Cegah Stunting Balita, Dinkes Bangka Lakukan Intervensi Perbaikan Gizi dan Pola Hidup Sehat

Sungailiat – Untuk menangani Stunting pada Balita, pada tahun 2018 ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka akan lakukan percepatan penurunan Stunting melalui intervensi perbaikan gizi dan pola hidup sehat.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Bangka, Elfie Suartini, SKM, Kamis (21/06/18) saat ditemui diruangannya.

“Jadi kita tahun 2018 ini kita melakukan program percepatan penurunan Stunting pada Balita ya, kita kan tahu Stunting ini adalah Balita pendek yang tidak sesuai dengan standar usianya karena faktor gizi dan lingkungan, jadi disinilah kita melakukan intervensi perbaikan gizi dan pola hidup sehat,”ungkap Elfie.

Dinas Kesehatan Bangka menurut Elfie akan menindaklanjuti terkait penemuan kasus Stunting dengan melakukan pemberian makanan tambahan pada Balita selama tiga bulan dengan harapan terjadi perbaikan gizi yang akan berdampak pada pertumbuhan berat serta tinggi badan.

“Jadi seperti ini cara kerjanya dari Program ini, apabila kita temukan kasus Stunting pada Balita ini, kita akan berikan makanan tambahan selama tiga bulan saja ya, dan tentu makanan dengan gizi yang seimbang guna memperbaiki gizinya yang tentu akan berdampak pada pertumbuhan berat serta tinggi badannya, namun apabila tidak terjadi perkembangan positif maka kita akan kroscek ulang Balita tersebut, apakah memiliki faktor lain seperti faktor keterunan atau memang telah menderita penyakit lain yang memang selama ini luput dari pemeriksaan, intinya kita cari penyebabnya sampai menemukan solusi ya tentunya, intinya banyak faktor yang dapat menyebabkan Stunting tersebut ya”ungkap Elfie.

Elfie menuturkan untuk menjaring balita yang Stunting maka diharapkan kerjasama lintas sektor dengan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan ke beberapa Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat dengan mengukur tinggi badan serta menimbang berat badan guna mengetahui berat dan tinggi balita ideal sesuai jenjang usianya.

“Jadi dalam melakukan program Percepatan Penurunan Stunting ini kita tidak dapat bekerja sendiri ya, kita harapkan agar masyarakat membawa anaknya yang Balita setiap bulan untuk melakukan pengukuran tinggi badan serta penimbangan berat badan ke Posyandu, Pustu, Poskesdes dan Puskesmas untuk mengetahui apakah sesuai dan ideal dengan jenjang usianya, nah disitulah kita dapat menjaring mana terkait anak yang mengalami Stunting yang kemudian akan kita tindaklanjuti ya,”ungkap Elfie.

Untuk itu Elfie mengimbau agar masyarakat memperhatikan segala aspek terkait hal yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang Balita, seperti makanan cukup gizi, pola asuh Balita, dan memelihara lingkungan agar tetap sehat.

 “Jadi tentu harapanannya adalah para orang tua dapat menerapkan pemberian asupan gizi terbaik dengan sangat memperhatikan betul-betul ya pada 1000 hari kehidupan anak yakni selama 9 bulan dalam kandungan dan 2 tahun setelah anak lahir,”tutup Elfie. (Pemkab Bangka).

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana (Dinkominfotik)
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah