Industri & Pertambangan

timah_250_01_250Seperti halnya pada pembangunan sebelumnya, pada saat ini pembangunan sektor industri terus ditingkatkan dan diarahkan agar semakin menjadi penggerak utama ekonomi yang efesien, berdaya saing tinggi, mempunyai struktur yang kukuh dengan pola produksi semakin berkembang dari barang-barang yang mengandalkan pada tenaga kerja produktif dan sumber daya alam melimpah menjadi barang bermutu, bernilai tambah tinggi dan padat karya yang membutuhkan keterampilan.

Pembangunan sektor industri berusaha menciptakan struktur ekonomi yang bertumpu pada industri maju dengan didukung sektor pertanian yang tangguh sambil berusaha meningkatkan perkembangan industri kecil padat karya (termasuk industri kerajinan rumah tangga) guna memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha sambil menciptakan nilai tambah dan berpartispasi dalam mengentaskan kemiskinan.

Selain sektor industri, Sektor pertambangan merupakan salah satu sektor andalan karena hampir seluruh wilayah Bangka terdapat bahan tambang seperti timah dan bahan tambang galian golongan C dan lainnya dengan cadangan yang relatif masih besar.

Adapun puluang investasi yang dicadangkan untuk insvestor di Kabupaten Bangka tahun 2007 dengan prospek :

  • Pasir Kuarsa luas ± 2500 Ha, berlokasi di Kecamatan Belinyu, Sungailiat, Riau Silip dan Mendo Barat.
  • Pasir bangunan luas ±500 Ha, berlokasi di Kecamatan Merawang, Sungailiat, Pemali dan Riau Silip.
  • Tanah Kaolin luas ± 500 Ha, berlokasi di Kecamatan Belinyu, Bakam dan Riau Silip.
  • Batu Granit luas ± 100 Ha, berlokasi di Kecamatan Belinyu, Merawang dan Riau Silip.
  • Tanah Liat luas ± 100 Ha, berlokasi di Kecamatan Belinyu, Merawang, Sungailiat dan Bakam.

Dengan adanya persediaan bahan galian/bahan baku seperti Pasir Kuarsa, Pasir Bangunan, Kaolin, Tanah Liat, dan lainnya, maka peluang investasi di-Kabupaten Bangka yang diharapkan untuk investor dapat mendirikan bangunan Pabrik Pengolahan seperti pabrik kaca/gelas, kramik, cat, tegel, genteng dan lain-lain.

pembangunan sektor pertambangan yang pada hakekatnya merupakan upaya pengembangan sumberdaya alam mineral dan energi yang potensial untuk dimanfaatkan secara hemat dan optimal bagi kepentingan masyarakat juga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Bahan galian yang paling banyak dieksploitir selama ini dan telah banyak diusahakan secara besar-besaran oleh pemerintah adalah timah. Sedangkan bahan galian lainnya belum diusahakan secara besar-besaran dan masih dilaksanakan pengelolaannya oleh penduduk setempat atau oleh swasta dengan jumlah terbatas.

Pada tahun 2008 jumlah industri di Kabupaten Bangka sebanyak 41 industri, yang terdiri dari industri besar sebanyak 1 dengan jumlah tenaga kerja 40 orang, industri sedang sebanyak 2 dengan tenaga kerja 46 orang sedangkan industri kecil rumah tangga ada sebanyak 38 perusahaan dengan 121 orang tenaga kerja.

Jika diklasifikasikan menurut jenis industri, maka industri kecil terbagi menjadi: industri pangan sebanyak 7 usaha dengan tenaga kerja 21 orang, industri sandang dan kulit dan kerajinan 1 usaha dengan tenaga kerja 1 orang, industri logam mesin dan elektronik 13 usaha dengan tenaga kerja 41 orang, industri agro non pangan dan hasil hutan 17 unit dengan tenaga kerja 68 orang.

Produksi Pengolahan bijih timah (logam timah) di Kabupaten Bangka pada tahun 2008 sebanyak 10.555.961 MTon, Sedangkan produksi bijih timah sebanyak 10.576,000 Ton Sn

Adapun produksi bahan galian golongan C di Kabupaten Bangka pada tahun 2008 yaitu kaolin 27.425 Ton, pasir kuarsa 26.329 Ton, granit 3.600 Ton, tanah liat 16.082,40 Ton, pasir bangunan 7.971,00 Ton dan bahan tambang lainnya 60,00 Ton.

JUMLAH PRODUKSI BIJIH TIMAH DAN LOGAM TIMAH
DI KAB. BANGKA TAHUN 2008

Kecamatan Biji Timah (Ton Sn) Logam Timah (M.Ton)
Sungailiat 1.248,200
1.245,835
Pemali 660,000
658,749
Merawang 712,500
711,150
Belinyu 3.772,200
3.765,053
Puding Besar -
-
Riau Silip 2.499,800
2.495,063
Mendo Barat 763,500
762,053
Bakam 919,800
918,057
Jumlah 10.576,000
10.555,961

Sumber : PT. Tambang Timah, 2008

Tabel :

  1. JUMLAH INDUSTRI BESAR, SEDANG DAN INDUSTRI KECIL FORMAL MENURUT KECAMATAN DAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.

  2. KLASIFIKASI INDUSTRI KECIL FORMAL MENURUT JENIS INDUSTRI, UNIT USAHA, TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.

  3. KLASIFIKASI INDUSTRI BESAR, SEDANG MENURUT JENIS INDUSTRI, UNIT USAHA, TENAGA KERJA DAN INVESTASI DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.

  4. JUMLAH PRODUKSI BIJIH TIMAH DAN LOGAM TIMAH DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.

  5. JUMLAH PRODUKSI BAHAN GALIAN C MENURUT JENIS BAHAN TAMBANG DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2006 - 2008.

  6. JUMLAH PRODUKSI BAHAN GALIAN C MENURUT BULAN DAN JENIS BAHAN GALIAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2006 - 2008.

  7. LUAS KP YANG TELAH DIKEMBALIKAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.
  8. JUMLAH USAHA PERTAMBANGAN MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.
  9. JUMLAH LUAS KUASA PERTAMBANGAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2008.