235 Usaha Rumah Tangga Telah Miliki Izin PIRT

Sungailiat – Sebanyak 235 Usaha Rumah Tangga di Kabupaten Bangka telah memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT ) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Pemberian izin PIRT tersebut sebagai bentuk bahwa usaha tersebut legal dengan melalui beberapa tahapan dengan bukti Sertifikat PIRT.

 “Jadi tahun ini per bulan Juni ini kita telah terbitkan 235 izin PIRT dan angka ini terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya berada pada angka 201 saja, ya ini tentu sebagai bentuk bahwa usaha mereka itu legal serta dampaknya tentu akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Anggia Murni, SKM, MKM, Rabu (06/06/18) saat ditemui diruangannya.

Anggia menuturkan bahwa pengeluaran izin PIRT sebagai bentuk perwujudan bahwasanya memang PIRT tersebut telah memenuhi syarat serta beberapa tahap sebagai pembuktian bahwa pegolahan produk makanan serta lingkungannya telah memenuhi kelayakan.  

“Kita tahu ya apalagi konsumen sekarang sudah cerdas dalam memilih produk makanan dalam hal ini makanan yang dihasilkan PIRT, jadi itulah tujuan utama kita bahwa penerbitan izin PIRT tersebut sebagai bukti bahwa setiap produk makanan yang di hasilkan dari usaha rumahan tersebut terjamin oleh Dinas Kesehatan, itu kan bisa dilihat dikemasannya ada nomor PIRT nya,”ungkap Anggia.

Anggia menyebutkan sertifikat PIRT tersebut memiliki masa waktu 5 tahun sebelum masa perpanjangan berikutnya. Sedangkan prosedur dari penerbitan Sertifikat PIRT tersebut yakni pihaknya berkolaborasi dengan pihak Puskesmas melakukan survey lapangan guna mendata serta memberi rekomendasi kepada masyarakat yang ingin mendapatkan sertifikat PIRT secara resmi dari Dinas Kehatan Kabupaten Bangka.

“Memang ya dalam pengeluaran sertifikat PIRT yang hanya berlaku 5 tahun ini ada beberapa langkah kita lakukan yakni tim kita dari Dinkes berkolaborasi dengan pihak Puskesmas untuk mengecek sumber airnya apakah higienis ya kemudian tempatnya apakah higienis, kemudian untuk pengolah makanannya itu kita lihat apakah higienis juga, kemudian lingkungannya secara keseluruhan harus higienis ya semuanya, nah kemudian setelah mereka kita anggap memenhi persyaratan tersebut maka kita akan terbitkan Sertifikat Laik Hygen Sanitasi ya ini tentu merupakan salah satu syarat penting untuk mendapat sertifikat dari PIRT ini pada dasarnya,”ungkap Anggia.

Lebih lanjut Anggia menginformasikan beberapa prosedur serta persyaratan yang harus dilengkapi untuk melakukan kepengurusan dalam penerbitan Sertifikat PIRT tersebut yakni Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan, Sertifikat Lain Hygen Sanitasi, kemudian surat permohonan, rekomendasi Puskesmas, fotokopi KTP, pas foto 4x6, contoh label produk pangan, dan denah lokasi bangunan. (Pemkab Bangka)

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana (Dinkominfotik)
Editor: 
Khadafi
Tags: 
Berita Daerah