32 Orang Ikut Pembinaan Qolaqoh Tingkat Kabupaten Bangka

Untuk melahirkan qori dan qoriah yang mempunyai kualitas baik dan mampu bersaing dengan daerah lainnya, sebanyak 32 orang dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka mengikuti kegiatan Qolaqoh tingkat Kabupaten Bangka.
Menurut Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bangka melalui Kasubbag Agama dan Sosial, Saharun, kegiatan Qolaqoh ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka dengan tujuan untuk membina para qori dan qoriah sehingga mempunyai kualitas yang semakin aik dan dapat bersaing dengan daerah lainnya jika melakukan perlombaan MTQ maupun STQ.
"Untuk tahun ini ada 32 peserta, 16 Tilawah dan 16 Khottil Quran atau kaligrafi jadi 32 orang semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka pesertanya," ungkap Saharun, Kamis (10/8/17) di Sungailiat Kabupaten Bangka.
Diuraikan Saharun, kegiatan Qolaqoh ini juga bertujuan untuk mempersiapkan qori dan qoriah untuk mengikuti ajang MTQ dan STQ serta mencari bibit-bibitnya dulu yang ahli di bidang ini, sehingga nanti mampu berbicara banyak dan menghasilkan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Bangka.
"Mereka ini kita berharap bisa membaca Al Quran dan melukis kaligrafi secara naik nanti," kata Saharun.
Saharun juga mengakui, untuk kondisi sekarang ini di cabang tilawah sudah bisa berbicara banyak sampai tingkat nasional, namun untuk cabang Khottil Quran, Kabupaten Bangka baru tingkat provinsi saja.
"Ya dengan adanya kegiatan qolaqoh ini, diharapan qori dan qoriah kita semakin baik kualitasnya, karena selain diajari dari lokal, juga dari nasional juga," tukas Saharun.
Qori dan qoriah dibina dalam kegiatan Qolaqoh ini mulai dari tanggal 7 sampai dengan 11 Agust 2017 yang dipusatkan di Mess Pemda Sungailiat. Semoga Khafilah Kabupaten Bangka tahun 2018 bisa bersaing dan menghasilkan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Bangka.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra drh. Rahmani mengungkapkan sekarang ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka terus dan gencar mencari bibit-bibit qori dan qoriah terbaik melalui pembinaan qolaqoh, Gerakan Magrib Mengaji, Cinta dan Gemar Membaca Al Quran dan lainnya, tujuannya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang baik.
"Kita ingin seperti provinsi lainnya seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan lainnya karena pembinaanya sudah bagus, dan didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan sarana prasarana yang mendukung juga.

"Kita harapkan tahun depan kita mampu berbicara banyak di STQ di Kota Medan nantinya," harap Rahmani.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Lutfi Adam
Fotografer: 
Lutfi Adam
Editor: 
Lutfi
Tags: 
Berita Daerah