Pemkab Bangka Serahkan 47 Sapi Gaduh Untuk Upsus Siwab

Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bangka menyerahkan 46 ekor sapi gaduh kepada peternak sapi Dusun Paket Tiga Desa Tiang Tara Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Penyerahan langsung dilakukan Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, Sabtu (12/8/17) di Lapangan Dusun Paket Tiga Desa Tiang Tara. Selain itu juga Orang nomor satu di Kabupaten Bangka itu, menyerahkan bantuan mesin pencacah daun untuk pakan ternak, mesin pompa air serta bantuan untuk memperbaiki jembatan.
Bupati dalam arahannya mengungkapkan, penyerahan sapi gaduh ini selain mendukung pertanian yang tangguh, juga untuk mewujudkan swasembada pangan dan mensukseskan upaya khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus SIWAB).
"Jadi sapi yang kita serahkan ini, ada jantan dan betinanya, dan betinanya wajib bunting, karena adanya upaya khusus sapi indukan wajib bunting atau Upsus Siwab itu," katanya.
Selain itu juga, mantan sekda bangka ini berharap, dengan adanya bantuan sapi gaduh ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangbiakannya, sehingga dapat menghasilkan banyak, dan dapat digulirkan kepada yang lain.
"Kita ingin membantu petani dan peternak kita, karena disini masyarakatnya dapat beternak sapi, dan dapat dikembangbiakkan sehingga menghasilkan sapi yang banyak dan bisa digulirkan kepada kelompok yang lain," harap bupati.
Program Upsus Siwab ini merupakan program pusat dan harus dilaksanakan di seluruh Indonesia yang mempunyai potensi peternakan yang layak dikembangkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman mengungkapkan, penyerahan sapi gaduh ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir dengan sistem Siskasi.
"Kita telah menyerahkan sapi ini untuk wilayah paket, tahun 2015 ada 17 ekor, tahun 2016 ada sepuluh ekor, dan tahun 2017 ada 20 ekor," jelas Kemas.
Selain itu juga, Kemas mengatakan sapi gaduh ini juga akan diserahkan kepada Paket Makmur sebanyak sembilan ekor.
"Total sapi gaduhan kita untuk wilayah sini ( Bakam dan sekitarnya), sebanyak 75 ekor sapi," terangnya.
Diuraikan Kemas, penyerahan sapi gaduh di Dusun Paket Tiga ini, dikarenakan karena selain swasembada pangan, juga untuk mendukung visi misi Kabupaten Bangka yakni Pertanian Tangguh dalam Program Siskasi.
"Siskasi ini merupakan sistem integrasi sapi dan sawit, sistem integrasi karet dan sapi, sistem intergasi padi danĀ  sapi, yang merupakan sumber pakan bagi sapi," kata Kemas lagi.
Kemas menjelaskan, untuk program Siskasi ini telah sering dilakukan di Kabupaten Bangka, termasuk juga di wilayah paket ini.
"Sistem integrasi sapi sawit dan karet, kita laksanakan di daerah Belinyu sana, di daerah Lubuk Lesung dan Kampung Asam, dan sistem integrasi padi, jagung dan sapi dilaksanakan di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, dan sistem integrasi karet dan sapi di desa Jurung," urai Kemas.
Sampai sejauh ini, Kemas mengatakan untuk total sapi gaduhan beserta anakanya sudah hampir 300 ekor sapi dan tersebar di semua masyarakat.
"Pertama kali yang tercatat di kita, yang pinjaman para peternak ada 187 ekor dan sekarang sudah berkembang biak mendekati 300 ekor sapi dan kewajiban ini selama lima tahun dan ada yang sudah lunas seperti di Lebuk Lesung sana, sekarang populasinya sudah 80 ekor," ujarnya.
Program sapi gaduh ini lanjut Kemas sangat dibutuhkan para petani, karena setelah pasca penambangan timah, banyak membutuhan banyak organik seperti kotoran dan air seni sapi.

Penyerahan bantuan sapi gaduh dan mesin pencacah dihadiri juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka. Hj. Mina Tarmizi dan rombongan, kepala OPD, camat se-Kabupaten Bangka dan tamu undangan lainnya.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah