Pemkab Bangka, UBB dan UPT Kementerian LH dan Kehutaan Tandatangani MOU

Pemerintah Kabupaten Bangka, Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungailiat dan Hutan Lindung, Baturusa Cerucuk merupakan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendantangani nota kesapahaman bidang pendidikan, penelitian, pengembangan dan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan.

Penandatanganan MOU berlangsung di Aula Rektorat Kampus Terpadu Balunijuk, Senin (10/4) yang dilakukan Bupati Bangka Tarmizi Saat, Rektor UBB Muh Yusuf dan Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungailiat dan Hutan Lindung, Baturusa Cerucuk Idi Bantara.

Bupati Bangka Tarmizi Saat pada penandatangan MOU mengatakan,  pembangunan bidang pertanian merupakan visi misi Pemkab Bangka, selama ini bersifat reaktif dan tidak proaktif, maka pertanian dipersiapkan dari sekarang, kalau tidak dipersiapkan tidak akan mendukung perekonomian masyarakat.

Kegiatan pertanian yang dilakukan masyarakat, dijelaskan diantaranya dilakukan kelompok tani di lingkungan Matras yang memanfaatkan lahan seluas 5 hektar eks tambang timah, dengan menanam Padi yang hasilnya cukup berhasil, juga nantinya akan ditanam kedeley.

Di lokasi tersebut ditambah dengan kegiatan peternakan sapi, yang juga berkembang biak dengan baik.

“ Saya bersama alumni Stiper Yogyakarta waktu berkunjung ke sini juga melihat kegiatan pertanian di eks tambang timah di Matras, kami para alumni sudah sepakat akan membuat kebun lada percontohan di daerah ini,” ujar Bupati.

Menurutnya, ada prospek yang baik dibidang pertanian di kabupaten Bangka yakni perkebunan kopi, di Bangka banyak  warung Kopi namun tidak ada kebun Kopi, di daerah ini pertumbuh pohon Kopi cukup baik.

“ Selain itu Bambu juga memiliki prospek yang cukup baik, yang bisa ditanam di lahan eks tambang Timah,” jelasnya.

Diungkapkan Bupati, saat ini dana desa di kabupaten Bangka antara Rp1,6 milyar –  Rp.2 Milyar, disini UBB dapat menjalin kerja sama karena arahnya kepada pembuatan embung, One village one product dan Bumdes, 3 hal ini pengelolaannya harus ada, ditambah lagi dana desa tahun depan akan naik akan meningkatkan pembangunan desa.

Bupati Tarmizi Saat menyatakan, untuk memotivasi wanita tani dalam bertani akan dilaksanakan Lomba kebun KWT khusus cocok tanam Jagung dan Kacang Tanah.

“ Saya harap UBB bisa membantu dibidang pertanian, di kabupaten Bangka juga akan ada dua pabrik tapioca mengelola ubi Kasesa, salah satunya di Puding Besar dengan produksi 100 ton/hari, dan di Kenanga dengan produksi 250 ton per hari, disini UBB dapat membantu memberikan pengetahuan kepada para petani,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan sejumlah program bantuan social kabupaten Bangka seperti Bunaktuslah, Mumilristi, Semari dan lain – lain serta akan dibangunnya Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Sungailiat.

Kesempatan itu Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungailiat dan Hutan Lindung, Baturusa Cerucuk Idi Bantara mengharapkan, MOU dapat menghasilkan sebuah kajian ilmu dimasa mendatang yang dapat diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan Wakil Rektor III UBB Fadilah Sobri menyambut baik adanya MOU yang dibuat antara UBB, Pemkab Bangka dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungailiat dan Hutan Lindung, Baturusa Cerucuk.

Fadilah minta MOU yang telah dibuat merupakan langkah positif agar dapat dikembangkan secara sungguh – sungguh.

Penandatangan MOU juga disaksikan Jajaran UBB dan sejumlah pejabat Pemkab Bangka.(Humas) 

Sumber: 
Humas Bangka
Penulis: 
Rustian
Fotografer: 
Junialdi
Editor: 
Rustian
Tags: 
Warta Berita