Jadi Pembicara Seminar LIPI, Bupati perkenalkan Kearifan Lokal Kelekak Lukoi

Keanekaragaman hayati yang banyak di Kabupaten Bangka, membuat Bupati Bangka H. Tarmizi Saat menghimabu masyarakat untuk membuat Kelekak Lukoi yang berisi tanaman khas Bangka.
"Kita tanam tanaman khas Bangka seperti durian, rambai, puren, duku, dan lainnya untuk kelak anak cucu kita," katanya ketika menjadi pembicara dalam seminar Pusat Penelitian (Puslit) Biologi LIPI, Selasa (5/9/17) di LIPI Cibinong Bogor Jawa Barat.
Diuraikan bupati, dengan adanya kelekak lukoi, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
" Saya punya dua lahan kelekak lukoi, dan hal ini sangat bermanfaat," katanya.
Untuk mewujudkan hal itu semua, sinergi quaterhalic A,B, C dan G itu perlu ditingkatkan.
"Kita perlu akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah untuk menwujudkan semua itu, pola pikir masyarakat juga perlu diubah mulai dari sekarang," katanya.
Sekarang ini, masih banyak potensi yang belum tergali, sehingga pemanfaatan dan penelitian dari lembaga seperti LIPI ini perlu kerja yang lebih aktif lagi, dan mempunyai program strategis dengan dukungan sistem dan teknologi yang tinggi untuk menjawab tantangan yang sekarang ini semakin berat.
"Kerjasama LIPI dengan penelitian keanekaragaman hayati dengan Pemerintah Daerah juga perlu ditingkatkan sehingga benar-benar mendapatkan data mutakhir tentang keanekaragaman hayati di Kabupaten Bangka, termasuk dalam kelekak lukoi," katanya. 

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Litfi Adam
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah