cantik ini kan kita masih bertahap ya, dan tentu bilamana ada perbaikan kedepan kita akan tanggulangi baik itu dari SDM maupun dari sistem IT nya, tetapi kita sekarang sudah menerapkan pada semua dokter spesialis yang ada disini dan mereka sudah menggunakan aplikasi tersebut,” jelas Jum Panata.

Ke depan dirinya berharap agar penerapan Inovasi Simpanan Cantik tersebut dapat digunakan diseluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka juga seluruh Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Bangka.

“Ya ini kan bertahap ya, tentu harapan saya agar penerepan Inovasi Simpanan Cantik ini dapat diterapkan pada seluruh Puskesmas dan seluruh Rumah Sakit yang di Kabupaten Bangka, ya tidak apa-apa, intinya kita gagas dulu sebagai pelopornya,” harap Jum Panata. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
RSUD Depati Bahrin
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah