Habitat For Humanity Indonesia Dan Samsung Bangun 108 Rumah Di Penagan

Habitat For Humanity Indonesia bersama Samsung membangun 108 rumah di Desa Penagan Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membangun desa dan Indonesia sehingga semakin baik kedepan. Kegiatan sosial dan kemanusiaan ini merupakan kegiatan Habitat For Humanity. Pelaksanaan  Ground Breaking Ceremony
Samsung Community Development Program in Bangka Island dilakukan Sekda Bangka, H. Fery Insani bersama Vice President Samsung, Mr. Kanghyun Lee, dan David Ardani dari Habitat for Humanity Indonesia, Selasa (7/11/17) di salah satu rumah warga Penagan yang mendapatkan bantuan rumah untuk dibangun.
Sekda Bangka H. Fery Insani dalam sambutannya mewakili Bupati Bangka memberikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan Habibat For Humanity Indonesia dan Samsung untuk Desa Penagan Kabupaten Bangka dengan membangun rumah warga.
"Kabupaten Bangka ini merupakan kabupaten terbesar, tertua, terindah dan terbaiklah di Bangka Belitung," ungkapnya.
Dikatakan mantan sekda Pangkalpinang ini, Kabupaten Bangka merupakan daerah heterogen dan menghargai kemajemukan. Selain itu juga untuk sekarang ini desa menjadi prioritas utama dalam membangun.
"Membangun desa dan desa membangun merupakan hal yang sangat penting sekarang ini, dana akan banyak mengalir ke desa," jelasnya.
Selain itu dengan bantuan dari Samsung dan Habitat For Humanity Indonesia  ini dapat meringankan beban pemerintah, dan pemerintah juga terutama Kabupaten Bangka juga banyak meggulirkan bantuan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari Rumah Layak Huni, dan bantuan perlindungan sosial lainnya.
"Kita sangat berterima kasih, karena Samasung telah membantu rumah, sumber air minum selama tiga tahun kedepan, semoga masyarakat terus memakai produk Samsung dan bisa berjalan dengan baik nantinya," harap sekda.
Sementara itu Vice President Samsung Mr. Kanghyun Lee dalam kesempatan yang sama mengungkapkan dirinya telah 20 tahun tinggal di Indonesia dan ke Bangka Belitung baru kali pertama. Dirinya menyebutkan Samsung merupakan salah satu perusahaan elektronika yang mempunyai kegiatan sosial. Diakuinya Samasung melakukan kegiatan sosial dikarenakan perusahaannya banyak menggunakan bahan baku timah dari Bangka untuk membuat produk Samsung seperti handphone dan lainnya.
"Kita mengucapkan terimakasih kepada masyarakat karena telah menggunakan timah dari Bangka, dan mempunyai sifat mutualisme dan keuntungan untuk membantu masyarakat Bangka," tegasnya.
Untuk itulah, pihaknya bekerja sama dengan Habitat For Humanity Indonesia, membantu dan mempunyai tanggung jawab terhadap Pulau Bangka untuk melakukan proyek sosial dan lingkungan.
Selain itu juga, Lee berharap masyarakat dapat menikmati apa yang telah diberikan Samsung seperti bantuan rumah dan juga smart Library serta lainnya.
"Semoga Bangka ini lebih maju dan lebih bersih, dan Samsung memberikan USD 750.000 selama tiga tahun, dan diharapkan juga perusahaan lain bisa membantu serta masyarakat juga dapat mendukung dengan kerja bersama," harap Lee.
Sementara itu David Ardani dari Habitat for Humanity, Indonesia mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial kemanusiaan yang mengusung konsep triplehalic yakni masyarakat (Society) Perusahaan (Corporate) dan Pemerintah (Government).
Unsur triple ini kalau duduk bersama bisa menjadi satu kesatuan yang luar biasa dan hal ini terjadi pada hari ini," kata David.
Selain itu juga David mengatakan, proyek kerjasama ini merupakan proyek yang akan berlangsung tiga tahun dengan total USD 750.000,- dan akan berdampak pada 2000 orang di Bangka.
"Ini angka yang cukup fantastis dan program ground breaking ini sejalan dengan program desa atau desa sosial," katanya.

Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu dan mengubah derajat kehidupan masyarakat dan masyarakat juga diharapkan aktif juga.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah