KWT Teratai Permai Siap Majukaan Anggotanya Dengan Bercocok Tanam

Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka dengan visi misinya Bangka Bermartabat tang salah satunya mewujudkan Pertanian Yang Tangguh terus didukung dan digiatkan oleh masyarakat. Salah satunya Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai Peramia Kelurahan Lubuk Kelik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. KWT yang berdiri sejak tahun 2015 yang lalu mempunyai usaha yang memajukan anggotanya seperti bidang pertanian, perikanan, palawija dan lainnya.
"Kita banyak menanam jagung, kacang tanah, jeruk purut, singkong dan lainnya," ungkap Sunarti, Ketua KWT Teratai Permai, Rabu (2/8/17) di Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kelurahan Lubuk Kelik Sungailiat.
Diuraikan Sunarti yang menjbat menjadi ketua KWT Teratai Permai mulai tahun 2017 ini, dirinya dibantu dengan para anggota KWT Teratai Permai yang berjumalh 19 orang,  melakukan usaha pertanian dengan bercocok tanam, beternak ayam dan ikan, dan lainnya untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
"Kita setiap hari berkebun, dan hasil panen kita, kadang kita juga, kadang juga kita olah menjadi produk olahan seperti sirup, tepung Morkaf, dan lainnya, alhamdullilah pak, bisa menambah penghasilan, kalau tpung mokaf ini kita produksi bisa beberapa kilagramlah seharinya, karena masih menggunakan cara manual dan sederhana, " katanya.
Sunarti juga berharap KWT Teratai Permain Lubuk Kelik ini bisa maju dan berkembang seperti KWT-KWT yang lainnya yang ada di Kabupaten Bangka ini.
"Ya kita bantu ekonomi keluarga juga pak, selain mengurus rumah tangga, di waktu senggang kita bercocok tanam dengan menggiatkan Rumah Pangan Lestari dengan dibantu dan dibimbing oleh PPL dan Dinas Pangan serta Dinas Pertanian juga," katanya.
Kedepan Sunarti ingin, KWT Teratai Permain yang dipimpinnya ini dapat lebih luas lagi jangkauannya, dan produk olahannya bisa dikenal masyarakat luas.

"Kita ada dibantu dari dinas juga untuk dana, namun kita harapkan juga bisa ada dana lainnya sehingga usaha kita ini dikenal luas, diakui dan bisa diperdagangan secara luas, untuk sekarang ini, kita masih sifatnya door to door, karena belum mempunyai lebel dan nama juga," katanya.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah