Bupati Panen Padi Balok Emas Di Areal Sawah Kemuja

Kabupaten Bangka merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai cetak sawah yang cukup luas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sabtu (27/1//18), Bupati Bangka H. Tarmizi Saat beserta beberapa kepala OPD Bangka, TNI, dan Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka, rombongan PKK Kabupaten Bangka dan masyarakat Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat.
Bupati dalam kesempatan tersebut mengharapkan Kabupaten Bangka diharapkan bisa memenuhi kebutuhan beras.
"Jangankan swasembeda dulu kita, yang penting kita bisa memenuhi kebutuhan beras sendiri dulu, hari ini panen beras balok emas," ungkap bupati.
Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut, untuk kedepannya petani selain menanam padi, bisa juga menanam tanaman lain seperti tanaman jagung dan lainnya.
"Nanti kita pinjam traktor kepada pak Kodim, kita siapkan lahan sekitar 150 hektar, saya siapkan solarnya untuk ditanami jagung serentak," katanya.
Dikatakan mantan sekda Bangka,
Diakui bupati juga, panen padi merupakan salah satu upaya penyemangat untuk generasi muda sehingga bekerja lebih giat.
"Ini merupakan salah satu cara kita memberikan bukti nyata kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman, mengatakan areal persawahan di Desa Kemuja ini seluas 320 hektar dan untuk panen ini ada sekitar setengah hektar.
"Ini merupakan areal cetak sawah baru tahun 2016 yang lalu,  beda dengan sawah Banyuasin, dan alhamdullilah semangat masyarakat sangat kuat untuk sawah ini," katanya.
Diakui Kemas juga, untuk sekarang ini baru setengah digarap masyarakat, karena masih terkendala aliran airnya yang belum normal.
Kedepan juga, Kemas mengatakan juga, akan mempelajari sistem tanam lebak lebont, yakni sistem menanam padi diair tergenang.
"Nanti kita pelajari sistem tersebut sehingga dapat menghasilkan lebih cepat," katanya.
Kedepan juga target tahun 2018 untuk padi sebesar 5000 hektar baik itu padi ladang maupun sawah, dan untuk jagung sekitar 700 hektar dan bisa dikerjakan oleh gabungan kelompok tani.

"Sekarang ini tiga hal saja, Nek Kawa Pacak," ingat Kemas

Sumber: 
Pemkab Bangka
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
M Khadafi
Tags: 
Berita Daerah