Izin Operasional Optik

Persyaratan :

1. Surat permohonan bermaterai 6.000;

2. Surat kuasa (bagi yang dikuasakan) dan KTP penerima kuasa;

3. Akte pendirian perusahaan optikal yang disahkan oleh Notaris untuk penyelenggara yang berbentuk perusahaan bukan perorangan;

4.Surat keterangan dari Pejabat setempat yang berwenang menyatakan bahwa permohonan adalah penduduk yang bertempat tinggal tetap di daerah kewenangannya (minimal Camat/Fotocopy KTP terlampir);

5. Surat izin tempat usaha (SITU) atau surat keterangan bebas izin tempat usaha (SBITU) dari Walikota/Bupati setempat;

6. Surat pernyataan kesediaan refraksionis optisien untuk menjadi penanggung jawab pada optikal/laboratorium optik yang akan didirikan, dengan kelengkapan :

a. Surat perjanjian pemilik sarana dengan refraksionis optisien tersebut;

b. Surat keterangan dari pejabat setempat yang berwenang, menyatakan bahwa refraksionis optisien calon penanggung jawab bertempat tinggal/berdomisili di Kabupaten/Kota yang bersangkutan atau fotocopy KTP terlampir;

c. Fotocopy ijazah refraksionis optisien yang telah dilegalisir;

d. Surat keterangan sehat dari dokter;

e. Pas photo 3 (tiga) lembar ukuran 4x6 cm.

7. Surat pernyataan kerjasama dari laboratorium optik tempat pemrosesan lensa pesanan, bila optikal tidak memiliki laboratorium sendiri.

WAKTU PENYELESAIAN : 7 (tujuh) hari kerja;

BIAYA : Gratis.

Tags: 
pelayanan publik

Informasi Terkait

Berita | Tersedia Setiap Saat
Updated: 09/09/2017 | 2,217 kali dilihat
Berita | Tersedia Setiap Saat
Updated: 13/05/2017 | 1,335 kali dilihat
Profil | Tersedia Setiap Saat
Updated: 09/09/2017 | 1,313 kali dilihat
Layanan | Tersedia Setiap Saat
Updated: 28/10/2017 | 1,242 kali dilihat
Profil | Tersedia Setiap Saat
Updated: 31/03/2017 | 1,179 kali dilihat