Managemen Waktu Adalah Kunci Kondisi Prima Lansia

Sungailiat – Demi terjaganya kondisi fisik agar tetap prima bagi lansia dapat diupayakan dengan me-managemen antara waktu istirahat dengan aktivitas kesehariannya, karena hal tersebut merupakan faktor penunjang kegiatan sehari-hari.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. H. Syahrudin M.Si ketika membuka Kegiatan Pembinaan Keagamaan Mental dan Spiritual Lansia Tahun 2018 di Gedung Wanita Sungailiat, Kamis (12/04/18).

Syahrudin menjelaskan, bagi kunci fisik prima bagi lansia ini adalah bagaimana kemampuan lansia mengatur kapan waktu istirahan, kapan melakukan kegiatan ringan, sehingga kegiatan fisik dalam kesehariannya sangat sesuai kondisi dan berkualitas terhadap kondisi fisik lansia.

“Kadang tanpa kita sadari usia berjalan begitu cepat, untuk itu mari sama-sama kita semua yang hadir disini khususnya para Bapak dan Ibu Lansia untuk mampu mengatur kapan waktunya istirahat dan kapan waktunya beraktivitas ringan demi menjaga kesehatan fisik,” ujar Syahrudin dalam sambutannya mewakili Gubernur Kep. Babel.

Lebih jauh dalam sambutannya Syahrudin mengimbau kepada para Lansia agar dapat menyerap apa yang akan dipaparkan pada kegiatan ini, khususnya cara mengelola atau memanegemen waktu dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu Bupati Bangka dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Drs. Dawami mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka menyambut baik kegiatan ini karena mengingat Pemkab Bangka memiliki Program Perburuan Orang Tua Hidup Sendiri (BURATUHIRI) yang sebagian besarnya adalah para Lansia yang ada di Kabupaten Bangka.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bangka menyambut baik kegiatan hari ini karena Program Pemda dari tahun 2017 kemarin ada yang namanya Buratuhiri dengan target Orang Tua yang benar-benar hidup sendiri dan dibawah garis kemiskinan,”jelas Dawami.

Selanjutnya Dawami mengajak kepada para Lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut agar lebih giat dalam melakukan ibadah dalam memanfaatkan usia lanjut tersebut agar memiliki tabungan amal sebagai bekal di hari perhitungan amal nanti.

“Mari Bapak dan Ibu sekalian kita semua sama-sama meningkatkan nilai-nilai religius kita sehingga kita bisa memanfaatkan usia lanjut ini dengan sebaik-baiknya tanpa terbuang begitu saja agar kita agar memiliki tabungan amal sebagai bekal di akhirat nanti,” ujar Dawami.

Kegiatan Kegiatan Pembinaan Keagamaan Mental dan Spiritual Lansia ini diselenggarakan oleh Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Provinsi Bangka Belitung tersebut diikuti 101 Lansia dari Delapan Kecamatan di Kabupaten Bangka.  Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Biro Kesra Provinsi Bangka Belitung dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka.

Acara kemudian dilanjutkan penyerahan Simbolis Uang Zakat Kepada Perwakilan Lansia dari delapan Kecamatan di Kabupaten Bangka dan dilanjutkan Siraman Rohani dari Ketua Majelis Ulama Kabupaten Bangka, Drs. H. Syaiful Zohri dan turut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Baznas Provinsi Bangka Belitung (diwakili), Kepala Baznas Kabupaten Bangka (diwakili), segenap Kepala OPD Pemkab Bangka, Segenap jajaran Camat dan Lurah di Kabupaten Bangka. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana
Editor: 
khadafi
Tags: 
Berita Daerah