Pentingnya Data Center

Perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi pada dekade terakhir ini sungguh sangat cepat. Hal itu ditandai dengan semakin kompleksnya alat komunikasi yang kita gunakan serta kemampuan transfer data antar alat komunikasi yang semakin canggih. Jika dahulu, data yang dikirimkan hanya berupa suara yang melalui telepon, tulisan melalui faksimili dan pesan singkat melalui SMS, Namun dalam era digital ini, pola komunikasi yang dibangun semakin beragam. Mulai dari teleconference, chatting dan e-mail. Data yang ditransfer pun mulai beragam. mulai dari tulisan, makalah, gambar bahkan pesan suara seperti musik dan video juga bisa. Hal ini dikarenakan pada saat ini teknologi digital sudah mulai merubah wajah dunia dengan menggantikan teknologi analog yang sudah mulai ditinggalkan. Teknologi digital sudah mulai merambah pada berbagai macam alat komunikasi seperti Internet, radio digital, televisi digital dan lainnya. Dalam komunitas suatu bangsa, penguasaan penggunaan alat komunikasi digital ini sangat penting karena dalam era informasi ini, bangsa yang dapat menyerap informasi secara cepat akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan global yang sangat cepat baik dalam masalah politik, ekonomi, sosial dan pendidikan.

Dalam keseharian kita, teknologi digital dapat diartikan sebagai sebuah teknologi yang tidak terlalu membutuhkan kemampuan manusia dalam pengolahannya. Teknologi ini tersistem secara komputerisasi dengan sangat canggih dan otomatis yang mengakibatkan pekerjaan manusia semakin efektif dan fisien. Berbeda dengan teknologi analog yang hanya merupakan alat dengan satu sistem sederhana saja dengan program tertentu. Teknologi analog ini berkambang sebelum teknologi digital. Contoh paling popular dalam teknologi analog adalah radio analog yang sampai sekarang jika kita telisik ke daerah-daerah belum bisa tergantikan oleh radio digital. Contoh lainnya yang mungkin masih bisa kita lihat adalah kamera analog yang harus menggunakan kaca film untuk mencetak foto.

Pada saat ini, salah satu yang menjadi fokus para penggiat teknologi digital adalah fasilitas data center (pusat data). Sekarang data center masih kebanyakan digunakan oleh instansi dan perusahaan. Hal ini dikarenakan fasilitas penyimpan data yang dulu hanya sebatas hard disk dirasa sudah tidak mampu lagi mengolah data yang sangat banyak dari sebuah perusahaan. Data center adalah fasilitas yang disusun dari beberapa server atau sistem computer dan sistem penyimpanan data yang dikondisikan dengan pengaturan daya dan udara, pencegahan bahaya kebakaran, dan biasanya dilengkapi pula dengan sistem pengamanan fisik. Data center berfungsi sebagai sistem pengolahan data dari mulai pengumpulan, penyimpanan, pengelolaan hingga penemuan kembali data sekaligus dilengkapi dengan fasilitas dukungan berupa data yang digunakan dalam pengambilan keputusan (decision support system). Dalam pengoprasiannya, ketersediaan jaringan internet sangatlah penting agar sistem informasi dapat di akses sewaktu-waktu jika ada hal hal yang tidak diinginkan.

Pada saat ini perkembangan data center di Indonesia kurang begitu menggairahkan. Hal ini terbukti dari sedikitnya perusahaan yang memberikan layanan data center mengingat potensi perkembangan data center di Indonesia sangat besar. Setahu saya, perusahaan data center di Indonesia hanya fokus pada perusahaan-perusahaan sekala besar dan instansi pemerintah yang kapasitas datanya tidak bisa lagi dikelola oleh instansi tersebut. Permainan bisnis data center belum menusuk ke area UKM(usaha kecil menengah) atau lembaga sosial kemasyarakatan di tingkat bawah.

Mungkinkah teknologi data center untuk aktivitas sosial?

Salah satu kendala sulitnya perkembangan data center masuk ke daerah-daerah di Indonesia adalah modal yang cukup besar yang menjadikan investor kurang tertarik untuk berinvestasi di sektor ini. Belum lagi minimnya kebutuhan masyarakat tentang internet menyebabkan bisnis data center dirasa belum mempunyai pangsa pasar yang jelas. Lalu, mungkinkah teknologi data center ini digunakan untuk aktivitas non bisnis seperti aktivitas sosial? Mungkin dengan kapasitas penyimpanan yang kecil akan bisa lebih mudah masuk ke daerah-daerah karena biayanya lebih murah. Tentunya yang melaksanakan aktivitas penyediaan tersebut juga tidak serta merta mencari keuntungan melainkan sebagai salah satu aktivitas sosial non profit yang mungkin untung, mungkin juga rugi. Salah satu alternatif yang mungkin dapat dipakai dalam “memasukkan” data center ke daerah adalah dengan cara bertahap yaitu dengan menggunakan data center secara bersama yang dibangun oleh lembaga sosial dan bisnis yang saling bersinergi demi mengefektifitaskan penggunaan data center yang selama ini masih sendiri sendiri atau malah belum punya sama sekali. Tidak hanya aktivitas bisnis dan sosial, penggunaan data center bersama ini bisa juga diterapkan dalam aktivitas pemerintahan yang salin terhubung di daerah. Misalnya, dinas perdagangan, dinas perindustrian dan dinas perhubungan suatu daerah menggunakan sebuah data center bersama karena ketiga dinas tersebut saling terhubung satu sama lain.

