Dari Keripik Cumi, Nina Bisa Membantu Ekonomi Keluarga

Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Hal ini terus dipegang Nina (43) sang pembuat kripik cumi asal Desa Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Nina merupakan salah satu pelaku usaha kecil yang berkutat dalam pembuatan kripik cumi. Ditemui di rumahnya, Jumat (10/3/17), Nina mengakui dari usahanya membuat kripik cumi, dirinya bisa membantu ekonomi keluarganya.
"Alhamdullilah pak, bisa membantu ekonomi keluarga, dan dapat meringankan beban juga, serta dapat menabung dari usaha ini," akunya.
Diceritakan Nina, perjuangan membuat kripik cumi sehingga bisa enak dan mempunyai nama ini, tidak semudah membalikan telapak tangan. Menurutnya perlu proses panjang dan juga lumayan susah.
"Awalnya cukup susah dan rumit, banyak bahan baku yang terbuang dan modal juga lumayan besar, namun seiring berjalannya waktu dan tekad yang kuat, akhirnya dapat membuat kripik cumi yang renyah dan gurih serta disukai banyak orang," katanya.
Dikatakan Nina lagi, pembuatan kripik cumi ini, susah-suah gampang, dan perlu ketelitian dan kesabaran juga.
"Bahan baku harus bersih semuanya, kulit cumi juga harus dibuang, sehingga tinggal daging putihnya saja, campur dengan tepung dan bahan lainnya, dicampur semua dan siap digoreng dengan minyak panas," katanya.
Dari hasil pembuatan kripik cumi ini, Nina dapat meningkatkan ekonomi keluarganya dan bisa menyekolahkan anak-anaknya.
"Yang penting niat dan tekad yang kuat, insyaallah sukses pak," ungkap Nina yang kripik cuminya sudah dipasarkan sampai Kota Surabaya Jawa Timur.

Rencananya kripik cumi buatan Nina ini akan tampil juga di gelaran Bangka Expo pada tanggal 27 sampai 30 April dalam memeriahkan HuT Kota Sungailiat ke-251

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah