Dinas DP2KBP3A Bangka Sosialisasi Desa dan Kelurahan Layak Anak

Sungailiat - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP3A) kabupaten Bangka melakukan Sosialisasi Desa dan Kelurahan layak anak (DEKELA) dan PATBM.

Sosialisasi berlangsung, Selasa ( 10/4/18 ) di di ruang pertemuan Desa Puding Besar yang dibuka Plt Kepala Dinas DP2KBP3A kabupaten Bangka Boy Yandra.

Boy menjelaskan, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 11 tahun 2011 tentangah kebijakan pengembangan Kabupaten/kota layak anak, untuk mewujudkan desa dan kelurahan layak anak perlu dukungan pemangku kebijakan di desa dan kelurahan di Kabulaten Bangka.

Pencanangan Kabupaten Bangka dalam wujud Deklarasi Bangka menuju Kabupaten  layak anak telah dilakukan pada tahun 2017.

Dikatakannya, saat ini kabupaten Bangka terus mengupayakan program-program yang dapat mendukung hal tersebut. Sedangkan tujuan dari sosialisasi desa dan kelurahan layak anak adalah untuk memberikan panduan dan meningkatkan kepedulian serta upaya kongkrit aparat desa/kelurahan, masyarakat dan dunia usaha dalam upaya mewujudkan pembangunan desa dan kelurahan yang menjamin hak-hak anak.

Selanjutnya untuk memastikan dalam pembangunan desa dan kelurahan agar memperhatikan kebutuhan, aspirasi, kepentingan terbaik bagi anak dan tidak diskriminasi bagi anak.

Selain itu menurut Boy Yandra untuk menyatukan potensi dan realisasi sumberdaya manusia, sumber dana, sarana prasarana, metode dan teknologi yang ada pada pemerintah desa dan kelurahan serta partisipasi masyarakat dan dunia usaha yang berada  di desa dan kelurahan serta meningkatkan efektifitas pengembangan desa/kelurahan layak anak secara terkoordinasi, terencana dan berkesinambungan.

“ Desa diharapkan dapat.mengikutsertakan forum anak di Munsrenbang  desa dan kelurahan sepert yang sudah dilakukan forum anak Kabupaten yang telah diikutsertakan dalam.Musrenbang kabupaten,” ungkap Boy.

Desa dan kelurahan layak anak adalah pembangunan yang menyantumkan komitmen dan sumberdaya pemerintah yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha yang berada di desa dan kelurahan dalam rangka mempromosikan melindungi, memenuhi dan menghormati hak-hak anak yang direncanakan secara sadar dan berkelanjutan.

Boy Yandra menjelaskan, maksud dari Gerakan PATBM adalah untuk memberdayakan kapasitas masyarakat agar mampu menyelesaikan berbagai persoalan anak. 

   
Sedamgkan sosialisasi dengan narasumber, selain Plt Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bangka juga Kabid PA Apriliana yang menyampaikan materi tentang PATBM Tahun 2017.

Sementara itu sosialisasi diikuti 50 orang peserta merupakai Kades, BPD, PKK kecamatan, kasi kesra kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda. Disamping itu sumber dana dari APBD tahun 2018 dengan materi meliputi, Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Bangka dan Permeneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia no 14 tahun 2010 tentang petunjuk Teknis Kabupaten Layak Anak di Desa/Kelurahan. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Humas dan Protokol
Penulis: 
Rustian Al Ansori
Fotografer: 
Humas dan Protokol
Editor: 
Rustian Al Ansori