Memang dalam “membumikan” teknologi data center ke seluruh wilayah Indonesia harus ada effort yang besar dan didukung dengan peraturan pemerintah yang memberikan kemudahan dalam pendiriannya. Karena dalam hal kemanfaatan, fasilitas data center ini sesungguhnya akan banyak memberikan efek positif bagi perkembangan masyarakat, bisnis maupun pemerintah. Setidaknya ada empat bidang yang akan terkena dampak manfaatnya dari pembangunan data center terutama di daerah daerah yang selama ini belum tersentuh perkembangan teknologi yaitu e-commerce (bisnis), e-government (pemerintahan), e learning (pendidikan), dan e-farmer(pertanian).

E-Commerce

E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. Perkembangan e-commerce di Indonesia menurut saya hanya terpusat pada beberapa situs atau website saja yang mendominasi penjualan di Indonesia seperti di kaskus.co.id, berniaga.com, tokobagus.com. namun penggunaan E-commerce ini jarang ditemukan di daerah-daerah. Hal ini tentunya akan menghambat pola interaksi bisnis yang seharusnya lebih baik karena untuk Indonesia sendiri potensi-potensi “uang” banyak yang berasal dari daerah seperti kekayaan alam unggulan daerah, kesenian dan industri kreatif. Bergulirnya E-commerce dalam suatu daerah yang mempunyai produk unggulan, akan mengakibatkan transaksi perdagangan dari daerah ke kota akan menjadi baik hingga ujung-ujungnya akan dapat meningkatkan perekonomian daerah.

E-Government

Dalam pemerintahan saat ini, terutama pemerintah daerah di wilayah Indonesia, penggunaan E-government ini akan berdampak besar terutama dalam kebijakan tertib anggaran. Selama ini, mekanisme lelang yang banyak menyedot anggaran pemerintah daerah seringkali tidak transparan dan banyak terjadi kebocoran karena tidak ada sistem informasi yang akurat dan transparan. Penggunaan E-government dengan dilengkapi teknologi informasi yang baik akan dapat membuat efektifnya proses tender serta mengantisipasi terjadinya kebocoran anggaran yang merugikan keuangan daerah. Selain berguna dalam masalah tender, penggunaan E-Government ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat seperti adanya call center, layanan informasi pariwisata daerah dan untuk sosialisasi peningkatan sistem administrasi seperti pembuatan SIM atau KTP yang terintegrasi. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa penggunaan teknologi data center ini tidak bisa digabungkan dengan pihak swasta karena banyak menyangkut rahasia Negara yang keamanan datanya harus dijaga secara ketat.

E-learning

Dalam Negara maju, kemajuan teknologi sangat berpengaruh bagi pendidikan di negaranya. Begitu juga di Indonesia. Perkembangan teknologi digital yang ditandai dengan pembangunan pusat data akan berdampak signifikan bagi pendidikan di Indonesia. Penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan disebut E-learning. E-learning pada hakekatnya adalah pembelajaran menggunakan teknologi informasi computer atau internet. Pembalajaran ini bisa bersifat formal ataupun informal. Bersifat formal contohnya dengan teknologi multimedia di kelas, sedangkan bersifat informal contohnya pembelajaran jarak jauh, seminar, teleconference dan E-library. Semuanya membutuhkan sistem pengolahan data yang canggih agar data-data yang diperoleh dalam pembelajaran dapat dibuka lagi sewaktu-waktu jika membutuhkan.

E-farmer

Tidak bisa dipungkiri bahwa Negara Indonesia adalah Negara agraris yang sebagian besar wilayahnya adalah wilayah pertanian. Peningkatan kesejahteraan petani bagi Negara agraris adalah sebuah keharusan bagi Negara. Salah satunya adalah dengan melakukan sistem informasi yang transparan kepada petani agar petani dapan menjual hasil pertaniannya dengan harga yang optimal. Tapi kenyataannya adalah saat ini kondisi petani Indonesia sangatlah memprihatinkan. Hal ini disebabkan karena siklus bisnis yang lebih dikuasai segelintir tengulak dan pengepul besar yang mempermainkan harga pertanian. Munculnya data center di daerah-daerah akan sangat membantu petani dalam menentukan harga jualnya sesuai permintaan pasar. Selain itu tersedianya data center untuk pertanian di suatu daerah akan memberikan informasi mengenai informasi hulu sampai hilir, basis data agribisnis, perencanaan sumber daya manusia sampai untuk mengkoordinasi harga dari panen sampai tingkat pengepul. Data inilah yang akan membantu petani dalam menentukan keputusan terbaiknya dalam menjual produk mereka.

Sebenarnya masih banyak manfaat adanya fasilitas data center seperti dalam analisis tenaga kerja produktif daerah, gerakan sosial kemasyarakatan dan pengembangan potensi wisata daerah. Hal ini dapat terwujud ketika teknologi data center sudah berkembang sehingga fungsi pengambilan keputusan akan lebih efektif dengan menggunakan data yang akurat..memang sekarang teknologi data center di Indonesia belum berkembang, namun sepertinya akan segera!.. Indonesia Bisa

Penulis: 
Bangka E-Gov Division
Tags: 
Artikel

Artikel

06/02/2017 | Lutfi Adam, S.IP
66 kali dilihat
13/03/2017 | Lutfi Adam, S.IP
58 kali dilihat
06/02/2017 | Lutfi Adam, S.IP
55 kali dilihat
06/02/2017 | Lutfi Adam, S.IP
52 kali dilihat
06/02/2017 | Lutfi Adam, S.IP
49 kali dilihat

ArtikelPer Kategori