Bupati Bangka Jadi Juri Nasi Tumpeng, Cukuran Massal Di Desa Pemali

Cukuran massal merupakan salah satu tradisi melayu yang harus dilestarikan. Biasanya selain cukuran massal, dilaksanakan juga berbagai kegiatan seperti lomba nasi tumpeng dan telur betamat yang dilakukan masyarakat Desa Pemali Kabupaten Bangka, Minggu (3/12/17) di masjid Assa'adah Pemali. Yang sangat spesialnya, yang menjadi juri menilai nasi tumpeng adalah Bupati Bangka H. Tarmizi Saat. Orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut begitu datang langsung menilai beragam bentuk nasi tumpeng dan hiasan yang diikuti 18 Rukun Tertangga yang ada di Desa Pemali.
"Terima kasih telah mengundang saya, saya kira, momen maulid Nabi Muhammad SAW ini momen kita bersama, meningkatkan jalinan silahturhami dan lainnya," ungkapnya bupati usia mencicipi nasi tumpeng.
Diuraikan mantan Sekda Bangka ini, tradisi cukuran massal ini sangat baik dilestarikan bersamaan dengan momen kelahiran Nabi Muhammad SAW.
"Ini ungkapan syukur kita kehadirat Allah SWT, dan semoga membawa berkah untuk kita semuanya," doa bupati.
Kedepan putera desa Kemuja ini mengharapkan, momen kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk merubah diri dan paradigma menjadi lebih baik kedepannya.
"Untuk maju ubah mindset kita, dan bersatu untuk kebaikan dan kemashalatan umat," harapnya.
Lebih dari itu juga, tradisi melayu seperti cukuran massal, nasi tumpeng, telur khatam dan sebagainya diharapkan mampu menunjukkan identitas Kabupaten Bangka sebagai kabupaten yang selalu mensyiarkan agama islam.
"Semoga anak-anak kita yang dicukur massal bisa menjadi generasi muda emas, yang qurani dan bertaqwa pastinya," tutup bupati.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah