4320 Nelayan Bangka Telah Miliki Kartu Nelayan

Sungailiat – Sebanyak 4.320 nelayan di Kabupaten Bangka telah miliki Kartu Nelayan secara resmi dari Dinas Perikanan Kabupaten Bangka. Data penerima Kartu Nelayan tersebut terhitung hingga Desember 2017 yang lalu dan untuk tahun 2018 akan direkap total hingga akhir tahun nanti.

“Iya jadi sudah ada 4.320 total penerima Kartu Nelayan ataupun yang membuat ya, itu secara total terhitung sampai dengan Desember 2017 kemarin, dan kita juga telah mendata penerbitan Kartu Nelayan baru bagi yang baru melakukan kepengurusan kartu idenditas profesi nelayan tersebut pada tahun ini, dan akan akan kita rekap total hingga akhir tahun jadi nani kita bisa lihat berapa total penambahan selisihnya,”ungkap Kepala Dinas Perikanan (Dinperkan) Kabupaten Bangka, H. Ahd. Sapran, SE, MM, Kamis (31/05/18) saat ditemui diruangannya.

Sapran menuturkan tujuan dari pemberian Kartu Nelayan kepada para nelayan tersebut agar mempermudah dalam melakukan pendataan serta untuk mengetahui nelayan yang resmi atau bukan.

“Jadi pada dasarnya pengadaan Kartu Nelayan ini sebetulnya sebagai bentuk identitas ya dari profesi mereka, yang mana itu kan diakui oleh Pemerintah Daerah dengan artian bilamana mereka memiliki kartu dalam hal ini yakni profesi nelayan ya maksudnya nanti akan banyak sekali manfaatnya untuk nelayan itu sendiri,”ungkap Sapran.

Untuk lebih meningkatkan minat para nelayan dalam membuat Kartu Nelayan, Sapran mengaku pihaknya terus melakukan sosialisasi dengan beberapa pendekatan kepada para nelayan diseluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.

“Jadi memang ya kendala kita tentu kurangnya minat para nelayan untuk datang dan membuat Kartu Nelayan ini, oleh karena itu kita tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada para nelayan yang ada di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka ya,” ungkap Sapran.

Lebih lanjut Sapran menginformasikan prosedur dari pembuatan serta penerbitan Kartu Nelayan tersebut yakni proses pendataan dilakukan di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka dengan mengisi blanko oleh para nalayan dengan membawa beberapa persyaratan yang telah ditentukan seperti, KTP, dan surat keterangan profesi jika terjadi perbedaan didalam data KTP.

“Jadi proses dalam penerbitan Kartu Nelayan ini yakni pihak nelayan datang ke Dinas Perikanan dengan mengisi blanko yang telah kita sediakan dengan membawa persayaratan tentunya berupa KTP serta surat keterangan profesi dari RT/RW dan Lurah, akan tetapi bilamana data pekerjaan di KTP sudah Nelayan maka tidak perlu lagi surat keterangan tersebut,  kemudian setelah semua persyaratan terpenuhi maka kita akan terbitkan hari itu juga yang mana akan langsung kita serahkan kepada yang bersangkutan ya,”ungkap Sapran.

Untuk itu Sapran berharap terjadi peningkatan para nelayan untuk membuat Kartu Nelayan sehingga diharapkannya agar seluruh nelayan di Kabupaten Bangka semuanya memiliki kartu identitas profesi nelayan yang resmi dari Pemkab Bangka. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana (Dinkominfotik)
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah