Embung Desa, Untuk Pengairan dan Sumber Air Desa

Musim kemarau terkadang membuat sebagian banyak masyarakat selalu kesulitan air baik untuk dikonsumsi sehari-hari maupun kebutuhan lain. Air merupakan sumber kehidupan utama. Bupati Bangka H. Tarmizi Saat ketika melakukan penanaman padi perdana di areal persawahan Dusun Pangkal Niur Lama Desa Banyuasin, Rabu (13/9/17) mengungkapkan dirinya berharap di Desa Banyuasin nanti adanya Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk kebutuhan masyarakat.
"Pak kades mau kan masyarakatnya bisa mutar kran keluar air, tidak susah-susah lagi ke sungai," kata bupati.
Untuk itu, mantan sekda Bangka ini mengharapkan kepala desa untuk bisa mencari lahan untuk pembuatan embung.
"Embung itu banyak manfaatnya, bisa untuk pengairan dan sumber air desa, dan bisa untuk SPAM," sarannya.
Diterangkan bupati, dirinya sekarang ini sering melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa atau kelurahan seperti di Matras itu.
"Nanti ada rencana kita akan buat Dam di ulu Matras itu, kita gali tinggi damnya 30 meter dan panjangnya 200 meter dan lebarnya 60 meter, " katanya.
Diuraikan bupati untuk sarana yang ada di desa itu ada empat macam yakni BUMdes, embung desa, pasung desa, dan terakhir harus ada one village one product.
"Harus ada ciri khasnya, one village one product, kemarin saya makan luho nanas, enak, lembut, bisa jadi ciri khas itu, di Desa Pangkal Niur ada sirup jeruk kunci, Sirup nanas dari Desa Iar Duren, nah Banyu asin ini apa, lum ada saya dengarnya, itu harus dipikirkan ," kata bupati.
Kedepan, bupati juga meminta kepala desa untuk memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di desa, mulai dari jalan, lapangan bola, futsal dan lainnya sehingga bisa mempermudah masyarakat untuk melakukan aktivitas.
"Ini salah satu bentuk amal jariah bagi kita semuanya, kita buat untuk kebaikanlah, seperti di tsanawiyah itu, kita buat dam juga, karena kalau hujan itu kebanjiran nantinya," harap bupati

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah