Bupati Bangka Kenalkan Flora dan Fauna Bangka di Seminar Puslit Biologi LIPI

 
Menjadi pembicara dalam Multi Stakeholder Particapatory Seminar dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 tahun Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bupati Bangka H. Tarmizi Saat mengenalkan sekaligus mempromosikan keanekaragaman flora dan fauna Kabupaten Bangka untuk dikembangkan dengan teknologi modern dari LIPI. 
Dalam paparannya, orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini menjelaskan tentang keanekaragaman ekosistem, keanekaragaman spesies dan keanekaragaman genetika. 
"Kita banyak flora dan fauna yang aslinya Bangka seperti hewan Mentilin, tumbuhan jamur, nasi-nasi, puren, asam kandis, keranji, kemelen, binjai, ranggong, raman, sanarie,sisel, setol, tampoi, rambat, anggrek, dan lainnya  serta bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap bupati. 
Selain itu juga, mantan Sekda Bangka itu menjelaskan tentang bekas lahan penambangan bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam padi untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kita banyak eks tambangnya, namun dengan pengelolaan lahan yang baik dan bantuan dari LIPI juga, petani kita bisa berhasil, kemarin, petani kita panen, saya bawa profesor ke sana, terus alumni Instiper Jogjakarta juga kita bawa kesana, dan responnya sangat luar biasa," katanya. 
Selain itu juga lanjut bupati, dengan Pupuk Organik Hayati, pengelolaan tanah untuk bercocok tanah bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
"Menggunaan POH dari LIPI ini keuntungannya produktivitas meningkat dan memberikan keuntungan yang baik untuk petani, bisa produksi POH 1600 liter," jelas bupati. 
Dengan bantuan dari LIPI, bupati berharap LIPI bisa melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengelolaan tanah, dan pemuktahiran data keanekaragaman hayati di Kabupaten Bangka, pengelolaan data dan informasi kehati, perwujudan dan pembentukan Kabupaten Bangka menjadi Kabupaten Konservasi yang bertujuan mendukung pelestarian kehati. "Kita harapkan keanekaragaman asli Bangka dengan bantuan LIPI bisa menjadi penguatan untuk simbol daerah dan eksploitasi kearifan lokal masyarakat di Kabupaten Bangka," tukasnya.
Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah