Perlu Komunikasi Yang Tepat Untuk Menyampaikan Informasi Kepada Masyarakat

Pemerintah dan masyarakat memerlukan komunikasi untuk menyampaikan program strategis Pemerintah Kabupaten Bangka sehingga diketahui oleh masyarakat. Hal ini ditegaskan Bupati Bangka yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza ketika menghadiri kegiatan safari dakwah Pemkab Bangka, Rabu (8/11/17) di Masjid Baitul A'la Dusun Damai Air Pengabis Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Diuraikan mantan kepala dinas Pemuda dan Olahraga ini, komunikasi merupakan salah satu cara banyak orang untuk menyampaikan informasi yang berkenaan dengan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bangka banyak melakukan upaya seperti kegiatan safari dakwah ini.
"Kita selain menyambung tali silahturahmi, juga untuk saling mengingatkan. Menyambung silahturahmi untuk memperpanjang umur dan rejeki serta saling mendoakan, selain bertausiah juga," kata Thony Marza.
Dalam kesempatan tersebut Thony Marza menjelaskan mengenai program strategis Pemkab Bangka kepada masyarakat Air Pengabis, mulai dari Perburuan Anak Putus Sekolah atau Bunaktuslah, Perburuan Orang Tua Hidup Sendiri (Buratuhiri), Perburuan Ibu Hamil Beresiko Tinggi (Bumilristi), Gerakan Sedekah Lima Ratus Rupiah Sehari (Semari).
"Kita terus menggiatkan program strategis tersebut, pak bupati dan wakil bupati juga sangat giat menyampaikan dan mengkomunikasi semua program Pemkab Bangka," kata Thony.
Dikatakan Thony Marza lebih lanjut, permasalahan yang terjadi di masyarakat terkadang cara komunikasi yang tidak sampai ke masyarakat atau ada hal yang lainnya.
"Perlu kebersamaan bagi kita semua sehingga apa yang menjadi keinginan bersama dapat terwujud," harapnya.
Semoga kedepan, masyarakat bisa memahami dan mengetahui program-program apa saja yang menjadi program strategis Pemkab Bangka sekarang ini.
"Sampaikan informasinya kepada masyarakat apa yang menjadi program Pemkab Bangka," imbuhnya.
Kegiatan safari dakwah Pemkab Bangka di dusun Damai Air Pengabis diisi juga tausiah dari Ustad H. Sutrisno yang menitikberatkan makna sholawat. Selain itu juga dalam hidup di dunia, perlu ada hal yang harus dilakukan, seperti ilmu yang bermanfaat, pemimpin yang bijak, dermawan, dan doa.
"Perlu kita amalkan ilmu baik agama dan limu dunia yang bermanfaat bagi kita dan dalam hidup di dunia dan akhirat," kata Sutrisno.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan kuis tentang program Pemkab Bangka kepada masyarakat yang hadir.
Tampak hadir juga Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Zulkarnain Idrus, Kabag Kesra, H. Rahmani, tokoh agama, dan masyarakat Dusun Damai Air Pengabis.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah